Palangka Raya, Kalteng – Mitrapolri.com|
Jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palangka Raya berduka. Itu setelah diperoleh kabar KH Imuh Lukman meninggal dunia.
Kabar berpulangnya Ketua MUI Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, ini merebak sejak Rabu (14/1/2026) pagi.
“Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas peran almarhum selama menjabat sebagai Ketua MUI Kecamatan Rakumpit serta turut serta dalam upaya membina umat,” ujar Ketua Umum MUI Kota Palangka Raya KH Zainal Arifin.
Secara khusus, KH Zainal Arifin menugaskan jajaran pimpinan di MUI Kota Palangka Raya untuk bertakziyah ke rumah duka di kawasan Kelurahan Pager Jalan Lintas Palangka Raya- Tumbang Jutuh kilometer 60 Palangka Raya.
Mereka antara lain dua Wakil Ketua Umum KH Zuhri Jalil dan Mahmud Al-Qosym, Sekretaris Umum Sa’ad Arpani, Bendaraha HM Syahrun, serta beberapa Ketua Bidang dan Koordinator wilayah di MUI Kota Palangka Raya.
- BACA JUGA : Lantik 18 Keuchik, Wali Kota Sabang Tekankan Amanah dan Disiplin Pemerintahan Gampong
- BACA JUGA : Presiden Prabowo Ajak TNI-Polri Perkuat Karakter Siswa melalui Program Sekolah Rakyat
- BACA JUGA : Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jateng, Perkuat Mobilitas Warga
Selain bertakziyah dan menyampaikan tali asih dari pengurus MUI Kota Palangka Raya kepada istri almarhum, rombongan juga menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam KH Imuh Lukman yang berjarak sekitar 400 meter dari kediaman keluarganya.
Itu dilakukan karena rombongan pimpinan MUI Kota Palangka Raya tiba di rumah duka setelah pemakaman dilaksanakan.
“Semula informasi pemakaman memang dijadwalkan sebelum waktu Ashar. Tadi setelah tiba, ternyata pihak keluarga mempercepat pelaksanaan menjadi setelah Shalat Dzuhur, sementara kami baru bertolak dari sekretariat sekitar pukul 13.00 WIB,” jelas Sekum MUI Sa’ad Arpani.
Menurut keterangan pihak keluarga, KH Imuh Lukman selama beberapa bulan terakhir sakit dan menjalani pengobatan intensif. Almarhum mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 04.00 WIB pada usia 75 tahun.
Selain memiliki tujuh putra dan putri, almarhum juga meninggalkan seorang istri, 13 cucu dan 3 cicit.
(4n5)




