Mitra Polri
Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Nusa Tenggara Timur
Korda BEMNUS NTT, Putra Umbu Toku Ngudang

Korda BEMNUS NTT, Putra Umbu Toku Ngudang

Pernyataan Sikap BEM Nusantara NTT Terkait Kebijakan Gubernur Memajukan Jam Masuk Sekolah 05.00 MENGANCAN MUTU PENDIDIKAN di NTT

by mitrapolri.com
1 Maret 2023 | 05:16 WIB
in Nusa Tenggara Timur

Kupang, NTT – Mitrapolri.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kebijakan Gubernur NTT dan Kepala Dinas P & K, terkait kebijakan yang diluncurkan dalam hasil rapat bersama guru dan Kepala Sekolah SMA/K/SMA-LB Se-Kota Kupang yang menerapkan jam pembelajaran baru yaitu jam pembelajaran di mulai Pukul 05.00 WITA bagi beberapa sekolah pilihan di Kota Kupang.

Korda BEMNUS NTT, Putra Umbu Toku Ngudang menilai kebijakan ini menjadi perhatian publik baik dari peserta didik, tenaga pendidik, masyarakat, aktivis, Pers dan Anggota Legislatif.

Putra Umbu Toku Ngudang kepada Mitrapolri.com dalam menguraikan beberapa poin yang dibacakan langsung. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tak berbobot berdasarkan analisis dan pandangan akademis diantaranya;

ADVERTISEMENT

Pertama, Kami menilai bahwa kebijakan ini tidak signifikan dalam mencapai tujuan pemerintah yaitu memperbaiki mutu pendidikan di NTT agar bersaing dengan sekolah-sekolah di luar NTT sebagai tolak ukur yang diberikan oleh Gubernur NTT yaitu peluangnya siswa untuk lulus masuk UI, UGM, ITS dan kampus-kampus top lainnya di Indonesia. Mimpi ini hanya akan di atas angan Gubernur dan tidak akan pernah tercapai karena jika jam masuk sekolah mulai di terapkan pukul 05.00 maka tentu saja akan berdampak pada fiisk dan mental pelajar.

Kedua, Pembelajaran yang dimulai pada pukul 05.00 pagi dapat mengganggu kesehatan siswa dan guru, terlalu pagi untuk bangun bisa menyebabkan kurang tidur dan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan konsentrasi, penurunan daya tahan tubuh dan stress. Jam belajar yang sangat awal juga akan mempengaruhi kualitasi belajar siswa. Kebanyakan siswa akan kesulitan berkonsentrasi dan menyerap pembelajaran dengan baik pada jam-jam tertentu.

Ketiga, Keterlambatan siswa juga akan menjadi masalah untuk sekolah-sekolah yang menerapkan jam masuk sekolah 05.00. seperti beredar video salah satu sekolah yang menerapkan jam masuk sekolah jam 05.00 namun sudah jam 5 akan tetapi siswa yang baru hadir 1 orang. Tentu saja pembelajaran belum bisa dimulai sehingga ini akan membuang waktu dan merugikan beberapa pihak. hal ini bisa disebabkan oleh beberapa masalah dan salah satunya yaitu ketersediaan mobilitas angkutan umum yang belum tersedia pada jam tersebut di Kota Kupang. Dan hal ini akan menghambat aksesibilitas siswa ke sekolah dan mengurangi waktu efektif mereka di kelas.

  • BACA JUGA : Melalui Problem Solving, Polsek Sario Selesaikan Permasalahan Warga Binaan
  • BACA JUGA : Pantau Proses PPDB di SMAN 1, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Batu Sampaikan Pesan Kamtibmas
  • BACA JUGA : Tempat Cari Nafkah Mau Dibongkar dan Diduga Diteror, Warga Pusong Lhokseumawe Buat Surat Terbuka untuk Presiden

Hal-hal yang mungkin terjadi untuk dapat mendukung kebijakan ini adalah jika siswa dapat menyesuaikan jadwal tidur dan mampu mengoptimalkan waktu mereka untuk belajar, namun hal ini akan menjadi sangat kecil jika kita memperhatikan hal-hal lain sebagai berikut :

ADVERTISEMENT

1. Gangguan kesehatan siswa: Kebanyakan remaja membutuhkan 8-10 jam tidur setiap malam untuk kesehatan fisik dan mental mereka.

Memulai pembelajaran pada pukul 05.00 akan membuat siswa harus bangun sangat pagi, bahkan mungkin harus bangun lebih awal lagi untuk menyiapkan diri. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya waktu tidur yang dibutuhkan siswa, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kelelahan, masalah kesehatan mental, dan masalah kesehatan fisik.

2. Kinerja akademis yang buruk: Kurang tidur dan kelelahan dapat mempengaruhi kinerja akademis siswa. Jika siswa tidak cukup tidur, mereka mungkin kesulitan berkonsentrasi selama pembelajaran dan kurang fokus dalam mengikuti pelajaran. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada hasil belajar dan nilai siswa.

Resiko keselamatan dalam perjalanan ke sekolah: Memulai pembelajaran pada pukul 05.00 dapat berarti siswa harus berangkat ke sekolah saat masih gelap, terutama jika mereka harus menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki. Risiko kecelakaan dan kejahatan dapat meningkat pada kondisi seperti ini.

3. Tidak mendukung pola hidup sehat: Memulai pembelajaran pada pukul 05.00 dapat menyebabkan siswa melewatkan sarapan atau makan pagi secara keseluruhan. Sarapan yang sehat dan makan pagi terbukti dapat meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kinerja akademis, dan membantu menjaga kesehatan fisik siswa.

