Pekanbaru, Riau – Mitrapolri.com|
Sosok Pebriyan Winaldi kini menjadi perhatian publik di Provinsi Riau. Sebagai Ketua Elang 3 Hambalang Provinsi Riau, Pebriyan dikenal sebagai figur pemimpin muda yang vokal dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat akar rumput.
Dibawah komandonya, organisasi ini bertransformasi menjadi jembatan aspirasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah.
Memasuki tahun 2025, Pebriyan menegaskan komitmen Elang 3 Hambalang untuk mengawal ketat kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam merealisasikan program Asta Cita.
Fokus utamanya adalah memastikan kebijakan tersebut benar-benar menyentuh lapisan masyarakat terbawah di Bumi Lancang Kuning.
“Kami hadir bukan sekadar sebagai organisasi pendukung, tetapi sebagai mata dan telinga Presiden di daerah. Elang 3 Hambalang Riau siap mengawal implementasi program pusat agar tidak melenceng saat dieksekusi di tingkat daerah,” tegas Febriyan Winaldi dalam keterangannya, Selasa 16/12/2025.
Jembatan Aspirasi dan Desakan kepada Kepala Daerah
Pebriyan menyoroti peran strategis organisasinya sebagai “Jembatan Aspirasi”. Ia secara aktif mendesak para Bupati dan Walikota di Riau untuk tidak main-main dengan amanah rakyat.
Menurutnya, kebijakan daerah harus linear dengan visi ketahanan nasional yang diusung Presiden. Salah satu fokus utama Elang 3 Hambalang di tahun 2025 adalah advokasi lahan.
Pebriyan mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera memproses pemanfaatan lahan sitaan negara.
- BACA JUGA : Ketua Elang 3 Hambalang Riau: Jangan Fitnah Presiden Prabowo, Usut Pelaku Perusak Hutan Penyebab Banjir!
- BACA JUGA : Menanam Harapan di Dusun Jawi, Pebriyan Winaldi Apresiasi Santri Berprestasi dan Dukung Pendidikan MDTA
- BACA JUGA : Mantan Ketua DPRK Nagan Raya Minta PLN Berlaku Adil dalam Melakukan Pemadaman Bergilir
“Lahan-lahan sitaan yang ada di Riau jangan sampai terbengkalai atau malah dikuasai oknum. Kami mendesak agar lahan tersebut dikelola langsung oleh masyarakat melalui wadah koperasi. Ini solusi konkret untuk meningkatkan ekonomi lokal dan menekan angka kemiskinan,” ujarnya.
Fokus Ketahanan Pangan dan Berantas Mafia
Selain isu agraria, Pebriyan juga mengkritik keras penggunaan lahan bermasalah yang selama ini tidak memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga.
Ia menekankan pentingnya sektor ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan bangsa.
“Kami mengawasi dengan ketat.Jika ada lahan yang seharusnya produktif untuk pangan namun disalahgunakan, kami akan teriak paling kencang,” tambah Pebriyan.
Lebih jauh, Elang 3 Hambalang Riau juga menyatakan perang terhadap mafia sumber daya alam (SDA). Febriyan menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembentukan dan pergerakan satgas masyarakat untuk menjaga kekayaan alam Riau.
“Sumber daya alam Riau harus kembali ke tangan rakyat, bukan dikuasai segelintir kelompok atau mafia. Kami akan mendukung penuh satgas masyarakat dalam menjaga aset bangsa ini demi keadilan sosial,” pungkasnya.
Gerakan masif yang dilakukan Febriyan Winaldi bersama Elang 3 Hambalang ini diharapkan mampu membawa angin segar perubahan dan keadilan bagi masyarakat Provinsi Riau.
(JACK E.S.)




