Mitra Polri
Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Aksi penolakan izin pertambangan di Beutong Ateuh Nagan Raya. (Sumber Foto: Firhan Farabi)

Aksi penolakan izin pertambangan di Beutong Ateuh Nagan Raya. (Sumber Foto: Firhan Farabi)

Terkait Penolakan Tambang di Beutong Ateuh Nagan Raya, Internal Ipelmasra Terbelah

by mitrapolri.com
11 Juni 2026 | 17:19 WIB
in Aceh

Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com |

Dukungan yang disampaikan sebagian pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA) Banda Aceh di bawah kepemimpinan Muhammad Irsal Mumtazal terhadap rencana investasi Rp 200 Triliun di Kabupaten Nagan Raya menuai kritik dari masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, sejumlah kader IPELMASRA, dan tokoh masyarakat setempat.

Mereka menilai dukungan tersebut tidak dapat dianggap sebagai representasi seluruh mahasiswa Nagan Raya maupun seluruh kader IPELMASRA, karena masih terdapat perbedaan pandangan yang berkembang di internal organisasi dan di tengah masyarakat.

Demisioner IPELMASRA sekaligus Pemuda Beutong Ateuh Banggalang, Ismik, menyampaikan masyarakat tidak percaya terhadap narasi sebagian pengurus IPELMASRA yang menyebut investasi diperlukan agar masyarakat tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

Menurut Ismik, masyarakat Beutong Ateuh Banggalang telah berulang kali menolak investasi pertambangan di wilayah mereka. Karena itu, pernyataan dukungan sebagian pengurus IPELMASRA justru bertentangan dengan aspirasi warga yang terdampak langsung.

“Kami tidak percaya dengan narasi yang dibangun seolah-olah masih memikirkan kepentingan masyarakat. Jika benar ingin mendengar masyarakat, maka dengarkan suara masyarakat Beutong Ateuh Banggalang yang sejak awal telah menolak investasi pertambangan di wilayah ini,” ujar Ismik.

Ia menjelaskan, masyarakat selama ini hidup dari hasil alam yang dikelola turun-temurun. Komoditas kemiri dipanen setiap hari dan dijual tiap bulan dengan nilai ekonomi cukup besar. Selain itu, masih banyak hasil alam lain yang dinilai mampu memberi kesejahteraan tanpa mengorbankan lingkungan.

Karena itu, masyarakat lebih memilih mempertahankan sumber kehidupan yang terbukti memberi manfaat nyata, dibanding menerima investasi yang berpotensi mengancam ruang hidup dan keberlanjutan lingkungan.

ADVERTISEMENT

Ismik juga meminta pihak yang mendukung investasi tidak membawa nama seluruh mahasiswa Nagan Raya maupun seluruh kader IPELMASRA. Menurutnya, di internal organisasi banyak kader dan mahasiswa yang menolak rencana investasi tersebut.

“Jangan membawa nama mahasiswa Nagan Raya atau IPELMASRA secara keseluruhan. Faktanya, sebagian kader dan mahasiswa sangat jelas menolak investasi pertambangan di Beutong Ateuh Banggalang. Bahkan perbedaan pandangan di internal organisasi hingga saat ini masih menjadi perdebatan,” katanya.

  • BACA JUGA : Janjikan Nagan seperti Brunei, Pemuda Beutong Ateuh ingatkan TRK agar Bijak dalam Mengambil Keputusan

  • BACA JUGA : APEL Green Aceh: 334 Hektare Gambut Terbakar, 332 Titik Panas Terdeteksi di Nagan Raya

  • BACA JUGA : Gelombang Penolakan Izin Tambang Beutong Ateuh Nagan Raya Semakin Deras, TRK Sibuk Cari Dukungan

INTERNAL IPELMASRA TERBELAH

Hal senada disampaikan Wakil Ketua I IPELMASRA Banda Aceh, Teungku Syah Maulana Hilal. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengklaim sikap organisasi secara sepihak.

Menurut Hilal, perbedaan pandangan adalah realitas di tubuh IPELMASRA. Karena itu tidak tepat jika dukungan sebagian pengurus dianggap sebagai sikap seluruh kader dan mahasiswa.

“Jangan sesekali membawa nama IPELMASRA secara keseluruhan. Ada kader yang mendukung dan ada yang menolak. Perbedaan itu harus dihormati. Organisasi tidak boleh digunakan untuk mengklaim bahwa seluruh mahasiswa memiliki pandangan yang sama,” tegas Hilal.

Ismik menambahkan, jika sebagian pengurus IPELMASRA memilih mendukung investasi, itu hak mereka. Namun masyarakat yang menolak juga harus diberi ruang yang sama untuk menyampaikan pendapat tanpa intimidasi maupun serangan pribadi.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencampuri urusan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang dalam mempertahankan wilayah yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan lingkungan penting. Kawasan tersebut dikenal rentan bencana, sehingga setiap aktivitas yang mengubah kondisi lingkungan harus dipertimbangkan sangat hati-hati.

Desak IPELMASRA Tegas Berpihak

Tokoh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Rusli, mengaku kecewa terhadap sikap IPELMASRA saat ini yang dinilainya masih abu-abu dan terkesan menimbang tanpa keberpihakan jelas terhadap aspirasi masyarakat.

Menurut Rusli, organisasi mahasiswa seharusnya tegas ketika berhadapan dengan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat dan masa depan lingkungan.

Rusli menilai IPELMASRA saat ini berbeda dengan masa kepemimpinan Mutawali dan Jabal Abdul Salam. Pada periode itu, organisasi dinilai lebih dekat dengan aspirasi masyarakat serta lebih berani menyuarakan kepentingan rakyat Nagan Raya.

