Mitra Polri
Sabtu, Agustus 1, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi DKI Jakarta
Ketua Umum Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Sultan Junaidi menyatakan penolakan tegas terhadap usulan pembentukan Dewan Advokat Nasional (DAN) dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Ketua Umum Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Sultan Junaidi menyatakan penolakan tegas terhadap usulan pembentukan Dewan Advokat Nasional (DAN) dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

PAI Tolak Usulan Dewan Advokat Nasional, Sultan Junaidi: Jangan Lahirkan Oligarki Baru di Tubuh Advokat

by mitrapolri.com
1 Agustus 2026 | 00:46 WIB
in DKI Jakarta

Jakarta – Mitrapolri.com |

Ketua Umum Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Sultan Junaidi menyatakan penolakan tegas terhadap usulan pembentukan Dewan Advokat Nasional (DAN) dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Penolakan disampaikan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 126/PUU-XXIV/2026 yang memerintahkan pembaruan UU Advokat dalam jangka waktu 2 tahun.

“PAI tidak menolak reformasi. Tapi reformasi tidak boleh melahirkan oligarki baru. Wacana Dewan Advokat Nasional saat ini berpotensi besar menjadi pusat birokrasi baru, rebutan kekuasaan, dan intervensi terhadap independensi profesi,” ujar Sultan Junaidi di jakarta, Rabu (31/7/2026).

ADVERTISEMENT

Tiga Alasan Pokok Penolakan PAI:

1. Mengancam Prinsip Multibar

PAI menilai sistem organisasi advokat _multibar_ adalah pilihan konstitusional. Pembentukan DAN sebagai regulator tunggal justru akan membunuh kebebasan berserikat yang dijamin konstitusi.

2.  Menambah Birokrasi, Bukan Solusi

ADVERTISEMENT

Pemusatan fungsi registrasi, sertifikasi, pendidikan, dan penegakan etik pada DAN dinilai tidak menyelesaikan masalah. “Yang perlu dibenahi adalah integritas dan penegakan etik. Bukan menambah satu lembaga lagi yang rawan politisasi,” tegas Sultan Junaidi.

  • BACA JUGA : Ketua LIN Provinsi Aceh, Bukhari, SH: Temuan BPK Tidak Boleh Berhenti Sebatas Administrasi, Harus Diusut Tuntas

  • BACA JUGA : Bantah Isu Pensiun Ditahan, Pemkab Nias Barat Tegaskan Usulan Hak Pensiun Tetap Berjalan Sesuai Mekanisme

  • BACA JUGA : Jeritan Warga Empat Desa Menggema, Jalan Kabupaten Rusak Parah: Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?

3. Melenceng dari Semangat Putusan MK

Putusan MK menuntut penguatan akses keadilan, transparansi, dan akuntabilitas profesi. Menurut PAI, itu bisa dicapai lewat penguatan database advokat nasional dan standar kompetensi, tanpa harus membentuk lembaga baru.

PAI juga menyoroti usulan _One Lawyer – One License – One National Registration System_ yang diusung kelompok pro-DAN. PAI mendukung sistem data terintegrasi, namun menolak jika sistem itu dikuasai oleh satu dewan.

“Silakan buat data nasional yang terbuka untuk publik. Tapi jangan dijadikan alat untuk memonopoli profesi,” kata Sultan Junaidi.

Berbeda dengan PAI, sejumlah organisasi seperti Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan DePA-RI justru mendukung adanya regulator tunggal. Mereka menilai fragmentasi organisasi advokat menghambat pembenahan profesi.

Sikap dan Tuntutan PAI

ADVERTISEMENT

PAI mendesak DPR RI dan Pemerintah untuk:

1. Mencoret wacana Dewan Advokat Nasional dari draf revisi UU Advokat.

2. Fokus pembahasan pada penguatan pendidikan profesi advokat.

3. Membangun database advokat nasional yang transparan dan akuntabel.

4. Menegakkan kode etik secara tegas dan tidak tebang pilih oleh organisasi advokat.

“Advokat adalah penegak hukum yang independen. Jangan sampai independensi itu dikorbankan demi efisiensi birokrasi”, tutup Sultan Junaidi.

Tentang PAI

Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) adalah salah satu organisasi advokat di Indonesia yang berkomitmen menjaga independensi, integritas, dan profesionalitas profesi advokat dalam sistem hukum nasional.

(T. Ridwan, S.H)

Share3SendShare

Berita Terkait

Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) kembali melakukan audiensi dengan Dewan Pers (DP), di ruang Rapat lantai 7 Gedung DP, jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026)
DKI Jakarta

DPP SWI Pusat (Sekber Wartawan Indonesia) Melakukan Audensi ke Dewan Pers (DP) untuk Bahas Organisasi Kewartawanan

8 Juli 2026 | 12:06 WIB

Jakarta - Mitrapolri.com | Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) kembali melakukan audiensi dengan Dewan Pers (DP), di...

Read more
Ketua IPMAT Jabodetabek, Deri Fathahurrai,
DKI Jakarta

IPMAT Jabodetabek Dukung Penuh Pengusutan Kasus Kematian Anak Dibawah Umur di Desa Pintu Rimbe, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara

10 Mei 2026 | 08:38 WIB

Jakarta - Mitrapolri.com | Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Jabodetabek menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polres Aceh Tenggara dalam...

Read more
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan "The Twins Shooter " setelah sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional Menembak WRABF & IMSSU Piala Ketua Umum PB Perbakin 2026 yang berlangsung pada 24–26 April di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta.
DKI Jakarta

The Twins Shooter Raih Medali Emas di Kejurnas Menembak Piala Ketua Umum PB Perbakin 2026

27 April 2026 | 21:14 WIB

Jakarta - Mitrapolri.com | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan "The Twins Shooter " setelah sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional...

Read more
Anggota Komisi IV DPR RI asal daerah pemilihan Aceh 1, Jamaluddin Idham, S.H., M.H.,
DKI Jakarta

Kon Janji Yang Tameukat, Tapi Bukti Yang Ta Intat”, Jamaluddin Idham Resmi Surati KKP untuk Pembangunan Krueng Sabee ‎

2 April 2026 | 08:33 WIB

Jakarta - Mitrapolri.com | Anggota Komisi IV DPR RI asal daerah pemilihan Aceh 1, Jamaluddin Idham, S.H., M.H., secara resmi...

Read more
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini