Mitra Polri
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Tgk Malikul Yahya, Salah satu putra Almarhum Tgk Bantaqiyah dari Beutong Ateuh Banggalang

Tgk Malikul Yahya, Salah satu putra Almarhum Tgk Bantaqiyah dari Beutong Ateuh Banggalang

Nafsu Investasi Rp200 T dan Ilusi ‘Sang Raja’ Nagan Raya: Putra Tgk Bantaqiyah Menagih Darah 1999

by mitrapolri.com
6 Juni 2026 | 11:42 WIB
in Aceh

Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com|

Alih-alih menyembuhkan duka imbas banjir bandang, Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan (TRK) justru menggelar karpet merah untuk korporasi pengeruk tanah.

Janji pemulihan kawasan terdampak banjir mendadak disulap menjadi karcis masuk investasi tambang bernilai fantastis Rp200 Triliun. Namun, di tanah para aulia, klaim sepihak sang penguasa tak akan pernah bisa melenggang tanpa jeda.

Tgk Malikul Yahya, Salah satu putra Almarhum Tgk Bantaqiyah dari Beutong Ateuh Banggalang, angkat bicara. Suaranya mengiris tirai keangkuhan birokrasi.

ADVERTISEMENT

Ia mempertanyakan nalar sang bupati yang sontak menyorongkan tambang sebagai dewa penolong, sementara penetapan status Bencana Nasional tak pernah sudi ia suarakan ke pemerintah pusat.

“Mengapa tiba-tiba tambang yang jadi pahlawan? Jika peduli pada tangis rakyat yang tenggelam, mengapa sebelum ini Bupati tidak mendesak pusat untuk menetapkan status Bencana Nasional di Nagan Raya? Investasi ratusan triliun ini hadir bagai siluman, tanpa permisi, tanpa pernah meminta restu dari tetua dan tokoh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang,” ujar Tgk Malikul Yahya dengan nada getir, Jumat (05/06/2026).

Ironi semakin pekat ketika TRK sebelumnya bertepuk dada, mengklaim diri sebagai ‘Raja’ di Nagan Raya yang memegang takhta dan hak prerogatif mutlak. Sang bupati bahkan menitahkan agar masyarakat di luar Nagan Raya menutup mulut dan dilarang speak up atas urusan perut bumi di wilayahnya.

Bagi Tgk Malikul Yahya, arogansi kekuasaan ini membangkitkan luka lama yang tak pernah benar-benar mengering.

ADVERTISEMENT

“Jika ia benar seorang raja pembela rakyat dengan kuasa mutlak, lalu ke mana sang raja saat ayah saya, Tgk Bantaqiyah, dan 56 santri dibantai bersimbah darah pada 1999? Apakah kematian para syuhada hanya seonggok sejarah yang dilupakan begitu saja demi melicinkan jalan para pemodal?” cecarnya.

Malikul menegaskan bahwa republik ini bersendi pada daulat rakyat, bukan daulat titah perseorangan.

“Kita hidup di negeri demokrasi. Suara rakyat adalah Absolute Justice (Keadilan Mutlak). Dalam bernegara, jangankan bupati, presiden sekalipun tidak bisa mengambil keputusan sepihak bak monarki dalam merobek rahim ibu pertiwi,” tegasnya.

Secara hukum ketatanegaraan dan regulasi pemanfaatan sumber daya alam, ambisi sepihak TRK jelas menabrak tembok konstitusi dan produk perundang-undangan yang berlaku.

Klaim kekuasaan mutlak tanpa pelibatan masyarakat adalah cacat hukum dengan rincian delik sebagai berikut:

1. Pengkhianatan terhadap Konstitusi (UUD 1945)

Klaim sebagai ‘Raja’ yang bisa memutuskan sendiri pengelolaan alam bertentangan mutlak dengan Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Selain itu, Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat—bukan kemakmuran segelintir elit berkedok dalih pemulihan bencana.

ADVERTISEMENT

2. Pelanggaran Hak Lingkungan (UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH)

Investasi tambang tidak bisa jatuh dari langit. Berdasarkan Pasal 65 dan Pasal 70 UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) , masyarakat memiliki hak yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan.

Pengabaian terhadap tokoh masyarakat Beutong Ateuh berarti melanggar syarat mutlak persetujuan sosial (Social License to Operate) dalam penyusunan Amdal. Tanpa pelibatan masyarakat terdampak, setiap izin yang terbit adalah ilegal.

3. Pelecehan terhadap Kekhususan Aceh (UU No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh)

Sebagai payung hukum Lex Specialis, UUPA secara tegas mengamanatkan pelibatan institusi adat. Pasal 144 dan Pasal 145 UUPA mewajibkan setiap pengelolaan sumber daya alam di Aceh harus memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, dan secara imperatif wajib melibatkan masyarakat adat.

