Mitra Polri
Sabtu, September 12, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Kondisi beberapa bagian Rumah Sakit Umum Derah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) Meulaboh Aceh Barat yang mengalami kebocoran

Kondisi beberapa bagian Rumah Sakit Umum Derah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) Meulaboh Aceh Barat yang mengalami kebocoran

Gerak Aceh Meminta Aparat Penegak Hukum Harus Melakukan Penyelidikan Terkait Bocornya Ruang Rawat Inap RSUD CND

by mitrapolri.com
22 September 2023 | 14:54 WIB
in Aceh

Aceh Barat, Aceh – Mitrapolri.com

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat, Edy Syahputra menyatakan bahwa pembangunan ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Derah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) Meulaboh Aceh Barat dengan pagu anggaran sebesar Rp11 miliar yang bersumber dari APBD Aceh Barat tahun 2021 diduga mengalami kegagalan konstruksi.

Apa yang kami sebutkan ini tidak terlepas dengan kondisi saat ini, dimana beberapa dokumentasi yang kami dapatkan memperlihatkan ruangan dari dalam gedung mengalami kebocoran.

Temuan ini bukan satu atau dua kali, bahkan yang paling parah atas video yang kami dapatkan pada hari kemarin, 20 September 2023. Dimana lift atau elevator yang berada di lantai satu bangunan yang dibangun pada tahun 2021 lalu mengeluarkan air yang begitu deras sehingga menyebabkan lantai diruangan tersebut tergenang air.

ADVERTISEMENT

“Tak hanya dilokasi lift atau elevator saja, kejadian tersebut di lantai dua ruangan yang berada dekat dengan tangga menuju lantai atas (tiga) juga bocor dan kemudian menyebabkan lantainya seperti dipenuhi air”, ungkap Edy.

“Tentunya, kami sangat mengkwatirkan atas kondisi bangunan tersebut, apalagi dengan kondisi kebocoran tersebut bisa mengakibatkan terganggungnya pelayanan terhadap pasien yang berada dalam gedung atau ruangan”, tambah sang aktivis ini.

Atas kejadian tersebut, kami menduga bahwa proses pembangunan gedung rumah sakit tersebut mengalami kegagalan konstruksi dan kami menduga bahwa proses pengawasan dari perlaksanaan pembangunan gedung tersebut tidak berjalan.

Dari data dokumen lelang yang kami dapatkan, bahwa Rehabilitasi Pembangunan Ruang Rawat Inap RSUD CND Meulaboh di kerjakan oleh PT. JTB dimana penandatanganan kontrak dilakukan pada 6 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

Untuk itu kami mendorong agar aparat penegak hukum (APH) segera melakukan penyelidikan atas kejadian ini.

Apalagi Gedung tersebut dipakai oleh masyarakat Kabupaten Aceh Barat dan tentunya kami juga meminta agar gedung tersebut dilakukan uji kelayakan pemakaian paska kejadian tersebut.

Ini untuk memastikan asal muasal keluarnya air baik yang berada di lift atau elevator dan juga ruangan lainnya, ini penting, agar kemudian dapat dipastikan bahwa gedung tersebut masih layak dipergunakan.

Tentunya, kami meminta agar dalam hal ini perlu melibatkan ahli kontruksi bangunan dan penilai kegagalan bangunan gedung dalam penyelidikan kasus keluarnya air dari lift atau elevator pasien dan juga di ruangan lainnya.

  • BACA JUGA : Dokter Agus Dwi Sulistyantono Resmi Jadi Sekda Kota Tegal
  • BACA JUGA : SMA Negeri 3 Pematangsiantar Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba kepada Siswa
  • BACA JUGA : BNN Musnahkan Barang Bukti Narkoba

“Tak hanya itu, kami meminta agar pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit investigatif”, kata Edy.

Yang menarik, bahwa kemudian Wakil Ketua I, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE, telah melaporkan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas pekerjaan Rehabilitasi Pembangunan Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh, kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh pada tanggal 10 Febuari 2022 lalu.

Perihal laporan tersebut menurut Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat adalah terkait dengan dugaan tahapan pekerjaan yang belum selesai dikerjakan 100 persen, yaitu rangkaian pemasangan atap plafon dan AC ruangan rawat inap lantai satu.

ADVERTISEMENT

Selain itu juga disebutkan bahwa Dinkes Aceh Barat telah mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SPPD) tertanggal 28 Desember 2021 dengan nomor SPM: 0785/SPM/LS/1.02.01/20213. Kemudian, Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD) mengeluarkan surat nomor: 12994/SP2D/LS/202, untuk keperluan Pencairan LS MC atas nama PT. Jasa Tripa Bersaudara, atas pekerjaan tersebut sebesar Rp 459 juta lebih.

Dasar itulah, menurut Wakil Ketua DPRK Aceh Barat menduga adanya unsur kerugian negara akibat dari hal tersebut, dengan mengacu pada aturan Perpres 16 tahun 2018, tentang mekanisme pembayaran retensi sebesar 5 persen.

“Bahwa tindakan Kuasa BUD dengan mencairkan dana 5 persen atau retensi adalah tindakan yang kami duga telah menyalahi aturan, di mana seharusnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menahan sebagian pembayaran prestasi pekerjaan dengan memperhitungkan atau memotong setiap pembayaran sebesar 5 persen. Hal ini sebagai jaminan tanggung jawab penyedia yang memiliki kewajiban untuk melaksanakan retensi di masa pemeliharaan,” tutup Edy

Dalam laporan kepada pihak Kejati Aceh juga disebutkan tentang adanya dugaan indikasi penggelembungan harga dalam proses pengadaan barang seperti pengadaan Hospital Lift dengan nilai Rp 800 juta dan juga pengadaan ranjang pasien elektrik bed (VVIP Room) dimana harga dalam kontrak disebutkan dengan jumlah satuan Rp 60 juta.

Kemudian, dengan kejadian keluarnya air dari dalam lift atau elevator tersebut, kami mendesak agar proses pelaporan awal yang sudah diberikan kepada pihak Kejati Aceh untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh atas pekerjaan Pembangunan Rehabilitasi Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh yang berada dibawah satuan kerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat.

Ini sangat penting. Dimana hal ini untuk mencari apakah ada indikasi penurunan spesifikasi atas kontrak pekerjaan sehingga berimbas kepada buruknya terhadap kualitas bangunan sebagaimana atas peristiwa yang telah terjadi.

(T. RIDWAN)

Share6SendShare

Berita Terkait

program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Aceh

Wacana Pemindahan Dapur MBG ke Sekolah Perlu Kajian Serius

11 September 2026 | 08:15 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Wacana Pemerintah untuk memindahkan Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke lingkungan sekolah dinilai...

Read more
Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Darul Makmur di Kabupaten Nagan Raya yang dikelola oleh yayasan Al-Fatih,
Aceh

Keberadaan Dua Dapur MBG di Kecamatan Darul Makmur Ikut Mendongkrak Ekonomi Masyarakat

11 September 2026 | 08:08 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Darul Makmur di Kabupaten Nagan Raya yang dikelola...

Read more
Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) Badar Irvan Permadi Zega Kabupaten Aceh tenggara
Aceh

Ketua Korcam Badar IRVAN PERMADI ZEGA Menyayangkan Adanya Wacana Penyaluran MBG Sebagian dari Kantin Sekolah

11 September 2026 | 08:01 WIB

Aceh Tenggara, Aceh - Mitrapolri.com | Salah satu Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) Badar Irvan Permadi Zega Kabupaten Aceh tenggara sangat...

Read more
Proyek pembangunan pagar di Terminal Keudah Kota Banda Aceh
Aceh

Proyek Pagar Terminal Keudah Rp1 Miliar Disorot! Hanafiah: “Jangan-jangan Ada Penguasa Daerah di Baliknya?”

11 September 2026 | 07:32 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com| Proyek pembangunan pagar di Terminal Keudah Kota Banda Aceh dengan pagu anggaran hampir Rp1 Miliar...

Read more

Berita Terkini

Sumatera Selatan

Polwan Polres Ogan Ilir Amankan Salat Jumat dan Patroli, Wujud Kehadiran Polri Ditengah Masyarakat

12 September 2026 | 08:22 WIB
Sumatera Utara

Pematangsiantar Bangkit Lawan Narkoba! Pelajar, Pemerintah dan APH Satukan Kekuatan Selamatkan Generasi

12 September 2026 | 08:18 WIB
Kalimantan Tengah

Peduli Kesehatan Anggota, Wakapolri Berikan Bantuan Masker untuk Satgas Karhutla

12 September 2026 | 08:11 WIB
Jawa Barat

2.992 Orang GEMPHAR Bergerak! H. Ruslani, SH Bidik Kursi Nomor 1 Desa Sukadanau

12 September 2026 | 07:42 WIB
Kalimantan Tengah

Perkuat Sinergitas, Kapolresta Palangka Raya Laksanakan Kenal Pamit dengan Unsur Forkopimda Kota

12 September 2026 | 07:33 WIB
Kalimantan Tengah

Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah

11 September 2026 | 23:44 WIB
Jawa Barat

Rp45,9 Miliar untuk Jembatan Kedep, Tapi Progress Masih Dipertanyakan: Pengawasan Proyek Kemana?

11 September 2026 | 18:33 WIB
DKI Jakarta

Diduga Aliran Dana Pokir DPRK Nagan Raya TA 2024–2026 Tak Sesuai Aturan, APEL Green Aceh Lapor KPK

11 September 2026 | 18:12 WIB
Sumatera Selatan

Serdik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Bagikan Masker kepada Warga

11 September 2026 | 18:04 WIB
Kalimantan Tengah

Pasca Lapsat, Kapolresta Ramah Tamah Bersama Personel Polresta Palangka Raya

11 September 2026 | 08:41 WIB
Kalimantan Tengah

Usai Pemasangan Lawung, Kapolresta Palangka Raya Ikuti Prosesi Adat Dayak

11 September 2026 | 08:39 WIB
Kalimantan Tengah

Di Rupatama, Kapolresta Palangka Raya Terima Lapsat Kombes Dedy

11 September 2026 | 08:31 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini