Simalungun, Sumut – Mitrapolri.com|
Komitmen membangun pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing di Kabupaten Simalungun terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Berawal dari koordinasi yang dilakukan Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, gagasan penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tingkat SMP se-Kabupaten Simalungun Tahun 2026 yang akan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Simalungun Tahun 2026 mendapat dukungan penuh sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan membangun budaya prestasi di lingkungan sekolah.
Sebagai tindak lanjut dari koordinasi tersebut, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Simalungun mengundang Ketua Umum KPKM RI, Hunter D. Samosir, bersama panitia Ricardo Nainggolan untuk memaparkan secara langsung konsep, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan LCC kepada seluruh Kepala SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Simalungun.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan itu secara resmi dibuka oleh Kasi Kelembagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Niat Liharman Purba, yang hadir mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. Kehadiran Dinas Pendidikan menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi antara pemerintah, MKKS, dan KPKM RI dalam menghadirkan program pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas akademik peserta didik.
Usai pembukaan, pengurus MKKS memberikan kesempatan kepada Ketua Umum KPKM RI, Hunter D. Samosir, untuk menyampaikan pemaparan mengenai sejarah organisasi, visi dan misi, serta komitmen KPKM RI dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan.
Dalam paparannya, Hunter menjelaskan bahwa KPKM RI tidak hanya berfokus pada fungsi pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan, tetapi juga memiliki komitmen membangun dunia pendidikan melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan.
“KPKM RI meyakini bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kolaborasi seluruh elemen. Karena itu, selain menjalankan fungsi pengawasan, kami menghadirkan program-program yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya Lomba Cerdas Cermat. Program ini telah kami laksanakan secara rutin di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI dan kini telah memasuki tahun kelima. Harapan kami, melalui dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda pendidikan tahunan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Hunter D. Samosir.
Hunter juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun dan MKKS SMP Kabupaten Simalungun atas kepercayaan yang diberikan kepada KPKM RI untuk mempresentasikan program tersebut di hadapan para kepala sekolah.
- BACA JUGA : KPKM-RI: Presiden Prabowo Subianto Diminta Mendengar Jeritan Guru Honorer, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Harus Segera Mengevaluasi Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025 Demi Keadilan Guru Honorer
- BACA JUGA : Kapolda Kalteng Tinjau Penanganan Karhutla di Sampit, Prioritaskan Pemadaman di Titik Terbakar
- BACA JUGA : Ketua LIN Aceh Apresiasi Prestasi Adif Fata Amrullah, Dorong Semangat Pelajar Aceh Berprestasi
Selanjutnya, Ricardo Nainggolan selaku panitia pelaksana memaparkan secara rinci seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, jadwal perlombaan, sistem pertandingan, materi lomba, tata tertib, hingga mekanisme penilaian yang telah disusun secara profesional, objektif, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“LCC ini bukan sekadar ajang mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah membangun budaya belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, memperkuat kerja sama tim, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan peserta didik. Kami berharap seluruh kepala sekolah dapat memberikan dukungan dengan mengirimkan delegasi terbaiknya sehingga pelaksanaan LCC yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Simalungun Tahun 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan dunia pendidikan Kabupaten Simalungun,” jelas Ricardo Nainggolan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MKKS SMP Kabupaten Simalungun, Lamhot Saragih, bersama seluruh pengurus MKKS menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan LCC Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya akademik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Simalungun.
“MKKS SMP Kabupaten Simalungun mendukung sepenuhnya pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat ini. Kami mengajak seluruh Bapak dan Ibu Kepala SMP, baik negeri maupun swasta, untuk berpartisipasi aktif dengan mengirimkan peserta terbaik dari sekolah masing-masing. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, memperkuat budaya belajar, dan meningkatkan prestasi peserta didik. Dengan dukungan seluruh kepala sekolah, kami optimistis LCC Piala Bupati Simalungun Tahun 2026 akan menjadi agenda pendidikan yang membanggakan Kabupaten Simalungun,” tegas Lamhot Saragih.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun atas dukungan yang diberikan terhadap kegiatan tersebut serta kepada KPKM RI yang telah menghadirkan program pembinaan akademik secara berkelanjutan.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para kepala sekolah memberikan berbagai masukan sekaligus menyatakan kesiapan untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan. Antusiasme yang terlihat mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan organisasi masyarakat.
Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tingkat SMP se-Kabupaten Simalungun Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4–5 September 2026 dan akan menjadi salah satu kompetisi akademik bergengsi di Kabupaten Simalungun dengan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Simalungun Tahun 2026.
Melalui sinergi yang dibangun antara Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, MKKS SMP Kabupaten Simalungun, dan KPKM RI, kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi tonggak penguatan budaya prestasi, karakter, dan kolaborasi dalam dunia pendidikan. Di tengah berbagai tantangan pendidikan saat ini, kerja sama tersebut menjadi pesan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan komitmen bersama, sehingga setiap siswa di Kabupaten Simalungun memperoleh ruang untuk berkembang, berprestasi, dan menjadi generasi penerus yang siap menghadapi masa depan.
(Ricardo)




