Dairi – Mitrapolri.com |
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Dairi menggelar Musyawarah Anggota Komisariat (Musyangkom) untuk memilih ketua Dewan Pengurus Komisariat STAI-Al Ikhlas Dairi di sekretariat GMNI Dairi.
Musyawarah tersebut mengambil tema Nasionalisme yang memerdekakan penguatan religius wawasan kebangsaan Indonesia.
“Musyangkom ini diharapkan bisa membawa Kader kader GMNI STAI-Al Ikhlas Dairi menjadi patron menapak melenting semakin lebih baik berkiprah dalam gerakan sosial, control sosial berbangsa dan bernegara. Karna nahkoda yang tangguh dilahirkan ditengah ombak yang besar bukan di sungai yang tenang ,kita harus menjadi generasi emas”, ungkap bung Andi silalahi sekretaris GMNI kabupaten Dairi.
Tujuan dari kegiatan ini selain memilih agenda untuk melegitimasi Dewan Pengurus Komisariat STAI-AL IKHLAS Dairi secara sah sesuai dengan AD/ART GMNI. Selain itu, juga sebagai ajang silaturahmi antara kader GMNI yang turut hadir dalam agenda ini. Dewan Pimpinan Cabang GMNI Dairi.
Adapun pernyataan yang terlontar oleh ketua terpilih bung Alwi Padang menginginkan Visi Menjadikan GMNI DPK GMNI sebagai organisasi yang aktif dan insklusif dan bergerak secara kolaboratif sesuai dengan nafas marhaenisme demi kebermanfaatan mahasiswa dan masyarakat, Misi membangun kolaborasi strategis dalam tatanan mahasiswa stais.
- BACA JUGA : Para Mafia Galian Tanah Menjamur di Kabupaten Bogor, Dimana Pihak Penegak Hukum
- BACA JUGA : Kurun Waktu 46 Hari Polda Sumut Ungkap 673 kasus, Selamatkan 1,7 Juta Jiwa
- BACA JUGA : Andri Nourman Ajak Pemuda Sabang Tingkatkan Inovasi Majukan Pulau Weh
Menjalin relasi sinergis dan keberlanjutan antar organisasi demi mewujudkan kebermanfaatan yang lebih berdampak bagi seluruh mahasiswa maupun Masyarakat
Komisariat GMNI yang berada di bawah naungan DPC GMNI Dairi turut menghadiri acara musyawarah komisariat tersebut.
Pemilihan komisaris GMNI STAI-Al Ikhlas Dairi berlangsung secara aklamasi dengan terpilihnya bung Alwi Padang sebagai ketua komisariat periode 2024-2025.
Ia menyampaikan terimakasih kepada kawan-kawan komisariat atas kepercayaan seluruh kader terhadapnya.
Ia juga menyampaikan gagasan dan harapannya untuk satu periode kedepan.
Semoga dalam satu periode kedepan GMNI STAI_Al Ikhlas Dairi bisa menjadi organisasi yang terus berkembang secara progresif da revolusioner.
Kaderisasi adalah tugas penting bagi saya dan juga pengabdian kepada masyarakat harus terus dilaksanakan sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi.
Saya berharap kader mereka bisa menjadi kader yang terus progresif dan revolusioner dalam hal gagasan pemikiran dan juga gerakan.
Dikarenakan sebagai seorang Insan Marhaenis sejati, maka setiap langkah yang dilakukan perlu sesuai dengan ideologi Pancasila dan berazas perjuangan Marhaenisme.
Oleh karena itu, GMNI komisariat STAI-AL IKHLAS Dairi diharapkan dapat mencetak kader-kader yang nasionalis.
Mengawal dan mengkritisi setiap kebijakan kampus yang tidak pro terhadap Mahasiswa Menyebarkan paham-paham nasionalisme dan marhaenisme dalam tingkatan universitas dan masyarakat.
Mengawal dan mengkritisi setiap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada kaum marhaen. Membudayakan aktivitas baca, tulis dan diskusi dalam tubuh GMNI agar mempertajam pola pikir Kader dinamika yang terjadi dalam musyawarah komisariat menghadirkan adanya proses dialektika sehingga menghadirkan beberapa gagasan pemikiran di dalam forum.
(Satria)




