Mitra Polri
Kamis, Juni 4, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Ilustrasi Foto

Ilustrasi Foto

Diduga Mafia Pupuk Subsidi Bermain, APH Diminta Usut Penyaluran di Wilayah Paya Bakong, Tanah Luas, Nibong dan Matangkuli

by mitrapolri.com
21 Februari 2024 | 15:19 WIB
in Aceh

Aceh Utara, Aceh – Mitrapolri.com |

Beberapa Tokoh Petani di Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas dan paya Bangkong, meminta pihak penegak hukum (APH) di kabupaten Aceh Utara, untuk mengusut dugaan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Yang terkesan di seludupkan keluar daerah, oleh mafia pupuk bersubsidi di kawasan, yang diduga bekerja sama dengan oknum pemilik kios resmi di lima kecamatan, yakni kecamatan Tanah Luas, Nibong, Paya bakong, matangkuli dan pirak Timu, kabupaten Aceh Utara, dan besar dugaan juga ikut terlibat CV Subur makmur, sebagai distributor pupuk bersubsidi di kawasan lima kecamatan tersebut”, terang Tokoh Tani itu.

Bagaimana tidak, Dalam masa tiga tahun belakangan ini, para petani di Aceh Utara tidak melakukan musim tanam, di wilayah kecamatan Nibong, tanah luas dan kecamatan matangkuli sebahagiannya, Selasa (20/2/2024).

ADVERTISEMENT

Otomatis masyarakat tidak mengambil atau membeli pupuk bersubsidi jatah mereka berdasarkan RDKK pada kios yang telah di tentukan oleh pemerintah, Namun pupuk bersubsidi jatah petani itu, juga tidak terlihat ada di kios-kios di kawasan lima kecamatan tersebut.

Besar dugaan, pupuk bersubsidi jatah petani, yang tidak di tembus selama ini, diduga di jual kepada agen Mafia pupuk bersubsidi, dan di bawa keluar daerah, dengan dalil para kios tidak sanggup menammpung berhubung petani di kawasan itu, tidak mengambil pupuk jatah merek, dan pihak distributor mewajibkan bagi kios untuk menebus pupuk setiap kali masuk jatah mereka atau gitir para kios.

Ketika pihak kios itu, tidak menebus pupuk bersubsidi jatah mereka berturut-turut, maka jatah pupuk bersubsidi bagi kios tersebut, akan dihilangkan oleh pihak distributor dan tidak hanya itu, para pihak kios bisa di putuskan kontrak oleh pihak distributor.

“Maka kami pihak kios terpaksa menjual pupuk bersubsidi milik petani selama ini, kepada pihak-pihak lain yang bukan jatah mereka”, jelas beberapa orang pemilik kios resmi pupuk bersubsidi di kawasan kecamatan Tanah Luas, Nibong dan matangkuli.

ADVERTISEMENT

Penyimpangan penyaluran pupuk subsidi, adalah merupakan kejahatan terhadap negara. Pada saat negara berusaha meningkatkan kesejahteraan petani, ada sekelompok pengusaha yang mengambil kesempatan dalam masa para petani tidak bisa melakukan musim tanam.

Seorang Tokoh Tani di kecamatan Paya bakong, mengatakan bahwa indikasi penyimpangan penyaluran pupuk subsidi di kawasan kecamatan tersebut, sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Namun sayangnya hingga saat ini aktivitas bisnis ilegal tersebut belum pernah terungkap.

  • BACA JUGA : Ilham Pangestu: 4 Pilar Kebangsaan Merupakan Esensial Penyelenggaraan NKRI

  • BACA JUGA : Polres Aceh Utara Ciduk Dua Pengedar 1 Kg Sabu di Syamtalira Bayu

  • BACA JUGA : Sat Binmas Polres Pematangsiantar Patroli ke Stasiun Kereta Api Guna Menjaga Situasi Kamtibmas

Dia juga mengakui dari dulu bahwa banyak keluhan dari petani yang tidak mendapatkan pupuk subsidi, saat musim tanam meskipun kecamatan-kecamatan tetangganya, selama ini tidak melakukan musim tanam, tetapi dikawasan tersebut juga sulit didapatkan pupuk oleh masyarakat, karena para kios-kios pupuk bersubsidi itu, telah ada langganan dengan mafia pupuk, yang harga belinya lebih mahal dari harga yang di beli oleh masyarakat.

“Kami sering menerima keluhan dari petani. Meskipun mereka terdaftar dalam RDKK, pada kenyataannya mereka tidak mendapatkan pupuk subsidi tersebut,” ujarnya.

Ia berharap agar, pihak kepolisian, Kejaksaan dan pihak PIM, segera mengumpulkan seluruh RDKK yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah dan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap CV Subur Makmur sebagai distributor pupuk bersubsidi di Lima kecamatan, dan kios-kios resmi penyalur pupuk bersubsidi untuk para kelompok tani yang seharusnya menerima pupuk subsidi.

“Kita berharap seluruh RDKK dikumpulkan dan diperiksa untuk memastikan apakah pupuk subsidi dimaksud benar-benar disalurkan kepada petani yang terdaftar dalam RDKK,” kata toko tani itu.

