Kab. Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Masjid Jami Nurulhuda, Desa Mampir, Jalan Raya Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, saat ratusan jamaah menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan mengusung Tema : Membangun Generasi Berahlak Mulia Dengan Meneladani Rasullulah SAW.””

Kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi serta mengajak umat kembali meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid menghadirkan Ustadz Nurfadillah Yusuf, atau yang akrab disapa Ustadz Tile, dari Bekasi sebagai penceramah.
Turut hadir Ketua DKM Masjid Jami Nurulhuda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas Desa Mampir, para tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah Majelis Taklim Masjid Jami Nurulhuda, serta sejumlah organisasi masyarakat yang turut membantu menjaga kelancaran kegiatan, di antaranya GIBAS, GRIB Jaya, Laskar Merah Putih (LMP), dan Pemuda Pancasila (PP).
Salah satu tokoh masyarakat sekaligus inisiator dan penggagas kegiatan, H.Jumadin, turut hadir dalam peringatan tersebut.Beliau juga mengharapkan agar umat Islam khususnya Desa Mampir senantiasa menciptakan suasana lingkungan nyaman,bersih,dan suasana batin yang harmonis.
- BACA JUGA : Polda Sulsel Tantang Praperadilan Bupati Gowa: Silakan, Kami Siap Hadapi
- BACA JUGA : Stunting Jadi Alarm Desa Nagrak! Musdes 2027 Dorong Penanganan Anak Masuk Program Prioritas
- BACA JUGA : Rp40 Juta Melayang karena Iming-Iming Pekerjaan, Nama Kades dan Staf Kecamatan Terseret
Dalam sambutannya, Ketua DKM mengajak seluruh jamaah agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, momentum Maulid harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Nurfadillah Yusuf menekankan pentingnya umat Islam menjadikan kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan.
Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW senantiasa memberikan contoh tentang keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk oleh mereka yang mendapat amanah sebagai pemimpin.
“Pemimpin harus memberikan contoh hal-hal yang baik dan diridai Allah SWT,” pesan Ustadz Nurfadillah dalam ceramahnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat menjadi momentum untuk memperkuat iman dan meningkatkan ketakwaan umat.
Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keteladanan Rasulullah SAW bukan sekadar untuk dikenang, tetapi juga untuk diwujudkan melalui sikap, perilaku dan kepedulian terhadap sesama.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami Nurulhuda pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Ratusan jamaah mengikuti rangkaian acara hingga selesai dengan tertib dan khidmat.
(RH)




