Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com |
Ketua LSM Trinusa Provinsi Aceh Yusri Mahendra Yang akrap disapa AbuLaot dan juga merangkap Ketua DPC LSM Trinusa Kabupaten Nagan Raya menanggapi aksi demo penolakan tambang Beutong Ateuh yang akan digelar Senin (22/06/26) di kantor Bupati dan DPRK setempat.
Ketua DPD LSM Trinusa beserta jajarannya mendukung penuh perjuangan masyarakat dan mahasiswa yang menolak perizinan tambang di kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Nagan Raya yang telah dikeluarkan izin ekplorasi oleh pemerintah provinsi aceh atas rekomendasi dari pemerintah Kabupaten Nagan Raya.
Menurut Yusri, aksi menyampaikan pendapat di muka umum melalui demonstrasi adalah hak konstitusional yang sah dan dilindungi oleh undang-undang, namun aksi tersebut kehilangan legitimasi dan melanggar hukum jika berubah menjadi tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum.
- BACA JUGA : Praktisi Hukum Dukung Bupati Nagan Raya Ambil Alih Tanah Eks HGU
- BACA JUGA : Khatam Al-Qur’an Jadi Momentum Refleksi, Wali Kota Ajak Bangun Sabang dengan Spirit Hijrah
- BACA JUGA : TTI Desak Kajati Aceh: Usut Tuntas Siapa Dalang Mafia Ekatalog Pada Dinas Pendidikan Aceh
Tanggapan komprehensif terkait rencana demonstrasi damai meliputi beberapa poin utama, sah dan dilindungi hukum, demonstrasi merupakan bentuk partisipasi publik yang dijamin oleh konstitusi. Aksi ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan keresahan serta mengawal kebijakan pemerintah.
Larangan Merusak: Tindakan anarkis seperti merusak fasilitas.
“Kami berharap agar para koordinator aksi untuk waspada terhadap Provokator yang ingin menciptakan kerusuhan sehingga menganggu subtansi penyampaian aspirasi rakyat, karena dalam unjuk rasa sering kali dipicu oleh penyusup atau provokator yang berniat mendompleng untuk mengacaukan situasi”, katanya.
Peserta aksi harus menjaga barisan dan memisahkan diri dari pihak yang memancing kerusuhan.
“Prioritaskan pada tuntutan aksi penyampaian aspirasi akan jauh lebih efektif dan didengar oleh pemangku kebijakan jika dilakukan melalui negosiasi, audiensi, dan penyampaian data yang valid,serta fokus kepada tuntutan yang diajukan demi kepentingan masyarakat, dan kami tetap mendukung perjuangan masyarakat Beutong Ateuh demi menyelamatkan kawasan hutan yang akan diwariskan kepada generasi penerus kelak”, tutup Abu Laot.
(T. Ridwan, S.H)




