Mitra Polri
Minggu, Juni 14, 2026
No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi
No Result
View All Result
Mitra Polri
No Result
View All Result
  • Polri
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • Lintas Provinsi
  • Mitra Polri TV
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Provinsi Aceh
Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Nagan Raya, Teuku Sultan Iskandar Muda, yang akrab disapa Poncut.

Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Nagan Raya, Teuku Sultan Iskandar Muda, yang akrab disapa Poncut.

Penolakan Izin Tambang Beutong Ateuh Terus Mengalir, Ketua Ampi Nagan Raya Angkat Bicara

by mitrapolri.com
12 Juni 2026 | 22:01 WIB
in Aceh

Nagan Raya, Aceh – Mitrapolri.com |

Gelombang penolakan dan kekhawatiran masyarakat terhadap berbagai rencana yang dinilai berpotensi mengancam kelestarian lingkungan di Beutong Ateuh terus menguat. Aspirasi yang telah berulang kali disampaikan oleh masyarakat kini mendapat dukungan dari Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Nagan Raya, Teuku Sultan Iskandar Muda, yang akrab disapa Poncut. Kamis (12/06/26).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan suara masyarakat dalam menentukan masa depan Beutong Ateuh, terlebih setelah berbagai bencana alam yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir memberikan pelajaran penting tentang arti menjaga keseimbangan lingkungan.

Menurut Poncut, kekhawatiran masyarakat bukanlah sesuatu yang muncul tanpa alasan. Warga telah menyaksikan secara langsung dampak bencana yang terjadi di kawasan Beutong Ateuh dan sekitarnya, mulai dari banjir hingga kerusakan infrastruktur yang mengganggu aktivitas ekonomi serta kehidupan sehari-hari masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Kita baru saja belajar dari berbagai peristiwa yang terjadi. Alam telah memberikan peringatan bahwa keseimbangan lingkungan tidak boleh diabaikan. Karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan Beutong Ateuh harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Poncut yang juga putra dari mantan Bupati Nagan Raya Drs. HT. Zulkarnaini.

Ia menilai munculnya berbagai kekhawatiran masyarakat terhadap rencana pembangunan yang berpotensi berdampak pada lingkungan telah memunculkan tuntutan agar pemerintah lebih transparan dan membuka ruang dialog yang luas dengan masyarakat.

Menurutnya, aspirasi masyarakat tidak boleh dipandang sebagai hambatan pembangunan, melainkan sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan. Setiap kebijakan yang menyangkut masa depan Beutong Ateuh harus mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan keberlangsungan hidup masyarakat lokal.

Beutong Ateuh selama ini dikenal sebagai kawasan yang memiliki kekayaan sumber daya alam, kawasan hutan yang masih terjaga, serta sumber air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Wilayah tersebut juga menjadi penyangga bagi aktivitas pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

“Jangan khianati suara masyarakat Beutong Ateuh. Rakyat sudah menyampaikan aspirasi dan kekhawatiran mereka. Pemerintah harus hadir mendengar, bukan justru mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan suara masyarakat yang akan menerima dampaknya secara langsung,” tegas Poncut.

  • BACA JUGA : Terkait Penolakan Tambang di Beutong Ateuh Nagan Raya, Internal Ipelmasra Terbelah

  • BACA JUGA : APEL Green Aceh: 334 Hektare Gambut Terbakar, 332 Titik Panas Terdeteksi di Nagan Raya

  • BACA JUGA : Nafsu Investasi Rp200 T dan Ilusi ‘Sang Raja’ Nagan Raya: Putra Tgk Bantaqiyah Menagih Darah 1999

Ia menambahkan bahwa proses pemulihan pascabencana seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat komitmen terhadap perlindungan lingkungan. Setiap kebijakan yang diambil harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan serta risiko yang dapat ditimbulkan terhadap generasi mendatang.

Poncut menegaskan bahwa pemerintah perlu mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan partisipasi publik sebelum mengambil keputusan strategis yang berkaitan dengan kawasan Beutong Ateuh. Seluruh proses harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat sebagai pihak yang memiliki kepentingan langsung terhadap masa depan wilayah tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang baik bukanlah pembangunan yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek, melainkan pembangunan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan rakyat.

“Pemerintah harus membuktikan bahwa kepentingan rakyat berada di atas segala-galanya. Jangan sampai suara masyarakat yang telah disampaikan secara damai dan terbuka justru diabaikan. Jika aspirasi rakyat tidak didengar, maka kepercayaan publik terhadap proses pembangunan akan terkikis. Keputusan yang diambil hari ini akan menentukan nasib Beutong Ateuh puluhan tahun ke depan,” ujarnya.

Poncut juga menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan maupun investasi. Namun masyarakat menolak apabila pembangunan dilakukan dengan mengorbankan lingkungan dan sumber kehidupan yang selama ini menjadi penyangga ekonomi rakyat.

