Seruyan, Kalteng – Mitrapolri.com |
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K. turun langsung menemui masyarakat yang menyampaikan aspirasi di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kehadiran Kapolres di tengah masyarakat menjadi bagian dari langkah cooling system untuk menjaga suasana tetap tenang sekaligus memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan damai.
Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar pada 31 Agustus 2026 antara Pemerintah Kabupaten Seruyan, masyarakat dari empat desa, dan perwakilan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) Sinarmas Group. Dalam penyampaian aspirasi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan terkait pemenuhan plasma sebesar 20 persen dari PT BAP.
Di hadapan massa, AKBP Beddy Suwendi menegaskan bahwa kepolisian hadir untuk memberikan rasa aman dan mengawal masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, bukan untuk membatasi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
“Kami hadir bukan untuk menghalangi, tetapi untuk memastikan saudara-saudara semua aman dalam menyampaikan aspirasi. Polres Seruyan akan mengawal aksi ini. Yang perlu saya titipkan, jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari situasi ini. Sampaikan aspirasi dengan kepala dingin,” ujar AKBP Beddy Suwendi.
Kapolres juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat untuk mengedepankan komunikasi serta dialog dalam menyelesaikan persoalan yang menjadi perhatian bersama. Penyampaian aspirasi, menurutnya, dapat tetap berjalan dengan baik selama dilakukan secara damai dan tidak terpengaruh oleh provokasi.
AKBP Beddy Suwendi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjaga penyampaian aspirasi tetap tertib dan damai.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Mari kita sama-sama menjaga suasana ini agar tetap aman, sehingga setiap aspirasi dapat disampaikan dan didengar dengan baik,” ungkapnya.
Polres Seruyan selanjutnya memastikan pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif, sembari memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya.
Kehadiran langsung Kapolres di tengah massa menjadi upaya untuk membangun komunikasi secara terbuka, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mencegah munculnya pihak-pihak yang dapat memanfaatkan situasi untuk memicu ketegangan.
(4n5)




