Brebes, Jawa Tengah – Mitrapolri.com|
Dugaan pemotongan Bantuan Sosial Kesejahteraan (Bansos Kesra) di Dukuh Taman, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, kembali menguat.
Tim Media Mitrapolri.com bersama LSM menemukan bukti baru berupa kwitansi penerimaan Bansos Kesra senilai Rp900.000 dengan nomor danom 522xx/334xxx008/xxx9, di mana penerima mengaku hingga kini belum menerima pengembalian dana potongan.
Temuan ini mempertegas bahwa persoalan tersebut belum dapat dinyatakan selesai, meski sebelumnya beredar klarifikasi dari pihak-pihak terkait yang menyebut potongan dana untuk pembangunan Madrasah Diniyah (Madin) telah dikembalikan 100 persen.
- BACA JUGA : Sekda Sabang Panen Padi Gogo bersama Petani, Ketahanan Pangan Jadi Prioritas
- BACA JUGA : Kombes Pol Budi Rachmat, Alumni Akpol 1998 Resmi Jabat Kabidhumas Polda Kalteng
- BACA JUGA : Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jateng, Perkuat Mobilitas Warga
Selain itu, terdapat video pengakuan warga yang dilaporkan ke Inspektorat sebagai bukti penyelesaian. Namun kemudian dinyatakan bahwa warga dalam video tersebut bukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sehingga klarifikasi tersebut dinilai tidak sesuai fakta.
Kabiro Media Mitrapolri.com, Budi Santoso (Mbah Blangkon), menyayangkan adanya klarifikasi yang diduga tidak benar dan menilai hal tersebut dapat menyesatkan proses pengawasan. Media dan LSM mendesak Inspektorat Daerah Kabupaten Brebes untuk turun kembali ke lapangan, melakukan verifikasi administrasi dan saksi, serta memastikan seluruh hak KPM dipulihkan.
Tim media dan LSM menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan mencari bukti tambahan atas dugaan pungutan liar berkedok sumbangan, serta berharap pemerintah daerah memberikan tindakan tegas dan efek jera kepada pihak-pihak yang terbukti melanggar.
(Budi Santoso)




