Medan, Sumut – Mitrapolri.com |
Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan melaksanakan sosialisasi Vaksin IRET bagi seluruh Kepala SMP se Kota Medan baik negeri maupun swasta.
Kegiatan tersebut berjalan selama 2 hari yaitu tanggal 20 dan 21 April 2026 di Aula Gedung B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan.
Pada kesempatan tersebut Katim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri, IPDA KUNTO ADI WIBOWO, SH, MH menyampaikan bahwa Radikalisme saat ini menjadikan pelajar dan remaja sebagai sasarannya. Tingginya aktifitas anak di Media Sosial dan game online seperti Roblox menjadikan anak dan pelajar menjadi kelompok rentan. Pada kesempatan tersebut juga IPDA KUNTO meminta kepada Para Kepala Sekolah SMP yang hadir untuk sama-sama melihat situasi dan kondisi ini menjadi ancaman yang serius bagi lingkungan pendidikan khususnya pelajar, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk mencegah penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di sekolah.
- BACA JUGA : Rakernis Fungsi Pamobvit, Kapolda Kalteng Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Pengamanan
- BACA JUGA : Satbinmas Polres Kotim Gembleng 47 Satpam PT Wilmar Group, Asah Kemampuan Lewat Drill Tongkat dan Borgol Polri
- BACA JUGA : TTI Mendesak semua Dinas SKPA Pemerintah Aceh Umumkan Paket Pengadaan pada Aplikasi SiRUP LKPP
Salah satu Kepala Sekolah yang hadir yaitu Kepala SMP IT Al Maarif, Kel. Terjun Kota Medan, SUTRISNO menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Densus 88 yang telah mensosialisasikan strategi pencegahan paham IRET (Intoleransi, Sosialisasi dan Radikalisme) bagi para kepala sekolah.
Disisi lain Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, ZURIANA juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya sosialisasi kepada seluruh kepala SMP yang telah hadir tentang bahaya radikalisme dan terorisme di lingkungan pelajar, dan pada kesempatan itu RIANA juga mengharapkan kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Kota Medan saja, tetapi bisa dilaksanakan di Dinas Pendidikan di Kabupaten Kota yang ada di Wilayah Sumatera Utara.
Pada penutupnya IPDA KUNTO mengharapkan pertemuan ini menjadi awal sinergitas antara Densus 88 dengan Seluruh SMP se-kota Medan dalam bekerja sama untuk mencegah penyebaran paham-paham IRET di Kalangan Pelajar.
(Ricardo)




