Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Perencanaan 2027 Tingkat Kecamatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Katomba, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini mengusung tema Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru dalam Rangka Penurunan Ketimpangan Wilayah, Kemiskinan, dan Pengangguran.
Musrenbang tersebut dihadiri oleh Bupati Bogor yang diwakili oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bapak Zainal, para Kepala Dinas, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Amin Sugandi dan A. Fatoni, unsur Forkopimcam, para Kepala Desa se-Kecamatan Gunungputri, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala Puskesmas se-Kecamatan Gunungputri, Ketua PGRI Kecamatan Gunungputri, serta ibu-ibu PKK se-Kecamatan Gunungputri.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor yang dibacakan oleh Asisten Kesra menyampaikan bahwa Musrenbang bukan sekadar kegiatan seremonial atau pertemuan formal, melainkan forum strategis untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi masyarakat dari bawah (bottom up) terkait perencanaan pembangunan di masing-masing desa.
Aspirasi tersebut menjadi landasan utama dalam menyusun program pembangunan yang bertujuan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Disampaikan pula bahwa perencanaan pembangunan harus disusun secara kuat, solid, dan terencana, sehingga pematangan perencanaan, khususnya dalam aspek penganggaran, perlu dipertajam dan dikalkulasi secara lebih rinci agar program yang dihasilkan tepat sasaran dan berkelanjutan.
- BACA JUGA : Polda Kalteng Resmi Gelar Operasi Keselamatan Telabang 2026, Fokus Cipta Kondisi Jelang Idul Fitri 1447 H
- BACA JUGA : Pebriyan Winaldi, Simbol Perlawanan Baru Riau terhadap Oligarki
- BACA JUGA : Polres Nagan Raya Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Amin Sugandi, dari unsur legislatif menekankan pentingnya pemahaman para pelaku kebijakan dan pengguna anggaran terhadap proses perencanaan serta penetapan prioritas anggaran, agar penggunaan anggaran daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Gunungputri, Kurnia Indera, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang tahun ini dilakukan dengan kehati-hatian yang lebih tinggi, mengingat adanya penurunan pagu anggaran dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Meski demikian, ia mengapresiasi semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja sama semua pihak, Pagu Kewilayahan Kecamatan Gunungputri Tahun 2027 ditetapkan sebesar Rp10.937.599.000 yang dialokasikan pada tujuh bidang pembangunan, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Perhubungan, Pertanian, serta Koperasi dan UMKM. Bidang-bidang tersebut akan menjadi fokus pembangunan Kecamatan Gunungputri pada tahun mendatang,” ujarnya.
Kegiatan Musrenbang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang dipandu oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Gunungputri, guna menampung masukan dan menyepakati usulan prioritas pembangunan.
Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun Perencanaan 2027 ini, diharapkan terwujud sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Gunungputri.
(RH)




