Mitra Polri
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Jawa Barat
Tambah Lelahnya Warga serta Mosi tidak Percaya Kepada Pemda

Tambah Lelahnya Warga serta Mosi tidak Percaya Kepada Pemda

Pajak Dibayar, Jalan Hancur! Jeritan Warga Empat Desa Menggugat Nurani Pemimpin Bogor

by mitrapolri.com
31 Juli 2026 | 13:23 WIB
in Jawa Barat

Bogor, Jawa Barat – Mitrapolri.com |

Sungguh memilukan ketika melintasi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Bendungan, Balekambang, Sukaresmi hingga Sukadamai, yang berada di wilayah Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi perekonomian masyarakat justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan.

Batuk Asma akan selalu mengintai warga, sampai kapan situasi ini berjalan

Pertanyaan yang terus bergema di tengah masyarakat sangat sederhana namun mendasar: mengapa jalan yang dibangun menggunakan uang rakyat dari hasil pajak justru cepat rusak dan dibiarkan bertahun-tahun tanpa penanganan yang serius?

Jeritan warga seolah tidak lagi didengar oleh para pemangku kebijakan, mulai dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Pusat. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam karena infrastruktur yang layak merupakan hak masyarakat yang telah memenuhi kewajibannya sebagai pembayar pajak.

ADVERTISEMENT

Apa yang sebenarnya terjadi di balik kebijakan pembangunan infrastruktur? Mengapa persoalan jalan rusak yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat tak kunjung terselesaikan? Bukankah memperbaiki dan memelihara jalan merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administratif, tetapi juga secara moral?

  • BACA JUGA : Jeritan Warga Empat Desa Menggema, Jalan Kabupaten Rusak Parah: Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?

  • BACA JUGA : Kapolda Kalteng Pimpin Sertijab Irwasda, Karo SDM dan 2 Kapolres

  • BACA JUGA : Kapolresta Palangka Raya Hadiri Sertijab Irwasda, Karo SDM serta Kapolres Kobar dan Lamandau

Masyarakat berhak menikmati hasil pembangunan yang berasal dari uang mereka sendiri. Namun realitas di lapangan justru memperlihatkan jalan berlubang, rusak berat, dan membahayakan pengguna setiap hari.

Sorotan pun diarahkan kepada Bupati Bogor, Dinas PUPR, serta seluruh instansi terkait. Warga mempertanyakan sejauh mana tanggung jawab moral dan komitmen atas sumpah jabatan yang telah diucapkan untuk melayani kepentingan masyarakat.

Secara hukum, persoalan ini bukan sekadar keluhan masyarakat. Pasal 273 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki jalan yang rusak. Apabila kerusakan tersebut dibiarkan hingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, penyelenggara jalan dapat dikenai sanksi pidana maupun denda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

Kini, rasa lelah dan kecewa warga telah berubah menjadi suara perlawanan. Spanduk dan slogan yang terbentang di sepanjang ruas jalan empat desa menjadi bukti bahwa kesabaran masyarakat memiliki batas. Mereka tidak meminta kemewahan, tidak pula mengharapkan janji-janji politik. Mereka hanya menuntut hak dasar sebagai warga negara: jalan yang layak, aman, dan menjadi bukti bahwa pajak yang mereka bayarkan benar-benar kembali untuk kepentingan rakyat.

Jika jeritan ini masih tak didengar, maka yang rusak bukan hanya jalan, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

(RH)

ADVERTISEMENT
Share6SendShare

Berita Terkait

Pemdes Tlajung Udik merealisasikan pembangunan drainase yang berlokasi di wilayah RW 05.
Jawa Barat

Rp250 Juta Dana BKK Digelontorkan, Pemdes Tlajung Udik Bangun Drainase, Genangan dan Banjir Jadi Sasaran Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

31 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Kab. Bogor, Jabar - Mitrapolri.com | Pemerintah Desa (Pemdes) Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmennya dalam...

