Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Kemacetan di Kecamatan Citeureup
seolah sudah menjadi pemandangan rutin setiap hari. Salah satu penyebab utamanya adalah kendaraan yang diparkir sembarangan di badan jalan, terutama oleh sejumlah sopir angkot.
Jalan yang seharusnya bisa dilalui dengan lancar justru menyempit karena dijadikan tempat ngetem. Yang lebih ironis, kejadian ini berlangsung tepat di depan kantor Polsek dan tidak jauh dari kantor kecamatan. Setiap hari terlihat jelas, namun seolah dibiarkan begitu saja.
- BACA JUGA : TTI Paparkan hasil Kajian Tentang Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Provinsi Aceh Belum Sesuai Harapan
- BACA JUGA : Bersama Membangun Desa, Perangkat Desa dan Tenaga Kesehatan Pinolih Gelar Buka Bersama
- BACA JUGA : Warga Desa Sekayan Indragiri Hilir Diintimidasi Kelompok Preman yang Berupaya Kuasai Lahan
Masyarakat tentu bertanya: di mana peran pengawasan dari pihak terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan aparat kepolisian? Aturan lalu lintas seharusnya ditegakkan, bukan hanya menjadi tulisan di atas kertas.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, kemacetan akan semakin parah dan ketertiban lalu lintas hanya akan menjadi wacana. Sudah saatnya ada tindakan tegas dan nyata, bukan sekadar pembiaran. Citeureup butuh ketertiban, bukan kemacetan yang dipelihara setiap hari.
(RH)




