Ogan Ilir, Sumsel – Mitrapolri.com |
Program KDMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan usaha gotong royong. Program ini berfungsi sebagai agregator multifungsi yang menyediakan sembako murah, layanan kesehatan/apotek, hingga fasilitas logistik langsung bagi warga.
Maksud Program KDMP
Membangun lembaga ekonomi yang dimiliki dan dikelola bersama oleh masyarakat desa melalui musyawarah. Sebagai sentra layanan masyarakat menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok (seperti beras SPHP, LPG, minyak goreng, gula, dan pupuk) dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu juga Koperasi Desa Merah Putih menjadi wadah pembinaan UMKM, menampung hasil panen petani, dan mendukung sektor produktif lokal (pertanian, peternakan dan kerajinan.
Tujuan Program KDMP adalah memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi desa Meningkatkan taraf hidup warga desa dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menekan biaya pengeluaran harian.
- BACA JUGA : Sat Reskrim Polres Nagan Raya Kembali Lakukan Penindakan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Tiga Tersangka Ditahan
- BACA JUGA : Kapolda Kalteng Komitmen Tindak Tegas Pelaku Karhutla
- BACA JUGA : Rumah Dekat SMKN 2 Lubuklinggau, Anak Penjual Somai Tetap Tidak Lolos SPMB
Menjadi pilar ekonomi kerakyatan nasional yang bersinergi langsung dengan BUMDes, BUMN, dan program strategis pemerintah.
Menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok langsung di tingkat akar rumput.
Salah satu dari program KDMP tersebut di Desa Tanjung Alai Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan ini sedang di lakukan finishing tahap akhir karena beberapa waktu lalu terjadi insiden bencana ambruknya kanopi gedung KDMP namun sekarang sudah di perbaiki dan siap untuk di operasionalkan.
Setelah diminta tanggapan dari bapak Kapten. Asep Kurniawan, selaku Pasi Ter Kodim 0402 OKI-OI tentang kesiapan operasional Koperasi Merah Putih Desa Tanjung Alai Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir, dirinya menyampaikan dinilai dari pembangunan gedungnya memang sudah siap namun sarana dan prasarananya belum siap, karena masih banyak yang belum rampung seperti rak-rak penjualan, AC, dan juga distribusi komoditas yang di perdagangkan juga belum di kirim oleh Vendor.
“Mengenai ambruknya kanopi bangunan gedung KDMP Desa Tanjung Alai sudah tidak ada permasalahan lagi karena kontraktornya sudah melakukan perbaikan”, jelasnya.
(MOH. SANGKUT)




