OKI, Sumsel – Mitrapolri.com |
Sebanyak 75 personel Polres Ogan Komering Ilir (OKI) mengikuti ujian bela diri Polri sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat di lingkungan Polres OKI, Senin (27/4/2026).
Ujian bela diri ini merupakan bagian penting dalam rangkaian persyaratan administrasi dan kompetensi bagi anggota Polri yang akan memperoleh kenaikan pangkat. Selain sebagai bentuk evaluasi kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memastikan setiap personel memiliki kesiapan fisik, mental, serta keterampilan dasar yang mumpuni dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.
Pelaksanaan ujian melibatkan tim penguji dari Polda Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Kompol Sabur, S.Ag. Kehadiran tim penguji dari tingkat Polda bertujuan untuk menjamin proses penilaian berlangsung objektif, transparan, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dalam ujian tersebut, para peserta menjalani sejumlah tahapan penilaian, mulai dari pemanasan, demonstrasi teknik dasar bela diri Polri, hingga simulasi pengendalian situasi. Aspek yang dinilai meliputi penguasaan teknik, ketahanan fisik, kelincahan, ketepatan gerakan, serta disiplin selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa ujian bela diri bukan sekadar formalitas dalam proses kenaikan pangkat. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.
- BACA JUGA : Beri Arahan dan Cek Kesiapan Penanganan Karhutla Polres Kotim, Ini Penekanan Wakapolda Kalteng
- BACA JUGA : Polsek Bukit Batu Hadiri Tasyakuran Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 di Lapas Kelas IIA Palangka Raya
- BACA JUGA : Press Release Polres Labuhanbatu Pengungkapan Tindak Pidana Selama Priode Bulan Januari 2026 s/d April 2026
“Ujian ini tidak hanya menjadi syarat administrasi untuk kenaikan pangkat, tetapi juga sebagai langkah untuk memastikan setiap anggota memiliki kemampuan dasar bela diri yang memadai dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.
Menurutnya, kemampuan bela diri merupakan salah satu kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Polri. Hal ini sangat penting, terutama dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan yang menuntut kesiapan fisik, ketangguhan mental, serta kemampuan bertindak cepat dan tepat dalam berbagai situasi.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kompetensi personel harus dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.
“Kami berharap seluruh personel mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh, menunjukkan kemampuan terbaik, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan ujian bela diri ini, Polres OKI tidak hanya mempersiapkan personel untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat, tetapi juga memperkuat kapasitas dan kualitas anggota dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Dengan kompetensi yang terus diasah dan ditingkatkan, diharapkan seluruh personel Polres OKI semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus mampu mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.
(Alimusa)




