Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com|
Terkait adanya opini yang ditayangkan oleh salah satu media online terbitan Jawa Timur tentang adanya panitia yang dibentuk oleh intitusi penegak hukum untuk mengutip uang ditambang ilegal Nagan Raya, Ketua DPW LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) Aceh yang juga Ketua DPC Trinusa Nagan Raya, Yusri Mahendra, Jum’at (28/11/25) menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada pihak tertentu yang menyudutkan aparat keamanan terkait isu pertambangan di Kabupaten Nagan Raya.
- BACA JUGA : Pemkab Nagan Raya Gelar Maulid Akbar dan Salurkan Santunan untuk 400 Anak Yatim
- BACA JUGA : Kapolri Gaungkan Komitmen Kuat Kesetaraan Gender Polri di UN Women ‘HeForShe’ Movement
- BACA JUGA : Warga Dusun Jukukang Mengadu ke DPC LBH Suara Panrita Keadilan Takalar, Minta Pemda Takalar Tutup Pekerjaan Tower Bersama
Menurutnya, aparat keamanan selama ini bersikap terbuka, bahkan sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk melalui pemasangan spanduk imbauan yang berisi pesan-pesan penegakan hukum.
“Setiap pihak yang ingin menyampaikan pendapat atau kritik, silakan. Tetapi jangan sampai bersembunyi di balik pihak lain atau memanfaatkan media hanya untuk mencari panggung,” tegas pria yang biasa disapa Abu Laot.
Ia menambahkan, bila ada pihak yang merasa tidak puas atau memiliki informasi terkait aktivitas pertambangan, seharusnya datang langsung dan mempertanyakannya kepada aparat keamanan, bukan menyebarkan opini yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.
“Jangan menyudutkan aparat keamanan tanpa dasar. Kalau ada masalah, datanglah dan tanyakan langsung, bukan koar-koar di belakang layar,” tutupnya.
(T. Ridwan,SH)