Meminta Kejaksaan Negeri Lhoksukon untuk menyelidiki proses persetujuan penerbitan RDKK di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hal ini karena diduga kuat bahwa penyimpangan pupuk subsidi ini dilakukan secara sistematis mulai dari tahap awal, yaitu penetapan RDKK, seperti dengan menciptakan kelompok tani fiktif, menggunakan nama orang lain, hingga melakukan kolusi dengan memasukkan anggota keluarga dalam RDKK.

ADVERTISEMENT

“Karena ada dugaan oknum Pemerintah Daerah di dinas terkait juga terlibat dalam hal ini dengan mendapatkan ‘jatah’ pupuk subsidi. Mereka mungkin membuat kelompok tani fiktif atau melakukan kolusi demi mendapatkan pupuk subsidi tersebut, mengingat RDKK merupakan persetujuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah,” tegasnya.

Tambahkannya, bahwa dugaan adanya oknum di pemerintah daerah yang terlibat dalam penyimpangan pupuk subsidi ini cukup beralasan, mengingat pemerintah daerah selama ini terkesan abai dalam melakukan pengawasan terhadap penyaluran pupuk subsidi.

“Secara logika, jika pengawasan tidak ketat, pasti ada yang ditutupi atau dilindungi. Oleh karena itu, semua ini harus diungkap. Bukan hanya oknum di Pemerintah Daerah, bahkan ada dugaan bahwa oknum APH juga terlibat dalam penyaluran pupuk subsidi ini,” ujarnya.

(Fadly P.B/Raja)

Share16SendShare

Berita Terkait

Realisasi APBA 2026 per SKPA 21 Mei 2026
Aceh

Sekretariat DPRA Mengelola Anggaran APBA 2026 Mencapai Rp228 Milyar

23 Mei 2026 | 08:24 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) melalui Tim Investigasi IT menemukan paket-paket yang anggarannya mencurigakan alias...

Read more
Nasruddin Bahar (Koordinator TTI)
Aceh

KPK ke Aceh Hanya Sekedar Memberikan Ceramah, Bukannya Penindakan Laporan Masyarakat

21 Mei 2026 | 15:09 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) menyorot tajam kegiatan KPK di Aceh pada Rakor Pencegahan Korupsi...

Read more
Nasruddin Bahar (Koordinator TTI)
Aceh

TTI Mendesak KPK Mengusut Paket Paket Pokir Tahun Anggaran 2025 Diduga Banyak yang Fiktif

21 Mei 2026 | 14:56 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindak lanjuti laporan masyarakat tentang...

Read more
Foto dengan istri korban pengeroyokan
Aceh

YLBH AKA Nagan Raya Minta Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan Diproses Hukum

21 Mei 2026 | 10:12 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) AKA Nagan Raya, Muhammad Dustur, S.H., M.Kn, Kamis...

Read more

Berita Terkini

Sumatera Selatan

Antisipasi Memasuki Musim Kemarau, Polsek Indralaya Tekankan Mitigasi Karhutla dan Disiplin Personel

4 Juni 2026 | 11:03 WIB
Kalimantan Tengah

Rantai Pasok Sabu Terkuak, Satresnarkoba Polres Seruyan Amankan Terduga Pelaku dan Barang Bukti

3 Juni 2026 | 22:41 WIB
Kalimantan Tengah

Cegah Bullying di Kalangan Pelajar, Seksi Hukum Polresta Palangka Raya Berikan Penyuluhan Hukum di SMA Negeri 6

3 Juni 2026 | 22:34 WIB
Kalimantan Tengah

Satlantas Polres Kotim Sosialisasikan Edukasi Tentang Kamseltibcarlantas

3 Juni 2026 | 22:31 WIB
Sumatera Utara

Polres Samosir Ungkap 4 Kasus Narkotika Selama Operasi Antik Toba 2026, Selamatkan 1.219 Jiwa

3 Juni 2026 | 22:25 WIB
Nasional

Tekan Tingginya Angka Kecelakaan Motor, Kakorlantas Porli Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Jalan Raya

3 Juni 2026 | 22:19 WIB
Jawa Barat

Putra Daerah Terpanggil Membangun Sukadanau: H. Ruslani, S.H. Siap Wujudkan Perubahan Nyata

3 Juni 2026 | 22:12 WIB
Nasional

Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

3 Juni 2026 | 08:10 WIB
Nasional

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Polri Ungkap Modus Penipuan Haji Non-Prosedural Senilai Rp21,7 M

3 Juni 2026 | 08:06 WIB
Sumatera Selatan

Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi Empat Satker Dukung Asta Cita dan Stabilitas Nasional

3 Juni 2026 | 08:02 WIB
Kalimantan Tengah

Polres Seruyan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Kuala Pembuang, Terduga Pemasok Berprofesi Tenaga Kesehatan

3 Juni 2026 | 07:56 WIB
Kalimantan Tengah

37 Tahun Tanpa Cacat, Kabag SDM Polres Seruyan Naik Pangkat Pengabdian jadi Kompol

3 Juni 2026 | 07:51 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini