Ogan Ilir, Sumsel – Mitrapolri.com |
Jajaran kepolisian resor (Polres) Ogan Ilir memastikan akan terus bersikap proaktif dan bergerak cepat dalam menanggulangi setiap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah hukumnya.
Komitmen ini dibuktikan lewat keberhasilan tim gabungan yang sigap menjinakkan kobaran api di kawasan Desa Sentul, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Peristiwa karhutla yang melanda lahan gambut serta perkebunan karet milik warga seluas kurang lebih 30 hektare tersebut pertama kali terdeteksi melalui pantauan satelit di titik koordinat -3.272813.S – 104.557083.E.
Menindaklanjuti temuan hotspot tersebut, personel Polsek Tanjung Batu langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan pada Minggu (27/9/2026).
Kapolres Ogan Ilir, AKP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Mansyur, A.Md.Kep., S.H. menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Ogan Ilir bersama instansi terkait akan selalu bersiap siaga di lapangan.
“Tim gabungan bakal terus bergerak melakukan pemadaman secara intensif setiap kali terdeteksi adanya titik panas di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.
Kami juga mengetuk kesadaran masyarakat luas untuk bersama-sama menghentikan praktik karhutla. Mari jaga alam dan jangan merusak lingkungan kita sendiri,” tegas Iptu Mansyur dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).
Di lokasi kebakaran, operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Batu, AKP Suparna P. Utomo. Sebanyak dua personel kepolisian bahu-membahu bersama 12 petugas pemadam kebakaran (PMK) kecamatan serta jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir.
Untuk menjinakkan si jago merah, tim di lapangan menyedot air langsung dari Sungai Kelekar menggunakan mesin pompa guna melakukan penyiraman menyeluruh. Satu unit armada PMK juga disiagakan di area terdampak.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil positif. Titik api kini dipastikan telah padam total dan hanya menyisakan kepulan asap tipis. Kendati situasi sudah aman dan kondusif, aparat gabungan bersama warga setempat masih terus mengintensifkan patroli penyisiran di seputar area gambut demi mencegah munculnya bara api tersembunyi.
(MOH.SANGKUT)




