Ogan Ilir, Sumsel – Mitrapolri.com |
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir menunjukkan hasil maksimal. Polres Ogan Ilir bersama TNI, BPBD dan masyarakat berhasil memadamkan seluruh titik api yang muncul di wilayah hukumnya.
Berdasarkan pemantauan hingga Minggu 6 September 2026 pukul 17.54 WIB, tercatat 19 titik Hotspot di 4 kecamatan. Seluruhnya telah dilakukan Ground Check, dipadamkan dan proses pendinginan selesai.
Dari 19 titik tersebut, teridentifikasi 17 titik Firespot dengan total luas lahan terdampak 30,3 hektar. Saat ini tidak ada lagi sisa lahan yang terbakar.
Sebaran titik api meliputi:
*1. Kecamatan Indralaya
– Desa Bakung, Indralaya Utara: 1 titik, luas 1 Ha
– Desa Sungai Rambutan, Indralaya Utara: 2 titik, luas 2 Ha
*2. Kecamatan Pemulutan
– Desa Sukarami, Pemulutan: 3 titik, luas 15 Ha
– Desa Cahaya Marga, Pemulutan Selatan: 2 titik, luas 1 Ha
– Desa Arisan Jaya, Pemulutan Barat: 2 titik
*3. Kecamatan Tanjung Batu
– Desa Burai, Tanjung Batu: 1 titik, luas 1 Ha
– Desa Lubuk Keliat, Lubuk Keliat: 2 titik, akses sulit dijangkau
– Desa Seri Bandung, Tanjung Batu: 1 titik, luas 1 Ha
*4. Kecamatan Muara Kuang
– Desa Tanabang Ilir, Muara Kuang: 3 titik, luas 0,6 Ha
– Desa Beringin Dalam, Rambang Kuang: 1 titik, luas 0,4 Ha
– Desa Tambang Rambang, Rambang Kuang: 1 titik, luas 0,3 Ha
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H, S.I.K, M.H menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bekerja tanpa henti di lapangan.
“Alhamdulillah 19 titik sudah kita tuntaskan. Rekan-rekan Polsek bersama tiga pilar dan warga terus bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan, meskipun sebagian lokasi memiliki medan yang sulit,” ujarnya.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur, Amd.Kep, SH menambahkan bahwa patroli dan pemantauan di titik rawan akan terus ditingkatkan.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ini demi kesehatan kita bersama dan keselamatan lingkungan. Apabila melihat asap atau titik api, segera laporkan ke Polsek terdekat atau call center 110. Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di seluruh lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Polres Ogan Ilir berkomitmen terus memantau perkembangan untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan.
(MOH.SANGKUT)