Dampak pada kehidupan sosial dan keluarga: Memulai pembelajaran pada pukul 05.00 dapat membuat siswa kesulitan untuk berpartisipasi dalam aktivitas sosial atau keluarga di sore atau malam hari. Hal ini dapat menyebabkan isolasi sosial dan dapat memengaruhi kesehatan mental siswa.

4. Dalam keseluruhan, memulai pembelajaran di SMA pada pukul 05.00 pagi memiliki banyak ancaman potensial pada kesehatan fisik dan mental, kinerja akademis, keselamatan, pola hidup sehat, dan kehidupan sosial dan keluarga siswa. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum menerapkan kebijakan seperti ini.

ADVERTISEMENT

Putra yang juga Ketua BEMPT Undana, Berdasarkan uraian kami ini maka kami usulkan saja kepada Pemerintah Provinsi NTT jika ingin meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi NTT maka perlu meningkatkan Kompetensi guru, dan perlu menjamin fasilitas pada sekolah-sekolah agar setiap sekolah dapat merancang proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pasar pendidikan saat ini.

“Menurut kami Permasalahan utamanya bukan pada jam pelajaran bagi siswa namun metode dan model pembelajaran yang perlu dirancangnya itu dapat memenuhi kebutuhan pendidikan di Nusa Tenggara Timur,” tandas Putra.

(MEYDI SIMON LEGIFANI)

Share40SendShare

Berita Terkait

Jargon BARBAR Polsek Pantai Baru yang Digagas Kapolsek Pantai Baru Ipda I Gede Putu Parwarta
Nusa Tenggara Timur

Jargon Polsek Pantai Baru Menurut Kapolsek Jebolan SIP-49

25 Januari 2024 | 20:30 WIB

Rote Ndao, NTT - Mitrapolri.com | Belakangan ini, Polsek Pantai Baru menunjukkan kharismanya di masyarakat. "Tugas dengan Hati" adalah nafas...

Read more
Chris M. Bani, S.H Tokoh pemuda Kabupaten Kupang
Nusa Tenggara Timur

Chris Bani: Saya Tidak Akan Diam Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan GOR

13 Desember 2023 | 08:24 WIB

Kupang, NTT - Mitrapolri.com Dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan GOR Komitmen Kabupaten Kupang yang tengah diusut Polres Kupang hingga...

Read more
Open Turnamen Badminton Kapolres Rote Ndao Cup 2023
Nusa Tenggara Timur

Turnamen Badminton Kapolres Rote Ndao Cup 2023 Memantik Banyak Olahragawan

12 November 2023 | 12:14 WIB

Rote Ndao, NTT - Mitrapolri.com Enam hari berlangsung (5 - 10 November 2023) akhirnya Open Turnamen Badminton Kapolres Cup 2023...

Read more
Hasbi Pasolo, SH., M.H, di daulat oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kongres Advokad Indonesia (KAI) Provinsi NTT untuk memberikan pembekalan dan sekaligus menyampaikan materi tentang sistem Peradilan Militer kepada calon Advokad, pada hari Jumat, 20 Oktober 2023 lalu bertempat di Hotel Harper Kupang, pukul 14.30 sampai 16.00 WITA.
Nusa Tenggara Timur

Pentingnya Sistem Peradilan Militer, Sertu Hasbi Pasolo Dipercaya sebagai Pemateri kepada Calon Advokad DPD KAI NTT

22 Oktober 2023 | 23:07 WIB

Kupang, NTT - Mitrapolri.com Sebagai seorang anggota Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Darat (TNI - AD) berpangkat Sersan Satu (Sertu)...

Read more

Berita Terkini

Jawa Barat

Jeritan Warga Empat Desa Menggema, Jalan Kabupaten Rusak Parah: Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?

30 Juli 2026 | 08:11 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolda Kalteng Pimpin Sertijab Irwasda, Karo SDM dan 2 Kapolres

30 Juli 2026 | 07:44 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolresta Palangka Raya Hadiri Sertijab Irwasda, Karo SDM serta Kapolres Kobar dan Lamandau

30 Juli 2026 | 07:40 WIB
Kalimantan Tengah

Polresta Palangka Raya Terima Pengecekan Infrastruktur Mako dari Divisi TIK Polri

30 Juli 2026 | 07:35 WIB
Aceh

Wujudkan Pelayanan Publik Prima Melalui Program Commander Wish Kapolda Aceh, Kapolres Nagan Raya Tinjau Pelayanan Samsat dan Satpas

29 Juli 2026 | 14:04 WIB
Jawa Tengah

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 | 13:58 WIB
Kalimantan Tengah

Polsek Pahandut Identifikasi Kebakaran Rumah, Warung dan 8 Kamar Kos di Jalan R.A. Kartini

29 Juli 2026 | 13:50 WIB
Kalimantan Tengah

Diduga Edarkan Sabu, Pria 44 Tahun Diamankan Satresnarkoba Polresta Palangka Raya dengan Barang Bukti 39,73 Gram

29 Juli 2026 | 13:48 WIB
Kalimantan Tengah

Jaga Kedisiplinan Internal, Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Absensi saat Apel Satfung 

29 Juli 2026 | 13:45 WIB
Kalimantan Tengah

Satresnarkoba Polres Kotim Ringkus Bandar Narkoba Simpan Sabu di Dalam Rumah Barbuk 201,25 Gram

29 Juli 2026 | 13:37 WIB
Aceh

Ketua Kelompok Pedagang Asongan Pelabuhan Ulee Lheue Kunjungi Baitulmal Aceh

29 Juli 2026 | 00:02 WIB
Kalimantan Tengah

Polda Kalteng Berikan Trauma Healing bagi Personel Satgas Aman Nusa II

28 Juli 2026 | 23:54 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini