Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Persoalan stunting menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Nagrak, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Melalui Musyawarah Desa (Musdes) Rembug Stunting, Selasa, 29 September 2026, pemerintah desa bersama berbagai unsur terkait mulai memetakan langkah penanganan yang diharapkan masuk dalam perencanaan program kerja tahun 2027.
Musdes yang digelar di Aula Desa Nagrak tersebut bukan sekadar forum menyampaikan usulan. Persoalan pertumbuhan dan kesehatan anak menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan, mengingat pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga dan masyarakat secara bersama-sama.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Gunungputri, Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Pendamping Desa, Babinkamtibmas, Kepala Puskesmas beserta tenaga medis, Bidan Desa, unsur masyarakat serta jajaran staf Pemerintah Desa Nagrak.
Dalam arahannya, Kepala Desa Nagrak menekankan pentingnya hasil musyawarah menjadi pijakan dalam menyusun program pembangunan Desa Nagrak tahun 2027. Berbagai usulan masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai catatan rapat, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang terencana dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Stunting pun didorong masuk dalam jajaran program prioritas desa.
Menurut Kepala Desa, persoalan stunting membutuhkan perhatian bersama dan langkah yang berkesinambungan. Karena itu, pemerintah desa mendorong agar penanganannya menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa tahun mendatang.
Sementara itu, Kepala Puskesmas memberikan pemaparan mengenai stunting secara lebih mendalam. Dijelaskan bahwa stunting berkaitan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kondisi kekurangan gizi yang berlangsung dalam waktu lama, sehingga pertumbuhan anak tidak optimal sesuai usianya.
Penjelasan tenaga kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam membuka pemahaman masyarakat bahwa persoalan stunting bukan semata-mata masalah tinggi badan anak, tetapi berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan yang perlu dicegah sejak dini.
Musdes Rembug Stunting Desa Nagrak akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan dan masyarakat.
Kini tantangannya adalah bagaimana hasil musyawarah tersebut benar-benar diwujudkan dalam program kerja 2027 yang konkret, tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting di Desa Nagrak.
(RH)




