Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com |
Terkait pemberitaan tentang TC untuk staf RSUD SIM Nagan Raya yang tak kunjung cair selama 6 bulan terakhir, pihak manajemen bukannya segera mencarikan solusi malah melakukan intruksi agar para staff memasang foto berita tersebut di masing-masing (Display Picture) DP whatsapp setelah terlebih dahulu menuliskan Hoax difoto yang diterbitkan Mitrapolri.com Parah! Pejabat RSUD SIM Nagan Raya Diduga Sudah Terima TC, Nasib Staf Diabaikan pada (25/06/26) yang lalu.
Seharusnya kalau yang diberitakan ini tidak benar sesuai faktanya, pihak manajemen dapat meminta hak nya untuk klarifikasi yaitu hak jawab dan hak koreksi sesuai dengan undang – undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 1 ayat 11 dan pasal 5 ayat 2, bukannya malah menuding beritanya hoaks.
“Seharusnya kalau beritanya tidak sesuai ya minta hak jawab kepada kami, bukannya malah menuding pemberitaan hoaks dan kami menduga salah seorang kabid memaksa para staff untuk memasang foto tersebut di snap WA mereka”, ujar Teuku Ridwan, SH wartawan Mitrapolri.com liputan Nagan Raya.
- BACA JUGA : Parah! Pejabat RSUD SIM Nagan Raya Diduga Sudah Terima TC, Nasib Staf Diabaikan
- BACA JUGA : Setengah Tahun TC ASN RSUD SIM Nagan Raya Tak Kunjung Cair, Ada Apa?!
- BACA JUGA : Ratusan Warga Beutong Ateuh Serbu Kantor Bupati Nagan Raya, Ada Apa?!
Atas peristiwa ini, Ridwan akan melaporkan ke Polres Nagan Raya, akun yang menyebarkan foto ini dengan laporan dugaan pelanggaran ITE.
“Iya Insya Allah senin nanti kami akan buatkan laporan polisi terhadap pemilik akun dan juga salah seorang ASN yang ikut memasang foto disnap WA nya”, ujar Teuku Ridwan.
“Kami telah mengumpulkan bukti nya, walaupun nanti dihapus tapi kami sudah menyimpannya dan atas petunjuk dari pimpinan redaksi, kami akan membuat laporan ke polisi, guna menjaga nama baik media kami”, tutupnya.
Sebelumya diberitakan ketidakseriusan manajemen dalam menanggapi tertundanya pembayaran TC untuk ASN disinyalir memang tidak terlalu dihiraukan, mengingat para pejabat manajemen sudah memperoleh tunjangan lainnya dan angkanya pun jauh lebih besar.
Salah seorang ASN yang enggan disebut namanya, Kamis (25/06/26) menyebutkan, seharusnya tugas manajemen mengurus hak dan kewajiban untuk semua staf bukan hanya untuk mereka sendiri sungguh diluar dugaan.
“Besar harapan kami melalui media, kami ingin menyampaikan aspirasi kami bahwa inilah yang kami hadapi saat ini”, tuturnya.
(Bukhari, S.H)




