Simalungun, Sumut – Mitrapolri.com|
Pembangunan Jembatan Beton Bah Boluk di Kabupaten Simalungun terus dipercepat. Personel Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan yang nantinya menjadi penghubung antara wilayah Kecamatan Huta Bayu Raja dan Kecamatan Bosar Maligas, Senin (5/10/2026).
Jembatan yang dibangun di Huta IV Tomuan, Nagori Bahal Batu, Kecamatan Huta Bayu Raja, tersebut memiliki bentangan sekitar 25 meter dan lebar 3 meter. Jembatan ini akan menghubungkan wilayah tersebut dengan Nagori Boluk, tepatnya Huta VI Boluk Jaya, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut, personel TNI bersama warga melakukan sejumlah pekerjaan konstruksi, termasuk perakitan plat dudukan besi IWF dan perakitan rangka tulangan jembatan menggunakan besi IWF.
Kehadiran Jembatan Bah Boluk diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempermudah mobilitas warga dari dan menuju dua wilayah kecamatan.
Selama ini, akses penghubung yang belum optimal dapat menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas. Dengan adanya jembatan tersebut, warga diharapkan memiliki akses yang lebih mudah untuk bepergian, baik untuk bekerja, bersekolah, berobat maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Jembatan ini juga memiliki arti penting bagi masyarakat yang bekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Akses yang lebih baik akan membantu memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan dari lokasi produksi menuju permukiman maupun pusat pemasaran.
Dengan akses penghubung yang semakin baik, biaya dan waktu perjalanan warga juga diharapkan dapat ditekan. Kendaraan pengangkut hasil pertanian maupun kendaraan masyarakat dapat melintas dengan lebih mudah sehingga aktivitas ekonomi antarkawasan menjadi semakin lancar.
Tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, jembatan tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan sosial masyarakat dari kedua wilayah. Warga akan lebih mudah berinteraksi, menghadiri kegiatan sosial, serta mengakses berbagai fasilitas pelayanan publik.
Percepatan pembangunan Jembatan Bah Boluk dilakukan dengan semangat gotong royong antara personel Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun dan masyarakat.
Keterlibatan TNI bersama warga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menunjukkan kepedulian bersama terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Diharapkan setelah selesai dibangun, Jembatan Bah Boluk tidak hanya menjadi sarana penghubung dua wilayah, tetapi juga menjadi jalur penting yang membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan dan aktivitas sosial masyarakat di Kecamatan Huta Bayu Raja dan Kecamatan Bosar Maligas.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi warga agar mobilitas semakin mudah, distribusi hasil usaha semakin lancar, serta konektivitas antarwilayah di Kabupaten Simalungun semakin baik.
(Ricardo)




