Medan, Sumut – Mitrapolri.com|
Satuan Tugas Wilayah Sumatera Utara Densus 88 Anti Teror Polri bersama Direktorat Intelkam Polda Sumatera Utara dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan buka puasa bersama dengan Sobat Damai Sumut, yang merupakan eks narapidana terorisme (napiter) beserta keluarga.
Kegiatan berlangsung di sebuah kafe di kawasan Jalan Taman Setia Budi Indah, Medan Sunggal, dan dihadiri sebanyak 72 (tujuh puluh dua) orang anggota Sobat Damai Sumut bersama istri dan anak-anak. Kamis (19/3/2026).
Buka puasa bersama ini dilaksanakan dalam suasana sederhana namun penuh keakraban, sebagai bagian dari upaya pembinaan, penguatan hubungan sosial, serta menjaga keberlanjutan program deradikalisasi di wilayah Sumatera Utara.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan kekeluargaan serta membangun kembali kepercayaan antara eks napiter dengan aparat dan masyarakat.
Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan melalui kegiatan berbagi dan kebahagiaan bersama.
- BACA JUGA : Dukung Kesehatan Maksimal, Rumkit Bhayangkara Cek Kondisi Petugas Pam Ops Ketupat 2026
- BACA JUGA : DPD IPK Simalungun Berbagi Santunan Anak Yatim, Perkuat Kepedulian di Bulan Ramadhan
- BACA JUGA : Ratusan Pemudik Diberangkatkan, Dansatbrimob Polda Kalteng Dukung Kelancaran Program Mudik Gratis
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong peran aktif Sobat Damai sebagai agen perdamaian di tengah masyarakat.
Salah satu perwakilan dari Satgaswil Sumut Densus 88 ATP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis dalam pembinaan eks napiter.
“Kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta memastikan bahwa saudara-saudara kita yang telah kembali ke masyarakat dapat berperan aktif menjaga kedamaian,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Sobat Damai Sumut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang terus diberikan oleh pemerintah dan aparat keamanan.
“Kami merasa diperhatikan dan diterima kembali di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini memberikan semangat bagi kami untuk terus berkomitmen menjaga kedamaian serta tidak kembali pada paham-paham yang menyimpang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara seluruh pihak serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Utara.
(Ricardo)




