Asahan Sumut – Mitrapolri.com |
Maraknya aktivitas perjudian jenis togel dan mesin tembak ikan di wilayah Kabupaten Asahan menuai sorotan masyarakat. Kondisi ini dinilai bertolak belakang dengan komitmen Kepolisian Republik Indonesia yang secara tegas menyatakan perang terhadap segala bentuk praktik perjudian.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa pemberantasan judi dilakukan tanpa pandang bulu. Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan praktik perjudian maupun keterlibatan oknum aparat, dengan jaminan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Namun, berdasarkan penelusuran di lapangan, praktik perjudian di wilayah hukum Polres Asahan dilaporkan masih berlangsung secara terbuka. Hal tersebut memunculkan pertanyaan di tengah publik terkait efektivitas pengawasan dan penindakan aparat setempat.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kru Mitrapolri.com kepada Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH melalui sambungan telepon seluler. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi. Kapolres disebut hanya memberikan respons singkat berupa stiker, tanpa penjelasan substantif terkait maraknya aktivitas perjudian tersebut.
Dalam penelusuran lebih lanjut, wartawan mendatangi salah satu lokasi mesin tembak ikan. Seorang penjaga lokasi yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa meja permainan tersebut diduga dikelola oleh seseorang berinisial AK.
- BACA JUGA : Judi Togel Beroperasi Terbuka di Wilayah Hukum Polres Asahan, Aparat Diminta Bertindak
- BACA JUGA : Bandar Inisial YT Bebas Jual Sabu dan Ekstasi di Gunung Melayu Asahan, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum
- BACA JUGA : Warga Asahan Tersengat Listrik Akibat Tiang PLN Tumbang, Keluarga Tolak Kompensasi Rp300 Ribu
“Ini meja punya AK bang, dan yang menjalankannya bernama Tomi orang Kisaran”, kata penjaga dengan senyum.
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran atas dampak sosial yang ditimbulkan. Maraknya perjudian disebut telah memicu persoalan rumah tangga, meningkatnya angka perceraian, serta mendorong terjadinya tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, dan penipuan di sejumlah wilayah, termasuk hingga ke desa-desa.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas dan transparan guna menindak praktik perjudian tersebut. Penegakan hukum yang konsisten dinilai penting untuk menghindari persepsi adanya pembiaran serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kapolda Sumatera Utara diminta untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap jajarannya di wilayah Asahan. Penindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat atau melindungi praktik perjudian diharapkan menjadi bukti nyata komitmen penegakan hukum yang adil dan berintegritas.
(Ganda Asmara)




