Dairi – Mitrapolri.com |
Dalam kontestasi lahir pemimpin yang di indamkan masyarakat yang peduli atas apa yang menjadi harapan dan keinginan untuk keamanan kenyamanan ditengah masyarakat.
Adapun hal – hal yang urgent bagi masyarakat bicara pertanian, kesehatan, infrastruktur, pendidikan hingga kebutuhan ekonomi yang harus memadai /tercukupi dalam kehidupan sehari-hari.
Isu perempuan dan anak harus bagian dari pilar utama yang menjadi tugas dan komitmen pemerintah dan bagian penting untuk membangun masa depan.
Namun ada yang sering di kesamping kan bahkan tidak ditegaskan dalam program kebijakan pemerintah sehingga berujung banyak kejadian yang menimbulkan masyarakat khawatir dan takut atas maraknya kejadian asusila dan kekerasan seksual dilingkungan masyarakat maupun di tengah lingkup pendidikan.
Andi Silalahi menyampaikan bahwa penegakan, pencegahan, solus pemerintah selalu berorientasi pada pemenuhan akses keadilan bagi perempuan dan anak; perlindungan saksi dan korban; peradilan yang ramah; perhatian penuh anak dan perempuan.
- BACA JUGA : Melakukan Transaksi Didalam Gubuk, Pelaku Dibekuk Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu
- BACA JUGA : Direktur Operasional PalmCo Rizal H. Damanik Tinjau Implementasi Kendaraan Listrik di Kebun Gunung Bayu
- BACA JUGA : Resmob Polda Sulut Tangkap 3 Tersangka TPPO Modus Aplikasi Prostitusi Online di Manado
Seharusnya bicara perlindungan anak/perempuan harus juga bagian prioritas kebijakan pemerintah.
Andi Silalahi menginginkan calon pemimpin daerah kabupaten Dairi kedepannya harus mampu perangi hal-hal yang menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran ditengah masyarakat agar tidak menggangu aktivitas sebagaimana biasanya.
Siapapun pemimpin terpilih kedepannya harus menjalankan prioritas trobosan.
Pencegahan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi tugas bersama seluruh komponen Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, institusi non pemerintahan, institusi pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat.
Sinergitas program antar kementerian/lembaga, penguatan koordinasi serta pengendalian program tahun 2024 diharapkan semakin solid dalam menuntaskan.
(Satria)




