Mitra Polri
Selasa, Oktober 13, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Sumatera Utara
Julpadli Simamora

Julpadli Simamora

Julpadli Simamora: Indonesia Emas 2045 dan Belenggu Kapitalisme

by mitrapolri.com
12 Desember 2024 | 19:09 WIB
in Sumatera Utara

Medan, Sumut – Mitrapolri.com |

Indonesia adalah salah satu Negara berkembang yang saat ini menjadi pusat perhatian dunia kenapa tidak, ditengah ketegangan Geo Politik Internasional dan kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu. Indonesia melalui pidato Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia akan suwa sembada pangan dan energy melalui Hilirisasi. Melalui pidato Prabowo tersebut menciptakan rasa optpisme rakyat Indonesia untuk mencapai Indonesia Emas 2045 yang sudah di gaung-gaungkan sejak pemerintahan Joko Widodo.

Tahun 2045 akan menjadi momen bersejarah bagi Indonesia, pasalnya Indonesia memperingati 100 (seratus) tahun Indonesia merdeka. Momen ini tidak hanya tentang perayaan simbolis saja, tetapi juga sebagai evaluasi apakah visi Indonesia Indonesia meciptakan masyarakat yang adil dan makmur akan tercapai. Pada periode tersebut generasi muda yang akan mendominasi populasi usia produktif, memiliki tanggung jawab besar untuk menerbangkan bangsa Indonesia ke masa depan yang jauh lebih baik.

Saat ini, Indonesia berada pada masa bonus demografi, yaitu situasi dimana jumlah penduduk usia kerja lebih besar dibandingkan yang tidak produktif, tentu kondisi ini menawarkan peluang yang sangat luar biasa untuk percepatan kemajuan ekonomi nasional. Akan tetapi, jika tidak dikelola dengan baik resiko seperti kemiskinan, pengangguran dapat menghambat semua potensi tersebut. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, sistem pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan mengelolaan ekonomi yang inklusif harus menjadi prioritas.

ADVERTISEMENT

Visi Indonesia Emas 2045

Indonesia memiliki visi Indonesia Emas 2045 Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan. Dalam dokumen Indonesia Emas 2045, tertuang beberapa sasaran utama yakni menjadi negara berpendapatan tinggi, tingkat kemiskinan menuju 0%, kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional meningkat, daya saing sumber daya manusia (SDM) meningkat.

Menuju Indonesia Emas 2045 tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan, sebab, untuk mencapai Indonesia Emas 2045, Indonesia harus mampu keluar dari belenggu kemiskinan dan menjadi Negara yang berdikari dan berpendapatan tinggi, selain itu, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu syarat mutlak untuk mencapai rencana tersebut.

Di negara mana pun, SDM menjadi salah motor penggerak pembangunan. Arah kebijakan yang ditempuh untuk menghasilkan SDM berkualitas adalah peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan, pengembangan, sikap dan etos kerja, penguasaan teknologi, inovasi dan kreativitas serta kesehatan. Kualitas SDM saat ini akan menentukan Indonesia akan menjadi negara berpendapatan tinggi atau akan terjebak selamanya di negara berpendapatan menengah middle income trap (MIT).

ADVERTISEMENT

Selama hampir 3 dekade, Indonesia terjebak dalam kategori negara bependapatan menengah atau sering disebut sebagai middle income trap. Data BPS akhir Agustus 2024 menunjukkan dominasi penduduk kelas menengah dan menuju kelas menengah yang mencapai 66,35 persen dari total penduduk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan (sustainable) masih menjadi tantangan utama. Selama 20 tahun terakhir, Indonesia belum pernah mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen per tahun. Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,7 persen menjadi tantangan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

  • BACA JUGA : Polrestabes Medan Bakar Barak Narkoba di Sei Mencirim

  • BACA JUGA : Peringati Hari Juang TNI AD, Kodim 0402/OKI Ziarah Rombongan

  • BACA JUGA : Kapolri Lapor Capaian Desk Berantas Narkoba ke Prabowo Selamatkan 10 Juta Jiwa

Selain itu, Indonesia saat ini masih mempunyai segudang pekerjaan rumah yang harus segera di selesaikan, jika ingin mencapai Indonesia Emas 2045 salah satunya yakni kemiskinan. Kemiskinan di Indonesia pada maret 2024 masih menyentuh angka 25,22 juta orang, turun 0,68 juta orang. Angka ini tentunya bukan kabar baik untuk rakyat Indonesia, sehingga untuk mencapai Indonesia Emas 2045 angka kemiskinan 0% masih perlu terobosan-terobosan yang lebih terukur dari pemerintah dalam percepatan pengentasan kemiskinan tersebut.

