Mitra Polri
Kamis, Oktober 29, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Aksi penolakan izin pertambangan di Beutong Ateuh Nagan Raya. (Sumber Foto: Firhan Farabi)

Aksi penolakan izin pertambangan di Beutong Ateuh Nagan Raya. (Sumber Foto: Firhan Farabi)

Terkait Penolakan Tambang di Beutong Ateuh Nagan Raya, Internal Ipelmasra Terbelah

by mitrapolri.com
11 Juni 2026 | 17:19 WIB
in Aceh

Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com |

Dukungan yang disampaikan sebagian pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA) Banda Aceh di bawah kepemimpinan Muhammad Irsal Mumtazal terhadap rencana investasi Rp 200 Triliun di Kabupaten Nagan Raya menuai kritik dari masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, sejumlah kader IPELMASRA, dan tokoh masyarakat setempat.

Mereka menilai dukungan tersebut tidak dapat dianggap sebagai representasi seluruh mahasiswa Nagan Raya maupun seluruh kader IPELMASRA, karena masih terdapat perbedaan pandangan yang berkembang di internal organisasi dan di tengah masyarakat.

Demisioner IPELMASRA sekaligus Pemuda Beutong Ateuh Banggalang, Ismik, menyampaikan masyarakat tidak percaya terhadap narasi sebagian pengurus IPELMASRA yang menyebut investasi diperlukan agar masyarakat tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

Menurut Ismik, masyarakat Beutong Ateuh Banggalang telah berulang kali menolak investasi pertambangan di wilayah mereka. Karena itu, pernyataan dukungan sebagian pengurus IPELMASRA justru bertentangan dengan aspirasi warga yang terdampak langsung.

“Kami tidak percaya dengan narasi yang dibangun seolah-olah masih memikirkan kepentingan masyarakat. Jika benar ingin mendengar masyarakat, maka dengarkan suara masyarakat Beutong Ateuh Banggalang yang sejak awal telah menolak investasi pertambangan di wilayah ini,” ujar Ismik.

Ia menjelaskan, masyarakat selama ini hidup dari hasil alam yang dikelola turun-temurun. Komoditas kemiri dipanen setiap hari dan dijual tiap bulan dengan nilai ekonomi cukup besar. Selain itu, masih banyak hasil alam lain yang dinilai mampu memberi kesejahteraan tanpa mengorbankan lingkungan.

Karena itu, masyarakat lebih memilih mempertahankan sumber kehidupan yang terbukti memberi manfaat nyata, dibanding menerima investasi yang berpotensi mengancam ruang hidup dan keberlanjutan lingkungan.

ADVERTISEMENT

Ismik juga meminta pihak yang mendukung investasi tidak membawa nama seluruh mahasiswa Nagan Raya maupun seluruh kader IPELMASRA. Menurutnya, di internal organisasi banyak kader dan mahasiswa yang menolak rencana investasi tersebut.

“Jangan membawa nama mahasiswa Nagan Raya atau IPELMASRA secara keseluruhan. Faktanya, sebagian kader dan mahasiswa sangat jelas menolak investasi pertambangan di Beutong Ateuh Banggalang. Bahkan perbedaan pandangan di internal organisasi hingga saat ini masih menjadi perdebatan,” katanya.

  • BACA JUGA : Janjikan Nagan seperti Brunei, Pemuda Beutong Ateuh ingatkan TRK agar Bijak dalam Mengambil Keputusan

  • BACA JUGA : APEL Green Aceh: 334 Hektare Gambut Terbakar, 332 Titik Panas Terdeteksi di Nagan Raya

  • BACA JUGA : Gelombang Penolakan Izin Tambang Beutong Ateuh Nagan Raya Semakin Deras, TRK Sibuk Cari Dukungan

INTERNAL IPELMASRA TERBELAH

Hal senada disampaikan Wakil Ketua I IPELMASRA Banda Aceh, Teungku Syah Maulana Hilal. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengklaim sikap organisasi secara sepihak.

Menurut Hilal, perbedaan pandangan adalah realitas di tubuh IPELMASRA. Karena itu tidak tepat jika dukungan sebagian pengurus dianggap sebagai sikap seluruh kader dan mahasiswa.

“Jangan sesekali membawa nama IPELMASRA secara keseluruhan. Ada kader yang mendukung dan ada yang menolak. Perbedaan itu harus dihormati. Organisasi tidak boleh digunakan untuk mengklaim bahwa seluruh mahasiswa memiliki pandangan yang sama,” tegas Hilal.

Ismik menambahkan, jika sebagian pengurus IPELMASRA memilih mendukung investasi, itu hak mereka. Namun masyarakat yang menolak juga harus diberi ruang yang sama untuk menyampaikan pendapat tanpa intimidasi maupun serangan pribadi.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencampuri urusan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang dalam mempertahankan wilayah yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan lingkungan penting. Kawasan tersebut dikenal rentan bencana, sehingga setiap aktivitas yang mengubah kondisi lingkungan harus dipertimbangkan sangat hati-hati.

Desak IPELMASRA Tegas Berpihak

Tokoh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Rusli, mengaku kecewa terhadap sikap IPELMASRA saat ini yang dinilainya masih abu-abu dan terkesan menimbang tanpa keberpihakan jelas terhadap aspirasi masyarakat.

Menurut Rusli, organisasi mahasiswa seharusnya tegas ketika berhadapan dengan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat dan masa depan lingkungan.

Rusli menilai IPELMASRA saat ini berbeda dengan masa kepemimpinan Mutawali dan Jabal Abdul Salam. Pada periode itu, organisasi dinilai lebih dekat dengan aspirasi masyarakat serta lebih berani menyuarakan kepentingan rakyat Nagan Raya.

“Kami melihat perbedaan cukup nyata. IPELMASRA masa Mutawali dan Jabal Abdul Salam dikenal lebih tegas memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sementara hari ini organisasi terkesan masih menimbang dan belum menunjukkan sikap jelas,” ujar Rusli.

Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang menegaskan, penolakan terhadap investasi pertambangan bukan bentuk penolakan pembangunan. Mereka mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan penghormatan hak masyarakat lokal.

Namun setiap investasi yang masuk harus mendapat persetujuan masyarakat terdampak langsung, bukan diputuskan tanpa mempertimbangkan suara warga.

Sebagai penutup, masyarakat menegaskan dukungan terhadap investasi Rp200 triliun yang disampaikan Muhammad Irsal Mumtazal bersama sejumlah mahasiswa Nagan Raya adalah pandangan kelompok mereka sendiri. Sikap itu tidak mewakili seluruh mahasiswa Nagan Raya, seluruh kader IPELMASRA, maupun masyarakat Beutong Ateuh Banggalang.

“Jika versi yang dipimpin Muhammad Irsal Mumtazal dan diikuti beberapa mahasiswa Nagan Raya adalah mendukung investasi, maka itu hak mereka. Namun jika sebagian mahasiswa Nagan Raya, kader IPELMASRA, serta masyarakat Beutong Ateuh Banggalang memilih menolak investasi pertambangan, maka biarkan mereka menyampaikan penolakannya sesuai keyakinan dan aspirasi yang diperjuangkan. Jangan ada pihak yang mengatasnamakan seluruh mahasiswa maupun masyarakat untuk membenarkan satu pandangan,” tutup pernyataan tersebut.

(T. Ridwan, SH)

Share16SendShare

Berita Terkait

Koordinator TTI, Nasruddin Bahar
Aceh

TTI Pertanyakan Keterlambatan Proses Pembangunan Kampung Nelayan di Aceh, Pagu 25 Paket Capai Rp270,59 Miliar

28 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com| Transparansi Tender Indonesia (TTI) mempertanyakan proses pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh yang jadwal...

Read more
Transparansi Tender Indonesia (TTI) mengkritisi dominannya alokasi belanja operasi dalam Rancangan APBA Tahun Anggaran 2027
Aceh

TTI Kritik Dominasi Belanja Operasi RAPBA 2027: Buka Rincian Gaji, Tunjangan, dan Biaya Birokrasi

28 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) mengkritisi dominannya alokasi belanja operasi dalam Rancangan APBA Tahun Anggaran...

Read more
Kapolres Nagan Raya AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di halaman apel Polres Nagan Raya, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB
Aceh

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

26 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com| Kapolres Nagan Raya AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah...

Read more
Koordinator TTI, Nasruddin Bahar
Aceh

TTI Desak APH Usut Tuntas Dugaan Mark Up Pengadaan Pokir, Kejati Aceh Diminta Serius Telusuri Dugaan Terkait DPRA

24 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendesak aparat penegak hukum (APH) serius mengungkap dugaan penggelembungan harga...

Read more

Berita Terkini

Kalimantan Tengah

Momen Sumpah Pemuda, Kapolresta Palangka Raya Pimpin Upacara Peringatan

29 Oktober 2026 | 07:16 WIB
Kalimantan Tengah

Empati dengan Warga, Gerakan Bhayangkari Peduli Polresta Palangka Raya Hadir untuk Serahkan Bansos

29 Oktober 2026 | 07:12 WIB
Kalimantan Tengah

Kumpul Bareng Masyarakat Desa Pasir Panjang, Kapolda Kalteng Serap Aspirasi Warga dari Karhutla hingga Narkoba

29 Oktober 2026 | 07:07 WIB
Kalimantan Tengah

Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Kalteng Luncurkan 16 Drone Patroli Udara

29 Oktober 2026 | 07:04 WIB
Kalimantan Tengah

Rotasi Jabatan, Polres Kotim Gelar Upacara Pelantikan Wakapolres dan Kasihumas serta Serah Terima Jabatan Kapolsek Jajaran

29 Oktober 2026 | 07:02 WIB
Sumatera Utara

Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan, Korem 022/PT Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026

29 Oktober 2026 | 06:58 WIB
Kalimantan Tengah

Wujud Kepedulian TNI, Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Bantu Anak Belajar di Sela Perehaban RTLH

29 Oktober 2026 | 06:55 WIB
Kalimantan Tengah

Peduli Dampak Kemarau, Satlantas Polres Seruyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Sungai Undang

29 Oktober 2026 | 06:53 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolres Seruyan Pimpin Peringatan Sumpah Pemuda, Tekankan Semangat Pengabdian

29 Oktober 2026 | 06:49 WIB
Kalimantan Tengah

Dandim 1016/Plk Dampingi Pangdam XXII/TB Salurkan Bantuan Presiden kepada Masyarakat Terdampak Karhutla

28 Oktober 2026 | 07:59 WIB
Kalimantan Tengah

Percepat Penanganan Karhutla di Katingan, Kapolda Kalteng Siapkan Langkah Solutif dan Motivasi Relawan

28 Oktober 2026 | 07:56 WIB
Nasional

Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

28 Oktober 2026 | 07:53 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini