Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |
Pemerintah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, resmi menerima Data Desa Presisi (DDP) dari Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Kegiatan strategis ini digelar di Aula Kantor Desa Gunung Putri, Kamis (29/01/2026), sebagai tonggak penting transformasi tata kelola desa berbasis data ilmiah dan akurat.
Serah terima tersebut menandai komitmen Pemkab Bogor dalam menghadirkan kebijakan pembangunan desa yang tidak lagi bertumpu pada asumsi, melainkan pada data presisi hasil riset lapangan yang terukur, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Desa Gunung Putri, Damanhuri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto atas dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas desa melalui Data Desa Presisi yang disalurkan melalui DPMD Kabupaten Bogor.
- BACA JUGA : Jimmy Tumbang, Negara Menang: Agrinas Tegaskan Koptan Kampar Jaya Bersama Kelola 1.070,59 Hektar Sawit
- BACA JUGA : Sabang Masuk Daftar 75 Daerah Penerima UHC Award Kategori Utama
- BACA JUGA : Diduga Rokok Tanpa Bea Cukai Masih Beredar di Kalteng
“Data Desa Presisi ini bukan sekadar dokumen, tetapi fondasi arah pembangunan desa ke depan. Dengan data yang akurat, kami optimistis setiap kebijakan, program, dan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” tegas Damanhuri.
Ia berharap, keberadaan Data Desa Presisi mampu menjadi alat kontrol sekaligus kompas pembangunan Desa Gunung Putri agar lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan sosial.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, di antaranya Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University Prof. Dr. Sofyan, Kepala Laboratorium Data Desa Presisi IPB Dr. Rajib Gandi, serta Kepala Dinas PMD Kabupaten Bogor Drs. Hadijana, S.Sos., M.Si.
Kehadiran akademisi dan pemerintah daerah ini menegaskan bahwa Data Desa Presisi merupakan hasil kolaborasi serius antara dunia akademik dan birokrasi pemerintahan.
Melalui serah terima ini, Desa Gunung Putri diharapkan mampu menjadi contoh desa modern yang menjadikan data sebagai panglima pembangunan mewujudkan perencanaan yang objektif, program yang terarah, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.
(RH)