“Kami melihat perbedaan cukup nyata. IPELMASRA masa Mutawali dan Jabal Abdul Salam dikenal lebih tegas memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sementara hari ini organisasi terkesan masih menimbang dan belum menunjukkan sikap jelas,” ujar Rusli.

Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang menegaskan, penolakan terhadap investasi pertambangan bukan bentuk penolakan pembangunan. Mereka mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan penghormatan hak masyarakat lokal.

Namun setiap investasi yang masuk harus mendapat persetujuan masyarakat terdampak langsung, bukan diputuskan tanpa mempertimbangkan suara warga.

Sebagai penutup, masyarakat menegaskan dukungan terhadap investasi Rp200 triliun yang disampaikan Muhammad Irsal Mumtazal bersama sejumlah mahasiswa Nagan Raya adalah pandangan kelompok mereka sendiri. Sikap itu tidak mewakili seluruh mahasiswa Nagan Raya, seluruh kader IPELMASRA, maupun masyarakat Beutong Ateuh Banggalang.

“Jika versi yang dipimpin Muhammad Irsal Mumtazal dan diikuti beberapa mahasiswa Nagan Raya adalah mendukung investasi, maka itu hak mereka. Namun jika sebagian mahasiswa Nagan Raya, kader IPELMASRA, serta masyarakat Beutong Ateuh Banggalang memilih menolak investasi pertambangan, maka biarkan mereka menyampaikan penolakannya sesuai keyakinan dan aspirasi yang diperjuangkan. Jangan ada pihak yang mengatasnamakan seluruh mahasiswa maupun masyarakat untuk membenarkan satu pandangan,” tutup pernyataan tersebut.

(T. Ridwan, SH)

Share15SendShare

Berita Terkait

Ketua Kelompok Pedagang Asongan Pelabuhan Ulee Lheue, Heri, bersama perwakilan rekan seprofesinya berkunjung ke kantor Baitulmal Aceh untuk menyampaikan harapan demi meningkatkan taraf ekonomi keluarga mereka.
Aceh

Ketua Kelompok Pedagang Asongan Pelabuhan Ulee Lheue Kunjungi Baitulmal Aceh

29 Juli 2026 | 00:02 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com| Semangat warga kecil yang berjuang mencari rezeki mendapat sambutan hangat dari pimpinan Baitulmal Aceh. Ketua...

Read more
kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, Spd melakukan gebrakan dengan melaksanakan gotong royong bersama seluruh staf di dinas tersebut.
Aceh

Gebrakan Minggu Pertama Menjabat Kadis DLHK Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd Benahi Taman Kota

28 Juli 2026 | 22:44 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Seminggu pasca dilantik sebagai kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya,...

Read more
Teuku Abdul Hannan (Pemerhati Pengadaan Barang/Jasa)
Aceh

Reza Syahputra selaku PPK Imigrasi Lhokseumawe, atas Dasar Hukum Apa Menandatangani Kontrak PT Gading Multi Koalisi?

27 Juli 2026 | 07:54 WIB

oleh : Teuku Abdul Hannan (Pemerhati Pengadaan Barang/Jasa) DARI HPS RP1,3 MILIAR MENUJU PROSES PENETAPAN PEMENANG Dalam opini sebelumnya yang...

Read more
Koordinator TTI, Nasruddin Bahar.
Aceh

TTI: Pantau Rekaman CCTV Seluruh SPBU, Modus Pemasok BBM ke Tambang Ilegal Akan Terbongkar

24 Juli 2026 | 21:31 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) meminta aparat penegak hukum bersama Pertamina segera memeriksa dan mengaudit...

Read more

Berita Terkini

Aceh

Ketua Kelompok Pedagang Asongan Pelabuhan Ulee Lheue Kunjungi Baitulmal Aceh

29 Juli 2026 | 00:02 WIB
Kalimantan Tengah

Polda Kalteng Berikan Trauma Healing bagi Personel Satgas Aman Nusa II

28 Juli 2026 | 23:54 WIB
Kalimantan Tengah

Polda Kalteng Ajak Masyarakat Doa Bersama Memohon Turunnya Hujan

28 Juli 2026 | 23:38 WIB
Kalimantan Tengah

Sambut Kunjungan Kapolda, Polsek Sabangau Pastikan Pengecekan Posko Karhutla Berjalan Aman

28 Juli 2026 | 23:29 WIB
Kalimantan Tengah

Wakapolres Seruyan Pimpin Warta Award TW II 2026, Apresiasi Peran Media

28 Juli 2026 | 23:07 WIB
Aceh

Gebrakan Minggu Pertama Menjabat Kadis DLHK Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd Benahi Taman Kota

28 Juli 2026 | 22:44 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolda Kalteng Ingatkan Sanksi Pidana Pembakaran Lahan

28 Juli 2026 | 09:21 WIB
Kalimantan Tengah

Pelayanan Kesehatan Hadir di Sekolah, Rumkit Bhayangkara Layani Pelajar SMA Muhammadiyah Palangka Raya

28 Juli 2026 | 08:41 WIB
Kalimantan Tengah

Unit Reskrim Polsek Ketapang Ungkap Peredaran Sabu dan Ganja di Hotel Pondok Family

28 Juli 2026 | 08:43 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolres Seruyan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Penanganan Karhutla yang Profesional dan Tegas

28 Juli 2026 | 08:46 WIB
Kalimantan Tengah

Pamapta I SPKT Polresta Palangka Raya tadi Pimpin Apel Serah Terima Piket Satfung

28 Juli 2026 | 08:48 WIB
Sumatera Selatan

Polda Sumsel Selamatkan Jutaan Liter Aset Negara, Kapolda Tekankan Ketahanan Energi Nasional

28 Juli 2026 | 08:48 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini