Palangka Raya, Kalteng – Mitrapolri.com|
Satpamobvit Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng menggelar risk assessment untuk mengecek bagaimana kesiapan kegiatan-kegiatan masyarakat berskala besar yang akan diselenggarakan pada wilayah hukumnya.
Salah satunya risk assessment persiapan event BBN Run 2026 yang akan diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng di arae Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/6/2025) sore.
- BACA JUGA : Sembari Sampaikan Dikmas Lantas, Satlantas Polresta Palangka Raya Ingatkan Waspada Curanmor
- BACA JUGA : Wali Kota Sabang Hadiri Pertemuan Bersama Komisi II DPR RI, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
- BACA JUGA : Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Palangka Raya Selenggarakan Turnamen Domino ORADO
Risk assessment dilakukan oleh Satpamobvit Polresta Palangka Raya bersama Ditpamobvit Polda Kalteng, sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatpamobvit, AKP Suranto.
“Risk assessment digelar pada event BBN Run Tahun 2026 yang akan diselenggarakan oleh pihak BNNP Kalteng dengan bertemakan ‘Itah Bahanyi, Itah Hadari Lawan Narkoba’ pada Tanggal 28 Juni mendatang di Bundaran Besar,” tutur AKP Suranto.
“Dengan agenda yakni mengecek sejumlah aspek mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kelayakan hingga keselamatan, sehingga dapat menjadi bahan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi persiapan event,” pungkasnya.
(4n5)



