Mitra Polri
Kamis, Juni 4, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh

MS Nagan Raya Vonis Tersangka Perkosaan Lebih Ringan dari JPU Kejari

by mitrapolri.com
17 Juni 2022 | 09:20 WIB
in Aceh

Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com

Mahkamah Syar’iyah Kabupaten Nagan Raya,telah menvonis terhadap pelaku rudapaksa di sebuah kafe di Kecamatan Suka Makmue nagan raya aceh,75 hingga 175 bulan penjara.

Sidang vonis tersebut,berlangsung di Kantor Mahkamah Syar’iyah Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (15/6/2022).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Irkham Soderi itu,vonis terhadap 11 pelaku rudapaksa tersebut,lebih ringan dari tuntutan jaksa.Pada kasus itu,Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Nagan Raya,dengan tuntutan 90 hingga 200 bulan penjara,sebut Kasi Intelijen Kejari Heru Duwi Admojo. Jum’at (17/6/2022).

ADVERTISEMENT

Menurut Heru Duwi Admojo, untuk 11 terdakwa pemerkosa anak dibawah umur itu SF, IN, MY, RJ, M, MD, MRK, FS, S, TAM serta AM, padahal dalam tuntutan JPU lebih berat yang diputuskan oleh Mahkamah Syar’iyah, yaitu 90 hingga 200 bulan penjara.

Namun dalam sidang vonis itu, Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap SF dan IN, berupa Uqubat Ta’zir penjara selama 75 bulan. Hukuman itu dikurangi masa penangkapan dan penahanan,yang telah dijalani oleh terdakwa.

Masih kata Heru, “Terdakwa SF dan IN terbukti secara sah serta menyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana jarimah pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur secara bergiliran”, kata Heru Duwi Admojo.

ADVERTISEMENT

“Sedangkan untuk terdakwa yang lain, sebagaimana dakwaan Penuntut Umum melanggar pasal 47 Jo pasal 47 Jo Pasal 6 ayat (1),Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014,tentang hukum jinayat maka di vonis Uqubat Ta’zir penjara selama 175 bulan, serta dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh pelaku tersebut”, pungkas Heru Duwi Admojo.

  • BACA JUGA : Bakti Kesehatan Polri Serentak Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 76 Tahun 2022
  • BACA JUGA : Bupati Muba Non Aktif Dituntut 10 Tahun
  • BACA JUGA : Ahmad Yaniarsyah Divonis 11 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim PN Palembang

Sementara itu Ketua LSM Independen Nasionalis Anti Korupsi (Inakor) Kabupaten Nagan Raya Teuku Ridwan menyebutkan, terkait putusan Hakim Mahkamah Syar’iyah terhadap pelaku anak dibawah umur yang lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari, telah mencoreng nama baik daerah itu dan umumnya Provinsi Aceh, pasalnya Aceh merupakan satu satunya daerah Syariat Islam di Indonesia

Menurutnya, putusan lebih ringan itu, telah melukai hati keluarga korban,bahkan telah hancur masa depan korban, yang disebabkan oleh para pelaku pelecehan seksual tersebut.

Padahal kata Teuku Ridwan, dengan penerapan Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang jinayah,ancaman hukuman penjara terhadap pelaku 90 bulan dan 100 bulan penjara.Hal itu,sesuai dengan tuntutan yang dituntut oleh JPU Kejari Nagan Raya

Ketua LSM Inakor menegaskan, kalau keputusan MS tersebut terlalu ringan,maka telah menodai rasa keadilan terhadap korban.Kita khawatir katanya,para orang tua di daerah itu,dihantui rasa takut kalau anaknya menjadi korban pelecehan seksual dimasa mendatang.

Sebelumnya tambah Teuku Ridwan, Polres Nagan Raya telah berhasil menangkap 13 pelaku pemerkosaan terhadap seorang anak dibawah umur di Kabupaten itu,dan setelah dilakukan penyelidikan 2 orang pelaku ditetapkan sebagai pelaku tindak pidana pelecehan seksual. Sedangkan 11 pelaku lainnya menjadi tersangka pemerkosaan pada tahun 2021 yang lalu.

