Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Rembug Stunting di Desa Cipambuan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk :
-Pihak Kecamatan Babakan Madang
-Kades Cipambuan yang diwakili oleh Sekdes
-Para Kader
-Kadus ( Kepala Dusun )
Dalam sambutannya, Kades yang diwakili sekdes ibu Risna menyampaikan kedepannya agar ditingkatkan kerja sama antara Desa dan para kader, RT/RW dalam mengontrol perkembangan anak-anak di wilayah masing-masing. Hal senada disampaikan perwakilan Kecamatan begitu pentingnya pemberian dan asupan gizi pada para balita, ibu-ibu yang mengandung juga yang menyusui.
Rembug stunting serta pemberian makan tambahan dalam pencegahan dan penanganan stunting ini bertujuan untuk membahas dan mencari solusi terkait penanganan stunting di Desa Cipambuan.
- BACA JUGA : Pihak Humas PT Marinda Utamakarya Subur Hendra Pippo Saputra Angkat Bicara
- BACA JUGA : Pastikan Keamanan Arus Nataru dan Momen Peringatan 5 Rajab Guru Sekumpul ke-21, Kapolda Kalteng Tinjau Pos Pengamanan Terpadu Polres Pulang Pisau
- BACA JUGA : Kapolda Kalteng Groundbreaking Dapur SPPG MBG Polres Pulpis, Wujud Sukseskan Program Asta Cita
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak-anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
Dengan adanya Rembug Stunting ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kerjasama antara Pemerintah Desa, kader dan masyarakat untuk mengatasi masalah Stunting di Desa Cipambuan.
Beberapa langkah yang mungkin dibahas dalam Rembug Stunting ini antara lain :
– Identifikasi kasus stunting
– Pemantauan pertumbuhan anak
– Pemberian makanan tambahan
– Edukasi gizi kepada ibu hamil dan ibu menyusui
– Peningkatan akses ke layanan kesehatan, demikian pemaparan Kepala Puskesmas Babakan Madang yang diwakili dokter Yefni.
Dengan kerjasama dan komitmen bersama,.diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Desa Cipambuan dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Desa.
(RH)