Belenggu Kapitalisme dan Indonesia Emas 2024.

Saat sekarang ini kondisi dunia sedang menuju era Society 5.0 dimana konsep ini mengidealkan kehidupan manusia itu dipermudah dengan adanya teknologi. Society 5.0 ini adalah sebuah konsep yang memungkinkan umat manusia menggunakan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern seperti AI (Artificial Intelligence) dan robot untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebuah kondisi yang tidak dapat dihindari lagi, bahwa teknologi kini akan menguasai umat manusia jika tidak dapat dikendalikan dengan baik. Lalu timbul pertanyaan, apakah Society 5.0 ini merupakan murni perkembangan zaman atau memang sebuah disain sekelompok orang untuk menguasai dunia? Untuk menjawab pertanyaan ini tentunya akan banyak asumsi atau pandangan dari berbagai pihak, namun penulis memberikan pandangan sedikit bahwa Society 5.0 merupakan agenda sekelompok orang yang menginginkan dunia bersumber dari satu poros, atau dalam bahasa lain Neo Imperialisme dan Neo Kapitalisme yang ingin menguasi ekonomi politik dunia, singkatnya demikian.

Kapitalisme sendiri menurut Bungkarno dalam tulisannya di Fikiran Ra’jat pada 1932 mengenai ‘Kapitalisme Bangsa Sendiri’ dan pidato ‘Indonesia Menggugat’ pada 1930-an secara jelas mengatakan bahwa kapitalisme adalah sebuah sistem sentralisasi dan akumulasi kapital yang eksploitatif memisahkan kaum buruh dengan alat produksi yang menyebabkan balapan tarif dan eksploitasi yang berujung kepada imperialisme, pengangguran, peperangan dan kesengsaraan.

Pada abad ini, kapitalisme didefisinikan sebagai modernitas. Modernitas merupakan istilah penanda era modern yang digunakan untuk menjelaskan fenomena sosial budaya, sikap dan aktivitas yang telah mengalami perubahan. Modernitas memang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Modernitas ditandani dengan pembaharuan barang barang, modal, orang dan informasi dalam masyarakat baik di negara maju maupun berkembang.

ADVERTISEMENT

Globalisasi menjadi salah satu indikasi kapitalisme berkembang, hal ini menjadi awal mula pemikiran kaum intelektual untuk melakukan penekanan pada kepentingan kaum mereka dalam segala aspek. Dengan adanya perkembangan kapitalisme global yang semakin kompleks, hal ini menjadi pemicu utama kaum kapitalis menciptakan masyarakat liberal yang identik dengan pasar bebas yang mencakup valuta dan pasar modal.

Indonesia secara konstitusional menolak kapitalisme, namun praktiknya masih menunjukkan adanya pengaruh kapitalisme. Pasal 33 UUD 1945 menyatakan bahwa sistem ekonomi Indonesia bukan kapitalisme atau sosialisme. Namun, arah kebijakan hukum ekonomi Indonesia tidak mencerminkan Pasal 33 UUD 1945.

Dihubungkan dengan rencana Indonesia untuk mencapai Indonesia Emas 2045, sangat bertolak belakang dengan kondisi yang terjadi saat ini, dimana saat ini banyak praktek-praktek penindasan dan penghisapan kapitalisme yang berada disekitar kita, pemilik modal dan penguasa begitu dominan untuk menindas kaum marhaen.

Kaum kapitalis Indonesia menjadikan pengetahuan kekuasaan di Indonesia sebagai suatu benda yang bisa diperjualbelikan. Sehingga pola membangun rencana Indonesia Emas 2045 dari sisi kemiskinan dan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat jauh dari harapan. Jika kondisi ini tidak ada program yang strategis dan terukur, maka Indonesia Emas 2045 itu bagaikan Uthopis (angan-angan) semata,

Lalu, bagaimana seharusnya pemerintah dan rakyat Indonesia bersikap dengan kondisi ini, dimana teknologi sudah menjadi kebutuhan primer, dan bagaimana seharunya kita bersikap untuk menjaga dan melestarikan adat budaya leluhur kita, ditengah maraknya budaya asing masuk mendoktrin dan menjiwai setiap generasi muda Indonesia? Kembali ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang begitu besar untuk kita semua khususnya generasi muda Indonesia.

Diakhir kata, penulis mengutip perkataan Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, yakni, Perbaikan nasip ini hanya bisa datang seratus persen, bila masyarakat sudah tidak ada lagi kapitalisme dan Imperialisme.

(Satria S)

Share4SendShare

Berita Terkait

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Samosir mendatangi kediaman RN, warga Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (9/10/2026).
Sumatera Utara

Kapolres Samosir Temui RN di Dairi, Sampaikan Permohonan Maaf atas Dugaan Tindakan kekerasan oleh Oknum Polisi

10 Oktober 2026 | 06:03 WIB

Dairi, Sumut - Mitrapolri.com | Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres...

Read more
Personel Koramil 01/Siantar Utara Kodim 0207/Simalungun bersama Polsek Siantar Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta masyarakat turun langsung melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan.
Sumatera Utara

Sinergi TNI-Polri dan Forkopimca, Jalan Tangki Pematangsiantar Jadi Sasaran Gotong Royong

9 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Pematang Siantar, Sumut - Mitrapolri.com| Sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat kembali terlihat di Jalan Tangki, Kelurahan Nagapita, Kecamatan...

Read more
Kegiatan Kerja Sama Materiil dan Teritorial (Kermater) yang dilaksanakan di PT Indonesia Asahan Aluminium (PT Inalum) serta peninjauan KDKMP di Desa Simodong, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Kamis (08/10/2026).
Sumatera Utara

Danrem 022/PT Dampingi Waaster Kasad Pada Kegiatan Wasev Kermater di PT Inalum dan Tinjau KDKMP di Desa Simodong

9 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Asahan, Sumut - Mitrapolri.com | Komandan Korem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P.,. M.I.P., dampingi Kunjungan Kerja Wakil Asisten...

Read more
Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 ini dilaksanakan Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Samosir.
Sumatera Utara

Beasiswa 100 Persen, Polres Samosir Kenalkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Siswa SMP

9 Oktober 2026 | 05:06 WIB

Samosir, Sumut - Mitrapolri.com | Kabar menarik bagi siswa-siswi kelas IX SMP di Kabupaten Samosir. Kesempatan melanjutkan pendidikan dengan beasiswa...

Read more

Berita Terkini

Kalimantan Tengah

Satbrimob Polda Kalteng Padamkan Api Sekaligus Buka Akses Jalan di Km 36 Tjilik Riwut

13 Oktober 2026 | 07:04 WIB
Sumatera Selatan

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan

12 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Kalimantan Tengah

Cek Kesiapan Poslap Karhutla, Polsek Rakumpit Perkuat Koordinasi di Kelurahan Pager

12 Oktober 2026 | 19:52 WIB
Kalimantan Tengah

Jamin Kebebasan Berpendapat, Polresta Palangka Raya Lakukan Pam Aksi Damai di Mapolda Kalteng 

12 Oktober 2026 | 19:47 WIB
Kalimantan Tengah

Pimpin Apel Pagi, Kabagops Ingatkan Personel Polresta Palangka Raya Hindari Pelanggaran

12 Oktober 2026 | 19:44 WIB
Kalimantan Tengah

Kembali Menyala, Satgas Karhutla Polresta Palangka Raya Padamkan Api di Jalan Soekarno 

12 Oktober 2026 | 19:42 WIB
Kalimantan Tengah

Siaga Kendalikan Karhutla, Polsek Rakumpit Siapkan Personel dan Sarpras Pemadaman

12 Oktober 2026 | 19:39 WIB
Sumatera Selatan

HUT ke-81 OKI, DPRD Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dan Pembangunan Daerah

12 Oktober 2026 | 19:28 WIB
Kalimantan Tengah

Hari Minggu Tak Surutkan Semangat Personel Polda Kalteng Padamkan Karhutla Demi Masyarakat

11 Oktober 2026 | 20:52 WIB
Kalimantan Tengah

Sisir Titik Panas di Km.39, Kapolda Kalteng Perkuat Strategi Sekat Api Cegah Meluasnya Karhutla

11 Oktober 2026 | 20:45 WIB
Kalimantan Tengah

Cari Titik Temu Hak Plasma, Kapolres Seruyan Hadiri Musyawarah bersama Pemerintah dan Masyarakat

11 Oktober 2026 | 20:38 WIB
Kalimantan Tengah

Belum Capai Kesepakatan, Polsek Pahandut Fasilitasi Mediasi Sengketa Rumah Ahli Waris

11 Oktober 2026 | 20:35 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini