Asahan, Sumut – Mitrapolri.com |
Dugaan maraknya peredaran narkotika kembali mencuat di Desa Perkebunan Bandar Selamat, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Persoalan tersebut bahkan telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan ramai disorot melalui media sosial.
Sejumlah warga, tokoh masyarakat, hingga kalangan alim ulama disebut telah menyampaikan keresahan terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Salah satu nama yang menjadi sorotan warga adalah Satria Prima alias Saprek, warga Dusun IV Desa Perkebunan Bandar Selamat (Gunung Sari).
- BACA JUGA : Berkah Kemerdekaan, Menebarkan Kebaikan: Ketua Elang 3 Hambalang Riau Lakukan Zikir Akbar, Bagikan 1000 Paket Sembako dan 1000 Karung Beras untuk Masyarakat Kampar
- BACA JUGA : Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Gagalkan Peredaran 395 Gram Sabu di Kereng Bangkirai
- BACA JUGA : Kapolda Sumut Pimpin Penanaman Bawang Putih Serentak di Samosir, Dukung Percepatan Swasembada Pangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, Saprek disebut merupakan residivis perkara narkotika yang sebelumnya menjalani hukuman di Lapas Labuhan Ruku.
Warga menduga, setelah kembali menghirup udara bebas sekitar satu tahun terakhir, Satria Prima kembali terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika.
Tak hanya sabu, warga juga menduga terdapat jenis narkotika lain yang diperjualbelikan, termasuk ekstasi serta cairan yang disebut warga sebagai isi ulang vape yang diduga mengandung zat obat tertentu.
Sejumlah warga juga mempertanyakan bagaimana seseorang yang disebut memiliki riwayat perkara narkotika dapat kembali diduga menjalankan aktivitas serupa setelah menyelesaikan masa pidananya.
Informasi mengenai dugaan tersebut juga telah disampaikan kepada pihak kepolisian, termasuk Polres Asahan, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Ini yang menjadi pertanyaan masyarakat. Kalau memang informasi yang beredar benar, kami berharap aparat segera turun dan melakukan penyelidikan secara serius,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga menyebut Satria Prima kini tampil dengan kehidupan ekonomi yang dinilai jauh berbeda dibanding sebelumnya.
Dalam penyampaian aspirasi itu, warga didampingi organisasi mahasiswa yang turut mendorong agar dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut mendapat perhatian serius.
(Ganda Asmara)




