Simalungun, Sumut – Mitrapolri.com |
Permainan judi tebak angka atau yang lebih dikenal dengan judi jenis TOGEL (Toto Gelap) makin subur berkembang di wilayah hukum Polres Simalungun.
Permainan Judi Togel diduga sudah terorganisir karena fakta lapangan para penulis dan pemesan nomor tebakan seperti menjual gereng di jalanan alias tanpa takut akan proses Hukum.
Seperti yang terlihat saat tim media melakukan investigasi di berbagai tempat seperti di kecamatan Tanah Jawa, Hatonduhan, Jawa Maraja Bah Jambi terutama Hutabayu. Melalui investigasi lapangan, salah seorang penulis togel sebut aja ARJO (45 Thn) warga kelurahan Hutabayu saat di jumpai (Sabtu 21 Feb 2026) di salah satu warung yang ada di hutabayu, saat di tanya, sama siapa setor? ARJO menjawab dengan santai.
“Sama Aseng Kayu (AK)”, ujar Arjo.
- BACA JUGA : Musyawarah Pemilihan Pengurus POBSI Terpilih Secara Aklamasi
- BACA JUGA : Polres Samosir Amankan 33 Unit Sepeda Motor Pelanggar Aturan Berlalulintas
- BACA JUGA : Kapolres Labuhanbatu Kunjungan Kerja ke Polsek Na IX-X, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima
ARJO juga menerangkan, permainan togel ini di kuasai oleh merk AK dan kalau tidak setor kepada AK, maka akan di tangkapkan.
“Semua koordinator yang ada di kecamatan Hutabayu seperti DS, Tupang, AS, Gtoms setor kepada toke Aseng Kayu”, kata Arjo.
Begitu juga yang ada di Kecamatan Tanah Jawa melalui nara sumber inisial (OS) menerangkan bahwa semua koordinator seperti Juntaks, Ahaan, Mono, Tams, Naga sudah setor ke Aseng Kayu.
Brando Nadeak, salah satu tokoh masyarakat yang juga Ketua DPC LSM SOMASI saat diminta pendapat nya terkait marak nya judi Togel mengatakan meminta kepada pihak aparat penegak hukum (APH) agar mengambil tindakan secepatnya apalagi ini bulan suci Ramadhan.
“Terkhusus di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa, Brando Nadeak berharap Bapak Kapolsek yang baru Kompol Banuara Manurung berani mengambil tindakan karena semenjak bertugas belum pernah ada penangkapan atas pelaku judi togel di wilayah hukumnya”, tegas Brando.
(BS)




