Mitra Polri
Rabu, Oktober 7, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Transparansi Tender Indonesia (TTI) menyoroti realisasi pengadaan barang dan jasa pada sektor pendidikan yang mencapai lebih dari Rp220 miliar.

Transparansi Tender Indonesia (TTI) menyoroti realisasi pengadaan barang dan jasa pada sektor pendidikan yang mencapai lebih dari Rp220 miliar.

TTI Soroti Pola Pengadaan Rp220 Miliar, Temukan Sejumlah Red Flag pada Realisasi Belanja Pendidikan Aceh

by mitrapolri.com
4 Juli 2026 | 13:37 WIB
in Aceh

Banda Aceh, Aceh – Mitrapolri.com |

Transparansi Tender Indonesia (TTI) menyoroti realisasi pengadaan barang dan jasa pada sektor pendidikan yang mencapai lebih dari Rp220 miliar. Berdasarkan hasil analisis data realisasi pengadaan tahun anggaran 2026, TTI menemukan sejumlah indikator risiko (red flag) yang patut menjadi perhatian aparat pengawas internal pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Koordinator Transparansi Tender Indonesia menyampaikan bahwa pola pengadaan yang teridentifikasi menunjukkan adanya konsentrasi penyedia, dominasi metode E-Purchasing, serta pengulangan paket dengan spesifikasi dan nilai yang relatif seragam di berbagai daerah.

“Temuan ini belum tentu merupakan pelanggaran hukum, namun cukup kuat untuk menjadi dasar audit kepatuhan, audit harga, dan pemeriksaan lapangan guna memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar TTI.

ADVERTISEMENT

Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 361 paket pengadaan yang terealisasi, sebanyak 280 paket atau sekitar 77,6 persen dilaksanakan melalui mekanisme E-Purchasing dengan nilai mencapai Rp214,75 miliar. Sementara itu, paket yang melalui mekanisme tender hanya berjumlah empat paket dengan total nilai sekitar Rp2,92 miliar.

Menurut TTI, dominasi penggunaan E-Purchasing dalam nilai yang sangat besar perlu dievaluasi untuk memastikan seluruh pengadaan telah memenuhi prinsip persaingan usaha yang sehat dan memberikan nilai terbaik bagi negara.

Selain itu, TTI juga menemukan adanya konsentrasi perolehan paket pada sejumlah penyedia tertentu. Beberapa perusahaan memperoleh puluhan paket dengan akumulasi nilai kontrak mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah. Kondisi ini memerlukan penelusuran lebih lanjut terkait pola distribusi pekerjaan, kesesuaian kapasitas penyedia, serta kemungkinan adanya keterkaitan usaha antar perusahaan.

  • BACA JUGA : Satreskrim Polres Nagan Raya Temukan 2 Ton Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi Tak Bertuan

  • BACA JUGA : Ketua LIN Aceh, Bukhari Luruskan Isu Bantuan Becak: Dukung Transparansi Kadiskop UKM

  • BACA JUGA : LIN: Jangan Kriminalisasi Kadis UKM, Kalau Ada yang Fiktif, Itu Ulah Mafia yang Main di Belakang

Temuan lain yang menjadi perhatian adalah munculnya paket-paket dengan nama pekerjaan, spesifikasi, dan nilai yang hampir identik di berbagai kabupaten/kota. Di antaranya pengadaan perangkat komputer untuk pembelajaran Artificial Intelligence (AI), Coding, laboratorium komputer, hingga alat praktikum MIPA yang berulang dengan nilai kontrak relatif sama dan dikerjakan oleh penyedia yang sama.

ADVERTISEMENT

“Pola paket yang berulang dengan nilai yang hampir identik perlu diuji apakah merupakan kebutuhan riil yang disusun berdasarkan perencanaan masing-masing satuan pendidikan atau terdapat pola pengadaan terpusat yang tidak tercermin dalam dokumen perencanaan,” kata TTI.

TTI juga menyoroti sejumlah paket meubelair dan perlengkapan sekolah bernilai miliaran rupiah yang tersebar di berbagai daerah. Pengadaan dengan nilai besar tersebut dinilai perlu diverifikasi melalui audit fisik untuk memastikan jumlah barang, kualitas, spesifikasi teknis, dan harga satuan yang dibayarkan telah sesuai dengan kondisi di lapangan.

Berdasarkan hasil kajian awal, TTI mengidentifikasi sedikitnya enam indikator risiko utama, yaitu dominasi E-Purchasing, rendahnya porsi tender, konsentrasi penyedia, pengulangan paket identik, nilai pengadaan meubelair yang signifikan, serta pola pembagian paket berdasarkan wilayah dengan spesifikasi seragam.

Atas dasar temuan tersebut, TTI mendesak Inspektorat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta aparat penegak hukum untuk melakukan audit harga satuan, audit kepatuhan pengadaan, pemeriksaan hubungan afiliasi penyedia, serta audit fisik terhadap barang yang telah diterima oleh sekolah-sekolah penerima manfaat.

