Pematangsiantar, Sumut – Mitrapolri.com
Satu unit ruko milik Samuel Aloysius Silaen yang beralamat di Jalan Kartini Bawah, Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar nyaris hangus terbakar, pada Hari Kamis (25/11/2021) Siang sekira pukul 14.00 Wib.
Hal itu dibenarkan oleh Kabid Pemadam Kebakaran Pemko Pematangsiantar, saat dihubungi Awak media Mitrapolri.com yang sedang berada dilokasi, pada Hari Kamis (25/11/2021) sore sekira pukul 16.00 Wib.

“Awalnya pihaknya mendapatkan informasi adanya satu unit ruko yang beralamat di Jalan Kartini Bawah mengalami kebakaran. Mendengar informasi tersebut pihaknya langsung menuju lokasi,” ucap Kabid Pemadam Kebakaran Pemko Pematangsiantar Josua Haloho.
Setiba di lokasi, kata Josua pihaknya melakukan pemadaman api dan berhasil di padamkan, sehingga api tidak cepat membesar dan tidak mengenai bangunan lainnya.
“Jadi anggota tadi sigap, sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak merembes ke bangunan lainnya,” tegasnya..
“Dikatakan Josua Haloho selaku Kabid Pemadam Kebakaran Pemko Pematangsiantar, penyebab terjadinya kebakaran tersebut belum diketahui pasti, namun menurut keterangan yang diperoleh pihaknya disebabkan karena arus pendek listrik,” tutupnya mengakhiri.
Sementara itu, menurut keterangan warga saat di lokasi saat ditemui wartawan, Kamis (25/11) sekira pukul 15.00 WIB menyebut kebakaran tersebut diduga karena Konslet Listrik.
“Kayaknya itu karena Konslet Listrik bang, soalnya apinya berasal dari balik plafon rumah,” ujar Ayu Hafizah (25) yang merupakan warga setempat.
Diceritakan dia, awalnya segumpal asap keluar dari dalam satu unit ruko yang dijadikan tempat Foto Copi dan tempat penjualan alat-alat tulis.

Selanjutnya, dibantu dengan warga setempat seluruh peralatan dan barang-barang yang ada didalam ruko dibantu diselamatkan oleh warga setempat. Tidak beberapa lama kemudian berkisar tiga unit Mobil Kebakaran Milik Pemkot Siantar tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.
Beruntung dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja yang ditaksir mencapai Rp Puluhan Juta rupiah.
Sementara itu, tepatnya di lokasi kejadian Kapolsek Siantar Barat Iptu Ringgas Lubis enggan dikonfirmasi wartawan meskipun sudah dilokasi.
Bahkan Iptu Ringgas Lubis menyuruh wartawan untuk mengkonfirmasi terkait hal tersebut kepada Humas Polres Siantar, meskipun dirinya di lokasi kejadian.
“Konfirmasi aja ya bang sama humas,” ujarnya menolak wartawan saat hendak di wawancarai.
(LEO)




