Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Kemerdekaan bukan hanya tentang merah putih yang berkibar, bukan pula sekadar lomba dan kemeriahan. Di Klapanunggal, makna kemerdekaan menyentuh sisi kemanusiaan: 332 anak yatim mendapat santunan dan perhatian.

Masih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa (Pemdes) Klapanunggal menggelar kegiatan santunan bagi kurang lebih 332 anak yatim. Kegiatan yang berlangsung di Stadion Utama Desa Klapanunggal tersebut berlangsung penuh nuansa religius dan kepedulian sosial.

Kegiatan mulia itu digagas Kepala Desa Klapanunggal, H. Endang S, yang akrab disapa Gonon. Tidak berjalan sendiri, Kades menggandeng sejumlah tokoh muda, pengusaha, dan tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim.
Di antaranya H. Deden dan Bang Romi Sikumbang, serta sejumlah tokoh lainnya yang turut memberikan dukungan.
Di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan, ada pesan sederhana namun dalam: kemerdekaan akan kehilangan makna apabila masih ada sesama yang luput dari kepedulian.
Hadir dalam kegiatan tersebut para tokoh agama, Ketua MUI Desa Klapanunggal, para Ketua RT/RW, kepala dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil PP, serta masyarakat Desa Klapanunggal.
Dalam sambutannya, Kades H. Endang S mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa berbagi kebahagiaan dengan anak yatim merupakan bentuk kepedulian yang harus terus dipelihara di tengah masyarakat.
- BACA JUGA : TTI Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Pemotongan Dana Rehabilitasi Sekolah di Aceh Tenggara Senilai Rp48,258 Miliar
- BACA JUGA : HUT ke-57 Ikatan Pemuda Karya Berjalan dengan Sukses
- BACA JUGA : Kapolda Kalteng Dampingi Gubernur Resmikan SD Islam di Kotawaringin Barat
“Kita bersyukur atas kegiatan hari ini. Kita dapat memberikan dan membagikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim melalui santunan. Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak kehilangan rasa empati terhadap sesama.
Menurutnya, kepedulian tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kemerdekaan pun akhirnya terasa lebih berarti ketika kebahagiaan itu tidak dinikmati sendiri.
Selain mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial, Kades juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian daripada ibadah,” pesannya.
Kegiatan santunan tersebut menjadi warna tersendiri dalam peringatan HUT RI ke-81 di Desa Klapanunggal.
Bukan hanya panggung hiburan, bukan hanya kemeriahan perlombaan, tetapi juga sebuah pesan bahwa kemerdekaan harus mampu menghadirkan kepedulian dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
332 anak yatim mungkin hanya sebuah angka. Namun di balik angka itu ada 332 senyum, 332 harapan, dan 332 alasan mengapa kemerdekaan harus dirayakan dengan hati.
(RH)