Read more
Pengaspalan jalan dilaksanakan di Kampung Babakan Cikeas RT 002/RW 004 dengan nilai anggaran mencapai Rp229.500.000.
Jawa Barat

Rp229,5 Juta Dikucurkan! Pemdes Sentul Realisasikan Pengaspalan Jalan, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Kab. Bogor, Jabar - Mitrapolri.com | Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan melalui program...

Read more
Realisasinya anggaran berupa peningkatan dan pengaspalan jalan di Kampung Lebak Nangka, RW 002.
Jawa Barat

Desa Kadumanggu Genjot Infrastruktur, Pengaspalan Jalan Lebak Nangka Telan Anggaran Rp696,7 Juta

28 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Bogor, Jawa Barat - Mitrapolri.com | Pemerintah Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terus mendorong peningkatan infrastruktur desa melalui...

Read more
anggaran BKK tersebut dibagi ke dalam dua kategori penggunaan, yakni infrastruktur dan non-infrastruktur, dengan total nilai anggaran yang disebutkan mencapai Rp701.283.500, termasuk pajak.
Jawa Barat

Pemdes Cipambuan Realisasikan BKK Rp701 Juta, Rehabilitasi Kantor Desa dan Program Non-Infrastruktur Jadi Prioritas

28 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Kabupaten Bogor, Jabar - Mitrapolri.com| Pemerintah Desa (Pemdes) Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, merealisasikan Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) Akselerasi...

Read more

Berita Terkini

Aceh

TTI Sorot Anggaran Pendidikan Aceh 2026 Capai Rp4,44 Triliun

31 Oktober 2026 | 08:43 WIB
Aceh

Pasokan Bibit Dikhawatirkan Kurang, TTI Minta Kementan Selamatkan Program Kelapa Genjah di Aceh

31 Oktober 2026 | 08:22 WIB
Sumatera Utara

Hidup Sebatang Kara dan Terlantar Akibat Stroke, Aladin Panggabean Harapkan Perhatian Pemerintah

31 Oktober 2026 | 07:54 WIB
Kalimantan Tengah

Kapolda Kalteng bersama Bhayangkari Tanam 1000 Pohon Belangiran, Wujudkan Green Policing Lahan Bekas Karhutla Tumbang Nusa

31 Oktober 2026 | 07:42 WIB
Kalimantan Tengah

Bangun Generasi Berkarakter, Brimob Kalteng Berikan Edukasi di Sekolah

31 Oktober 2026 | 07:39 WIB
Jawa Barat

Rp250 Juta Dana BKK Digelontorkan, Pemdes Tlajung Udik Bangun Drainase, Genangan dan Banjir Jadi Sasaran Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

31 Oktober 2026 | 07:36 WIB
Sumatera Selatan

Jumat Keliling di Kecamatan Harian, Kapolres Samosir Sapa Jemaah Masjid Nurul Huda

31 Oktober 2026 | 07:31 WIB
Jawa Barat

Rp229,5 Juta Dikucurkan! Pemdes Sentul Realisasikan Pengaspalan Jalan, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

31 Oktober 2026 | 07:26 WIB
Kalimantan Tengah

Selenggarakan Program Jumat Keliling, Kapolresta Palangka Raya Hadir di Masjid Al-Muhibbin

31 Oktober 2026 | 07:23 WIB
Sumatera Utara

Perjudian Besar “Las Vegas” Bang Minyak di Tandem Disorot, Polres Binjai Didesak Bertindak Tegas!

30 Oktober 2026 | 21:08 WIB
Aceh

Ketua DPW PPP Aceh: Bila Terbukti Dugaan Perselingkuhan, Ketua DPRK Nagan Raya Akan Diproses Sesuai AD/ART

30 Oktober 2026 | 14:59 WIB
Kalimantan Tengah

Hijaukan Lingkungan Melalui Green Policing, Kapolres Seruyan Ajak Masyarakat Peduli Kelestarian Alam

30 Oktober 2026 | 14:25 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini