Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Di tengah penyesuaian Anggaran, Pemerintah Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, tetap menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2026 kepada 82 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran untuk periode Januari hingga April ini berlangsung di Aula Kantor Desa Lulut, Jumat (17/04/2026), dengan suasana tertib dan penuh kepedulian.

Meski nominal bantuan mengalami penyesuaian cukup signifikan, komitmen pemerintah desa untuk menjaga jumlah penerima tetap utuh tak goyah. Setiap KPM kini menerima Rp150.000 per bulan, atau total Rp600.000 untuk empat bulan yang disalurkan sekaligus.
Kepala Desa Lulut, Udin, menegaskan bahwa perubahan hanya terjadi pada besaran bantuan, bukan pada jumlah penerima yang mayoritas merupakan warga lanjut usia (lansia).
“Jangan sampai ada kesalahpahaman di masyarakat. Penerima tetap 82 KPM, tidak ada yang dikurangi. Yang berubah hanya nominalnya, dari Rp300.000 menjadi Rp150.000 per bulan,” tegas Udin di hadapan warga.
- BACA JUGA : Kurve Serta Silaturahmi Ulama, Pemdes Karanggan Perkuat Kekompakan dan Spirit Kebersamaan
- BACA JUGA : Rakor Forum LLAJ Kalteng, Satlantas Polresta Palangka Raya Fokuskan Penanggulangan Laka Lantas
- BACA JUGA : “Ratakan Sumut” Gaungkan Anti IRET, 500 Sekolah Ikuti Sosialisasi Daring
Penyaluran ini turut dihadiri unsur Kecamatan Klapanunggal, BPD, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, serta perangkat desa lainnya, memastikan proses berjalan transparan dan tepat sasaran.
Udin juga memastikan bahwa seluruh penerima telah melalui proses verifikasi ketat dan benar-benar berasal dari kalangan yang membutuhkan, khususnya lansia yang rentan secara ekonomi.
“Kami pastikan bantuan ini jatuh ke tangan yang tepat. Lansia menjadi prioritas utama karena mereka yang paling membutuhkan perhatian,” tambahnya.
Meski nominal berkurang, harapan tetap digantungkan pada bantuan ini agar mampu sedikit meringankan beban hidup para penerima di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.
“Gunakan bantuan ini sebaik mungkin untuk kebutuhan pokok. Semoga bisa membantu, walau tidak besar, tapi tetap berarti,” tutup Udin.
Pemerintah Desa Lulut menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran bantuan, agar program BLT-DD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
(RH)