Majelis Adat Aceh (MAA), Mukim, Keuchik, hingga Panglima Uteun (Panglima Hutan) memiliki hak bersuara yang tak bisa dibungkam oleh arogansi kepala daerah manapun.

Di bawah langit Nagan, sejarah mencatat: darah ulama pernah tumpah untuk mempertahankan marwah. Kini, ketika dalih bencana dikemas untuk memuluskan nafsu tahta dan tambang korporat, rakyat tak lagi sudi disekat.

Tambang mungkin menjanjikan gemerlap rupiah, tapi di Beutong Ateuh Banggalang, kedaulatan dan nyawa bukan barang murahan yang bisa diobral oleh penguasa yang mabuk kuasa.

(T. Ridwan, S.H)

Share44SendShare

Berita Terkait

Wakil Ketua I IPELMASRA Banda Aceh, Teungku Syah Maulana Hilal,
Aceh

IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan: Jangan Biarkan Dugaan Skandal di Rumah Dinas Berujung Tanpa Pertanggungjawaban

2 November 2026 | 23:35 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA) Banda Aceh melontarkan desakan keras kepada Dewan Pimpinan...

Read more
Sejumlah saksi masih diperiksa di polda Aceh untuk penambahan keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Aceh

Kasus Dugaan Khalwat Ketua DPRK Nagan Raya Terus Bergulir, Sejumlah Saksi Kembali Diperiksa di Polda Aceh

2 November 2026 | 15:21 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Kasus dugaan khalwat ketua DPRK Nagan Raya Mohd. Rizki Ramadhan terus bergulir, Senin (2/11/26)...

Read more
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto
Aceh

Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

1 November 2026 | 08:02 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh menangani laporan dugaan tindak pidana khalwat yang...

Read more
wakil panglima KPA wilayah Nagan Raya, Said Ahmat
Aceh

Terkait Kasus Ketua DPRK, Wapang KPA Nagan Raya Minta Hukum Tak Pandang Bulu

31 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Terkait Kasus ketua DPRK Nagan Raya MRR, yang digrebrek oleh istri sahnya sedang bersama...

Read more

Berita Terkini

Sumatera Utara

Kapolres Samosir Berikan Trauma Healing kepada Anak Korban Pencabulan

4 November 2026 | 08:01 WIB
Kalimantan Tengah

Brimob Sahabat Anak, Tanamkan Kesadaran Cegah Karhutla Sejak Dini di SD Alam Bumi Khatulistiwa

4 November 2026 | 07:54 WIB
Kalimantan Tengah

Dukung Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Polresta Palangka Raya Hadirkan Pelayanan SIM Lebih Dekat dengan Masyarakat

4 November 2026 | 07:51 WIB
Sumatera Selatan

Wujud Kepedulian Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergi bersama Masyarakat dan BNNK OGAN ILIR, Monitoring Posko Polisi bersama masyarakat anti Narkoba di Desa Skonjing

4 November 2026 | 07:42 WIB
Sumatera Selatan

Kapolres Ogan Ilir Pimpin Langsung Strong Point Pagi di 17 Titik, Prioritaskan Urai Kepadatan di Indralaya

4 November 2026 | 07:35 WIB
Kalimantan Tengah

Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Ungkap Peredaran Sabu, Amankan 10 Paket Seberat 6,58 Gram

4 November 2026 | 07:29 WIB
Kalimantan Tengah

Atasi Kesulitan Air Bersih, Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

4 November 2026 | 07:25 WIB
Jawa Barat

Desa Cipeucang Kecamatan Cileungsi Merealisasikan Bankeu Akselerasi T.A 2026 di Dua Titik Senilai Rp670.000.000

3 November 2026 | 12:03 WIB
Aceh

IPELMASRA Desak DPP PPP Copot Mohd. Rizki Ramadhan: Jangan Biarkan Dugaan Skandal di Rumah Dinas Berujung Tanpa Pertanggungjawaban

2 November 2026 | 23:35 WIB
Kalimantan Tengah

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Kotim Berikan Edukasi Tentang Bullying dan Kenakalan Remaja di SMAN 1 Sampit

2 November 2026 | 21:08 WIB
Kalimantan Tengah

Peduli Keselamatan, Dirlantas Polda Kalteng Bagikan Sejumlah Helm kepada Pengguna Jalan

2 November 2026 | 21:03 WIB
Kalimantan Tengah

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolresta Kunjungi dan Tatap Muka di SMAN 10 Palangka Raya

2 November 2026 | 21:00 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini