Simalungun, Sumut – Mitrapolri.com|
Komando Resor Militer 022/Pantai Timur menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara berlangsung khidmat yang dilaksanakan bertempat di Lapangan Jenderal Besar Sudirman Jalan Asahan KM 3,5, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Senin (17/08/2026).
Upacara dipimpin oleh Kasi Log Kasrem 022/Pantai Timur Letkol Inf Mangatur Syahrudin Sianturi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, serta dihadiri oleh para Kasi Korem 022/PT, Kasat Disjan Rem 022/PT, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Jajaran Korem 022/PT.
Dalam amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE, M.Si., yang dibacakan oleh Kasi Log Kasrem 022/PT menyampaikan ucapan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.
“Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” saya mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI untuk mewujudkan tema tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, disiplin, dan nyata, serta selalu memberikan pengabdian terbaik bagi Bangsa dan Negara.
- BACA JUGA : Danrem 022/Pantai Timur Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Pematangsiantar
- BACA JUGA : Pupuk Semangat Proklamasi, Kapolresta dan Ketua Bhayangkari Hadiri Upacara di Kantor Wali Kota
- BACA JUGA : Momen Hari Proklamasi, Polresta Palangka Raya Selenggarakan Upacara Bendera
Panglima TNI juga menegaskan bahwa tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin. Seluruh prajurit dan PNS TNI diminta menghindari berbagai bentuk pelanggaran, seperti judi online, Narkoba, desersi, diizinkan, hingga tindakan indisipliner lainnya.
“Jangan biarkan kesalahan individu merusak nama baik satuan dan institusi TNI,”tegasnya.
Selain itu, Panglima TNI menekankan pentingnya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Prajurit juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, propaganda, maupun informasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Panglima TNI menyiapkan seluruh ekosistem untuk terus meningkatkan operasional kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap bentuk ancaman, gangguan keamanan, maupun bencana alam.
(Ricardo)




