Manado, Sulut – Mitrapolri.com
Musyawarah Bersama digelar di Kantor Lurah Ternate Baru. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kapolsek Singkil, Lurah Ternate Baru dan Ternate Tanjung, tokoh agama, tokoh masyarakat, polsek Singkil, kepala KUA Kec. Singkil, dan Bhabinsa pada hari Selasa, tanggal 9 Januari 2024, pukul 09.30 WITA.
Musyawarah tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas situasi kamtibmas setelah terjadinya kasus pembunuhan di Kelurahan Ternate Baru. Kapolsek Singkil, Ipda Nicky W.R Winerungan, memimpin acara dengan mengingatkan pentingnya menjaga situasi kamtibmas, terutama menjelang pemilu yang tinggal 35 hari lagi.
Rangkaian kegiatan melibatkan doa, penyampaian inti musyawarah oleh Kapolsek Singkil, dan penyampaian dari Lurah Ternate Baru, Sidik Moha, S.E, dan Lurah Ternate Tanjung, Sri Hairini Moki, A.MA.Ak. Mereka menyoroti isu profokasi melalui media sosial dan menekankan perlunya tindakan dari pihak kepolisian.
- BACA JUGA : Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan SIK, SH, MH Silaturahmi dengan Komisioner KPU Provinsi Sulut
- BACA JUGA : Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait Pastikan Keamanan Pemilu 2024 dengan Langkah Proaktif
- BACA JUGA : Rapat Koordinasi Forkopimda, Muspika dan Kepala Desa Se – Kabupaten Bogor Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024
Tokoh masyarakat dan Ketua Lingkungan juga ikut menyampaikan pandangan mereka, mengungkapkan kekhawatiran terhadap keamanan dan memberikan saran untuk menindak tegas pemicu keributan. KUA Singkil, Suryanto Muarif, M.H., mengingatkan pentingnya mencari kebenaran sebelum menyebarkan isu serta mengajak masyarakat bekerja sama dengan kepolisian.
Pada kesempatan tersebut, juga diungkapkan adanya isu miras di sekitaran tempat kos Nuning, menjadi perhatian untuk diatasi bersama demi menjaga situasi kamtibmas. Dengan pemilu yang semakin dekat dan bulan Ramadhan tinggal 61 hari lagi, Musyawarah Bersama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan rasa aman di wilayah Ternate Baru dan Ternate Tanjung.
(SOFYAN)