Selain itu katanya, kasus tersebut telah menghebohkan tingkat Nasional, sehingga Ibu Negara Iriana Jokowi turut angkat bicara, serta meminta aparat penegak hukum, untuk menghukum pelaku dengan seberat beratnya. Bahkan sebut Teuku Ridwan,Bintang Pupayoga selaku Menteri PPPA RI memberikan apresiasi kepada APH Polres Nagan Raya, karena telah berhasil meringkus para pelaku kejahatan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA agar para pelaku dapat dihukum dengan hukuman yang setimpal”, ujarnya.

“Untuk itu, Teuku Ridwan juga meminta kepada Mahkamah Agung RI, agar melakukan evaluasi terhadap putusan tersebut”, pungkasnya.

(FADLI)

Share2SendShare

Berita Terkait

Realisasi APBA 2026 per SKPA 21 Mei 2026
Aceh

Sekretariat DPRA Mengelola Anggaran APBA 2026 Mencapai Rp228 Milyar

23 Mei 2026 | 08:24 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) melalui Tim Investigasi IT menemukan paket-paket yang anggarannya mencurigakan alias...

Read more
Nasruddin Bahar (Koordinator TTI)
Aceh

KPK ke Aceh Hanya Sekedar Memberikan Ceramah, Bukannya Penindakan Laporan Masyarakat

21 Mei 2026 | 15:09 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) menyorot tajam kegiatan KPK di Aceh pada Rakor Pencegahan Korupsi...

Read more
Nasruddin Bahar (Koordinator TTI)
Aceh

TTI Mendesak KPK Mengusut Paket Paket Pokir Tahun Anggaran 2025 Diduga Banyak yang Fiktif

21 Mei 2026 | 14:56 WIB

Banda Aceh, Aceh - Mitrapolri.com | Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindak lanjuti laporan masyarakat tentang...

Read more
Foto dengan istri korban pengeroyokan
Aceh

YLBH AKA Nagan Raya Minta Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan Diproses Hukum

21 Mei 2026 | 10:12 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) AKA Nagan Raya, Muhammad Dustur, S.H., M.Kn, Kamis...

Read more

Berita Terkini

Kalimantan Tengah

Rantai Pasok Sabu Terkuak, Satresnarkoba Polres Seruyan Amankan Terduga Pelaku dan Barang Bukti

3 Juni 2026 | 22:41 WIB
Kalimantan Tengah

Cegah Bullying di Kalangan Pelajar, Seksi Hukum Polresta Palangka Raya Berikan Penyuluhan Hukum di SMA Negeri 6

3 Juni 2026 | 22:34 WIB
Kalimantan Tengah

Satlantas Polres Kotim Sosialisasikan Edukasi Tentang Kamseltibcarlantas

3 Juni 2026 | 22:31 WIB
Sumatera Utara

Polres Samosir Ungkap 4 Kasus Narkotika Selama Operasi Antik Toba 2026, Selamatkan 1.219 Jiwa

3 Juni 2026 | 22:25 WIB
Nasional

Tekan Tingginya Angka Kecelakaan Motor, Kakorlantas Porli Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Jalan Raya

3 Juni 2026 | 22:19 WIB
Jawa Barat

Putra Daerah Terpanggil Membangun Sukadanau: H. Ruslani, S.H. Siap Wujudkan Perubahan Nyata

3 Juni 2026 | 22:12 WIB
Nasional

Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

3 Juni 2026 | 08:10 WIB
Nasional

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Polri Ungkap Modus Penipuan Haji Non-Prosedural Senilai Rp21,7 M

3 Juni 2026 | 08:06 WIB
Sumatera Selatan

Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi Empat Satker Dukung Asta Cita dan Stabilitas Nasional

3 Juni 2026 | 08:02 WIB
Kalimantan Tengah

Polres Seruyan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Kuala Pembuang, Terduga Pemasok Berprofesi Tenaga Kesehatan

3 Juni 2026 | 07:56 WIB
Kalimantan Tengah

37 Tahun Tanpa Cacat, Kabag SDM Polres Seruyan Naik Pangkat Pengabdian jadi Kompol

3 Juni 2026 | 07:51 WIB
Kalimantan Tengah

Satlantas Polres Seruyan Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Kelurahan Kuala Pembuang I

3 Juni 2026 | 07:46 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini