Bekasi, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Semangat membangun kampung halaman mendorong seorang putra daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan masyarakat. Sosok tersebut adalah H. Ruslani, S.H., yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Kepala Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.


H. Ruslani bukan nama asing bagi masyarakat Sukadanau dan sekitarnya. Pria yang merupakan cucu almarhum Endjih Sonjaya, putra dari H. Enin bin Jaih dan almarhumah Hj. Rusni ini dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat serta memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.
Dengan dukungan GEMPHAR (Gerakan Masyarakat Pendukung H. Ruslani, S.H.), ia mengusung visi:
“Terwujudnya Desa Sukadanau yang Adil, Sejahtera, Religius, dan Transparan.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, H. Ruslani menyiapkan sejumlah misi yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya:
Menghapus praktik pungutan biaya masuk kerja agar tercipta kesempatan kerja yang adil dan terbuka bagi seluruh warga.
Memberikan santunan serta pembinaan berkelanjutan bagi anak yatim, yatim piatu, dan kaum dhuafa.
Memperjuangkan serta merealisasikan dana kompensasi dan program CSR perusahaan bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan industri.
- BACA JUGA : Aksi Demo Mahasiswa UUI Mewarnai Pelantikan 30 Pejabat Pemkab Bogor, Desak Bupati Rudy Susmanto dan DPRD Transparan Soal Anggaran
- BACA JUGA : Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru
- BACA JUGA : Jangan Tergiur Jalur Cepat! Polri Ungkap Modus Penipuan Haji Non-Prosedural Senilai Rp21,7 M
Menyediakan layanan penggalian kubur gratis bagi warga kurang mampu dengan pembiayaan melalui pemerintah desa.
Meningkatkan kesejahteraan amil, marbot masjid, dan guru ngaji.
Mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang merata dan berkualitas.
Mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, profesional, dan bebas pungutan liar.
Dalam keterangannya kepada wartawan Mitrapolri.com, H. Ruslani menegaskan bahwa niatnya maju bukan sekadar untuk meraih jabatan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Berikan saya kesempatan untuk mengabdi dengan tulus demi kepentingan masyarakat Sukadanau agar lebih maju, sejahtera, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Bersama kita bisa mewujudkan perubahan nyata,” ujarnya.
Pensiunan abdi negara tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun desa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Bersama rakyat Sukadanau, kita wujudkan desa yang maju, amanah, religius, dan sejahtera. Gerakan nyata harus menghasilkan karya nyata. Satukan tekad untuk Sukadanau yang lebih maju, karena perubahan tidak akan terwujud tanpa kebersamaan,” tegasnya.
Dengan berbagai program yang ditawarkan, masyarakat kini menantikan bagaimana gagasan dan komitmen tersebut dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Desa Sukadanau.
(RH)




