Sabang, Aceh – Mitrapolri.com |
Berdasarkan informasi dan investigasi dilapangan, bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Navigasi Type A Kelas II Sabang, Dr. Capt TOHARA, SE., M., Mar., M.M. Tr. diduga jarang bertugas di kantor sabang, bahkan banyak berada diluar kota dan sering keluar Aceh yaitu ke Jakarta.

Informasi terkait Tohara selaku Plt Kadisnav Sabang jarang bertugas dikantor dan lebih sering diluar Aceh bahkan lebih sering di jakarta sudah menjadi sorotan dikalangan internal, bahwa ianya dalam seminggu paling bertahan sekian hari, selanjutnya di jakarta, demikian kata sumber yang minta namanya dirahasiakan.
Ada dugaan bahwa Tohara orangnya tertutup dengan tiba-tiba menghilang begitu saja dari kantor, apakah tugas atau tidak intinya tanpa ada info kemana, karena diketahui saat ada tamu yang datang menanyakan “apakah ada bapak Kadisnav”, pihak terkait hanya menjawab “tadi bapak ada dikantor tapi sekarang sudah tidak tau kemana”, jadi jangan sampai ada kesan managemennya tidak baik terhadap pimpinan pak Tohara selama menjadi Plt Kantor Distrik Navigasi Type A Kelas II Sabang, ungkap sumber tadi.
Untuk diketahui juga, bahwa Mitrapolri.com pernah untuk minta bertemu dengan pak Tohara selaku Plt, Kadisnav Sabang, namun jawaban dari salah satu petugas bahwa “bapak sedang tidak berada di Sabang beliau sedang diluar kota, nanti kalau bapak Tohara sudah balik kesabang akan diberitahukan kembali”, jawabnya.
- BACA JUGA : Wapang KPA Nagan Raya, Apresiasi Pencabutan Pergub JKA oleh Gubernur Aceh
- BACA JUGA : TTI Pertanyakan Pokir Ketua DPRA Mencapai Rp1 Triliun pada Tahun Anggaran 2026
- BACA JUGA : Danrem 022/PT Ikuti Vidcon Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP bersama Presiden RI di Deli Serdang
Setelah satu minggu berlalu, Mitrapolri.com coba menanyakan kembali dengan salah satu pegawai kantor tersebut, apakah bapak Tohara sudah balik ke Sabang, ianya mengatakan belum dan tidak tau pergi kemana karena bapak Tohara orangnya tertutup dan tidak tau kemana, apakah pergi dalam tugas atau pergi kemana, karena belum ada dikantor juga, inilah jawabannya yang mitrapolri.com dapatkan.
Pelaksana Tugas (Plt) yang jarang berada di kantor dan sering ke luar daerah tanpa informasi adalah pelanggaran disiplin. Setiap ASN wajib mematuhi jam kerja dan mengajukan Surat Perintah Tugas (SPT) untuk perjalanan dinas.
Tindakan Plt tersebut tidak sesuai dengan ketentuan kepegawaian, Tidak Boleh Sembarangan Keluar Kota: Perjalanan dinas wajib disertai SPT yang ditandatangani oleh atasan berwenang dan memiliki urgensi yang jelas.
Untuk berimbangnya berita ini, maka Mitrapolri.com, coba bertemu langsung dengan pak Tohara dikantor radio navigasi ulelee Banda Aceh, karna ada info beliau sedang berada ditempat itu, namun sampai dikantor radio ulelee, pak Tohara sudah keluar tidak tau kemana dan biasanya balek sekitar jam 6 sore, kata salah satu petugas dikantor tersebut.
Sebelum jam 6 sore atau sekitar jam 4 sore Mitrapolri.com kembali lagi untuk minta konfirmasi dengan pak Tohara, namun tidak juga bertemu, karena pak Tohara pulang ke sabang dan sudah diantar ke ulelee oleh supirnya, kata salah satu petugas dikantor radio ulelee tersebut.
Anehnya pada malam hari itu juga Mitrapolri.com dapat info dari Sabang bahwa pak Tohara belum pulang ke sabang dan masih berada di Banda Aceh, karena informasinya sudah berbelit-belit maka patut adanya dugaan pak Tohara sengaja tidak mau untuk ditemui dan orangnya juga tertutup serta jarang ada dikantor dan sering keluar kota tanpa info yang jelas.
Karena Mitrapolri.com sudah coba minta nomor kontak pak Tohara ke beberapa pegawai Navigasi Sabang, namun tidak ada yang berani kasih dengan bermacam ragam alasan, karena itu coba untuk ketemu langsung dengan pak Tohara, bahkan belum berhasil sampai berita ini tayang.
(Bukhari)




