Aceh Utara, Aceh – Mitrapolri.com
Dalam rangka peluncuran gampoeng mediasi Dewan sengketa Indonesia (DSI) di desa juempa Berghang kecamatan Tanah luas kabupaten Aceh Utara Minggu 17/09/2023.
Kepala desa juempa Berghang hari ini menerima kunjungan dari Tim Dewan sengketa Nasional (DSi) di gedung serbaguna.
Yang di hadiri oleh presiden DSI yaitu Dr. Sabela Gayo.SH. MH.phd.Cpl.CpcLE selaku penanggung jawab Dewan sengketa nasional dan ada juga Bapak Nurdin Ibrahim SH.M.Hum.cpm.CPArB Dosen fakultas hukum Usk Propinsi Aceh.
Beliau juga sebagai perwakilan propinsi Aceh di Dewan sengketa Indonesia ada juga Dr. Yusrizal. SH.MH Ketua layananan dewan sengketa Indonesia kota lhoksuemawe.
Dalam Acara tersebut, pihak pemerintahan desa juempa Berghang juga mengundang Muspika Kecamatan Tanah luas walaupun ada yang di wakil kan kepada Sekcam Tanah luas, Bapak Baktiar, SE, Babinsa koramil 10 dan Babinkamtibmas Polsek Tanah luas, H.M nur (mukim tengah), pak Nazaruddin SH.Mhum Advokad Aceh Utara, forum guechik Tanah luas beserta Tokoh Tanah luas dan seluruh kepanitiaan Acara, masyrakat, tokoh muda dan pemerintahan Gampoeng juempa Berghang yang Telah berkontribusi dalam menyukseskan Acara.
Dalam pembahasan yang di wakili oleh sekcam Tanah luas atau muspika Baktiar S.E sangat mengapresiasikan dan berterimaksaih kepada dewan sengketa Indonesia dalam melaksanakan kegiatan ini dan kepada kepala desa Muhammad nasir (G.Adek) dalam menyelenggarakan Acara Gampong mediasi dengan Presiden Dewan sengketa Indonesia.
Ini menjadi sebuah moment paling Berharga, di kami pemerintahan kecamatan Tanah luas, khusus nya di juempa Berghang dengan kehadiran Bapak presiden DSI di kecamatan Tanah luas.
- BACA JUGA : Pemuda Milenial Dairi Jonathan Silalahi Sosok Caleg Potensial Dairi
- BACA JUGA : Polsek Dumai Kota Gelar Minggu Kasih di Gereja HKI Sukajadi Kota Dumai
- BACA JUGA : Polsek Delitua Gelar KRYD Antisipasi Geng Motor
“Semoga ini menjadi sebuah ilmu yang sangat besar yang bisa kami adopsi kan untuk kecamatan kami dan nasional”, pungkas sekcam Tanah luas.
Selanjutnya, dari presiden DSI bapak Dr. sabela Gayo juga menguraikan penting nya
Dewan sengketa Indonesia adalah untuk menunjang sebuah kegiatan penyiapan, pemasaran dan proses penyelesaian Masalah (sengketa) dalam tingkat mahkamah Syariah, pengadilan negri, di masing masing desa, propinsi, nasional dan internasional yang di dirikan pada tahun 2021 di Jakarta.
Pak dr sabela Gayo juga menerangkan penting nya sebuah lemaga dewan sengketa ini adalah Sebuah lembaga yang melakukan mediasi, anjudikasi, konslidasi, artiplase dari 2021 sampai saat ini dewan sengketa nasional indonesia sudah mempunyai 2800 mediator di Indonesia baik di tingkat mahkamah Syariah, pengadilan negri, pengadilan agama yang tersebar mulai Aceh dan Papua.
Yang di berikan oleh dewan sengketa nasional adalah mediator yang bersertifikat dan di akui oleh mahkamah Agung pusat.
Dewan sengketa Indonesia hari ini juga melakukan pendatanganan MOU gampoeng mediasi juempa Berghang dengan presiden dewan sengketa Indonesia (DSI) di gedung serbaguna adalah yang pertama kali di lakukan di indonesia. Berharap Pak sabela ini menjadi sebuah contoh bagi untuk semua.
Setelah pendatanganan MOU dengan DSI dengan gampoeng juempa Berghang dari Tokoh masyarakat bapak Drs H. Hamdami M.A juga mengucapkan Banyak Terima kasih dan menyambut bahagia atas kedatangan Dewan sengketa Indonesia di desa kami. Dengan di tetap kan nya gampoeng juempa berghang sebagai pilot projek penyelesaian sengketa oleh dewan sengketa Indonesia, sekall lagi Bapak Drs H. Hamdani M.A dan beliau juga sebagai Tokoh Adat (KMA) di kecamatan Tanah luas kabupaten Aceh Utara sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih yang sedalam dalam nya untuk semua dalam menyukseskan semua kegiatan pada hari ini.
(RAZAK)