TTI juga meminta agar seluruh dokumen kontrak, spesifikasi teknis, berita acara serah terima pekerjaan, dan data penyedia dapat dibuka kepada publik sesuai prinsip transparansi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Pengadaan pendidikan harus benar-benar menghasilkan manfaat bagi siswa dan sekolah. Transparansi menjadi kunci untuk memastikan setiap rupiah anggaran publik digunakan secara tepat sasaran dan bebas dari praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara”, tegas Nasruddin Bahar.

(Bukhari)

ADVERTISEMENT
Share4SendShare

Berita Terkait

Koordinator TTI, Nasruddin Bahar
Aceh

TTI Gugat Transparansi Pengadaan Disdik Aceh Rp261,26 Miliar: Buka Harga, Volume, dan Spesifikasi Barang!

1 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) menggugat keterbukaan informasi pengadaan di Dinas Pendidikan Aceh. Di tengah...

Read more
petugas menemukan sebuah gubuk/camp yang diduga digunakan oleh para pekerja, dua unit excavator merek Zoomlion, satu unit alat penyaring emas (asbuk), serta delapan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas penambangan tersebut.
Aceh

Tim Gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya Tindak Dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin di Beutong

1 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com| Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Aceh dan Satreskrim Polres Nagan Raya melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas...

Read more
Koordinator TTI, Nasruddin Bahar
Aceh

TTI Desak APH Ungkap Dugaan Mark Up Harga Komputer dan Buku Cepat Belajar Al-Qur’an di Dinas Pendidikan Aceh

29 September 2026 | 15:59 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendesak aparat penegak hukum (APH), Inspektorat Aceh, dan Badan Pemeriksa...

Read more
jaringan irigasi yang hancur dihantam musibah banjir. Setahun berlalu warga kecamatan Beutong Ateuh Banggalang tidak bisa menanam padi karena tidak adanya sumber air, sehingga warga harus bergotong royong selama 2 minggu untuk membangun jaringan air
Aceh

Miris! Irigasi Rusak Pasca Banjir, Masyarakat Beutong Ateuh Nagan Raya Gotong Royong Bangun Irigasi

26 September 2026 | 23:49 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Sungguh miris nasib masyarakan Beutong Ateuh Banggalang kabupaten Nagan Raya, pasca bencana banjir yang...

Read more

Berita Terkini

Kalimantan Tengah

Posyandu Keliling Rutin, Wujud Komitmen Rumkit Bhayangkara Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

7 Oktober 2026 | 05:55 WIB
Kalimantan Tengah

Polres Katingan Jalani Verifikasi Lapangan WBK Tahun 2026

7 Oktober 2026 | 05:53 WIB
Sumatera Utara

DPRD Batu Bara Sampaikan Tiga Ranperda dalam Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal hingga Inovasi Daerah

7 Oktober 2026 | 05:51 WIB
Kalimantan Tengah

Ungkap Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Amankan 9,42 Gram

7 Oktober 2026 | 05:48 WIB
Kalimantan Tengah

Usai Pelepasan, Kapolresta Palangka Raya Pimpin Acara Ramah Tamah Wakapolresta

7 Oktober 2026 | 05:44 WIB
Kalimantan Tengah

Di Rupatama Endra Dharmalaksana, Kapolresta Palangka Raya Pimpin Apel Pelepasan Jabatan Wakapolresta

7 Oktober 2026 | 05:42 WIB
Kalimantan Tengah

HUT TNI ke-81, Kapolda Kalteng bersama Pejabat Utama Beri Kejutan Kue Ulang Tahun untuk Kodam XXII Tambun Bungai

7 Oktober 2026 | 05:37 WIB
Kalimantan Tengah

Apel Jam Pimpinan, Kapolresta Palangka Raya Apresiasi Kinerja Personel

7 Oktober 2026 | 05:34 WIB
Kalimantan Tengah

Momen HUT TNI ke-81, Kapolresta dan PJU Sowan ke Makodim 1016/Palangka Raya

7 Oktober 2026 | 05:31 WIB
Sumatera Selatan

Pererat Sinergitas, Polres Ogan Ilir dan Polsek Jajaran Gelar Anjangsana ke Kodim dan Koramil dalam Rangka HUT TNI ke-81

5 Oktober 2026 | 22:53 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolda Kalteng Tinjau Langsung Titik Api di Tjilik Riwut Km. 39 Palangka Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

5 Oktober 2026 | 22:47 WIB
Sumatera Utara

Pimpin Upacara Hut TNI ke 81, Dandim 0207/Simalungun Tegaskan Prajurit untuk Meningkatkan Kedisiplinan Profesionalisme, Loyalitas dan Soliditas dalam Melaksanakan Tugas

5 Oktober 2026 | 16:50 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini