Takalar, Sulsel – Mitrapolri.com |
Apel pagi di lingkungan Polres Takalar, Senin (20/4/2026), tidak sekadar menjadi rutinitas pembuka aktivitas. Di balik barisan rapi para personel, terselip pesan kuat tentang kewaspadaan menghadapi dinamika global hingga ancaman perubahan iklim.
Kegiatan yang dipimpin langsung Wakapolres Takalar, Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si, itu diikuti oleh para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, hingga ASN. Sejak awal arahannya, Wakapolres menegaskan pentingnya menjaga kesiapsiagaan di tengah situasi yang terus berkembang.
Ia mengingatkan bahwa kondisi dunia saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, menurutnya, berpotensi memicu dampak berantai, khususnya pada sektor energi seperti bahan bakar minyak dan gas.
- BACA JUGA : Setu Cikaret Kembali Tenggelam, Warga Tagih Aksi Nyata Rudy Susmanto, Sidak Ditunggu!
- BACA JUGA : Polsek Manggala Ringkus Pencuri Baterai Tower, 28 Unit Diamankan
- BACA JUGA : Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Kalteng Ikuti Kemala Run 2026 di Bali, Dukung Campaign Charity for Indonesia
“Dampaknya bisa sampai ke daerah, termasuk gangguan distribusi atau ketersediaan energi. Ini harus kita antisipasi sejak dini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada ancaman cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dalam situasi seperti ini, Wakapolres menekankan pentingnya peran aktif kepolisian, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sumber edukasi bagi masyarakat.
Ia menginstruksikan seluruh personel untuk lebih gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum tentu benar, serta mampu menyikapi berbagai situasi dengan bijak.
Menutup arahannya, Kompol Alauddin Torki kembali menegaskan soal integritas. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk tetap profesional, menjunjung tinggi tanggung jawab, serta menghindari pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merusak kepercayaan publik.
Apel pagi tersebut menjadi penegas bahwa tantangan kepolisian ke depan tidak hanya berkutat pada keamanan lokal, tetapi juga menghadapi dampak dari isu global dan perubahan alam yang semakin kompleks.
(Aris)