“Pembangunan boleh berjalan, investasi boleh masuk, tetapi jangan sampai rakyat menjadi penonton di tanahnya sendiri. Jangan sampai lingkungan rusak, sumber air terancam, dan masa depan anak cucu dipertaruhkan demi kepentingan sesaat. Pemerintah harus belajar dari berbagai peristiwa yang telah terjadi dan menjadikan keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama,” katanya.

ADVERTISEMENT

Ia mengingatkan bahwa suara rakyat merupakan amanah yang harus dihormati oleh setiap pengambil kebijakan.

“Jangan khianati suara masyarakat Beutong Ateuh. Suara rakyat adalah amanah. Pemerintah harus hadir sebagai pelindung kepentingan masyarakat, bukan sekadar pengambil keputusan. Masa depan Beutong Ateuh harus ditentukan dengan melibatkan masyarakat yang hidup, tumbuh, dan bergantung pada kawasan ini,” pungkas Poncut.

Seruan “Jangan Khianati Suara Masyarakat Beutong Ateuh” kini menjadi simbol tuntutan masyarakat agar pembangunan di Aceh berjalan secara adil, transparan, partisipatif, dan berkelanjutan. Masyarakat berharap pemerintah mendengar suara yang datang dari akar rumput sebelum mengambil keputusan yang akan menentukan masa depan Beutong Ateuh dan generasi yang akan datang.

(T. Ridwan, S.H)

Share6SendShare

Berita Terkait

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, saat menjadi narasumber dalam Podcast Relasi Beritasatu.com di Kantor B-Universe, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Kamis (11/6/2026).
Aceh

Wali Kota Sabang Paparkan Peluang Pengembangan Hubungan Maritim di Jalur Pelayaran Internasional

12 Juni 2026 | 08:43 WIB

Sabang, Aceh - Mitrapolri.com | Pemerintah Kota Sabang terus mendorong pemanfaatan posisi strategis daerah untuk membuka peluang ekonomi baru dan...

Read more
Aksi penolakan izin pertambangan di Beutong Ateuh Nagan Raya. (Sumber Foto: Firhan Farabi)
Aceh

Terkait Penolakan Tambang di Beutong Ateuh Nagan Raya, Internal Ipelmasra Terbelah

11 Juni 2026 | 17:19 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Dukungan yang disampaikan sebagian pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA) Banda Aceh di...

Read more
Samsuardi salah seorang pemuda Beutong Ateuh Banggalang.
Aceh

Janjikan Nagan seperti Brunei, Pemuda Beutong Ateuh ingatkan TRK agar Bijak dalam Mengambil Keputusan

11 Juni 2026 | 16:45 WIB

Nagan Raya, Aceh - Mitrapolri.com | Di tengah polemik rencana ijin pertambangan di Beutong Ateuh Banggalang dengan iming-iming investasi Rp200...

Read more
Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, melakukan peninjauan terhadap tenaga kebersihan di kawasan Sabang Fair, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sabang, Faisal.
Aceh

Wakil Wali Kota Sabang Tinjau Kebersihan Sabang Fair, Dorong Penanganan Terfokus

10 Juni 2026 | 17:08 WIB

Sabang, Aceh - Mitrapolri.com | Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, melakukan peninjauan terhadap tenaga kebersihan di kawasan Sabang Fair,...

Read more

Berita Terkini

Kalimantan Tengah

Satbrimob Polda Kalteng Gelar Apel Siaga, Wujud Kesiapsiagaan dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Juni 2026 | 07:32 WIB
Kalimantan Tengah

Akhir Pekan Tak Surutkan Langkah, Sat Lantas Polres Seruyan Sisir Jalur Rawan KM 62–144 Kawal Keselamatan Pengguna Jalan

13 Juni 2026 | 23:37 WIB
Kalimantan Tengah

Sambut HUT Bhayangkara KE-80, Polres Seruyan Gelar Turnamen Catur dan Ajak Masyarakat Berfikir Strategis

13 Juni 2026 | 23:33 WIB
Kalimantan Tengah

Kegiatan Patroli Simpatik Edukasi dan Himbauan untuk Mengurangi Angka Kecelakaan Lalulintas di Wilkum Polres Kotim

13 Juni 2026 | 23:29 WIB
Kalimantan Tengah

Sambut Kedatangan Jama’ah Haji, Polresta Palangka Raya Amankan GPU Palampang Tarung

13 Juni 2026 | 23:24 WIB
Sumatera Selatan

Semangat Kebersamaan dan Kepedulian, Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Indralaya Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga yang Membutuhkan

13 Juni 2026 | 23:21 WIB
Sumatera Utara

Nobar Kebangsaan Penuh Keakraban, TNI dan Warga Siantar Timur Saksikan Kemenangan USA Atas Paraguay 

13 Juni 2026 | 14:43 WIB
Sumatera Selatan

Polres Ogan Ilir Tebar Kepedulian, Sambut HUT Bhayangkara ke-80 dengan Bakti Sosial untuk Lansia di Panti Harapan Kita

13 Juni 2026 | 14:39 WIB
Kalimantan Tengah

Polda Kalteng Musnahkan Hampir 489 Gram Sabu dan 38 Butir Ekstasi dari 15 Kasus Narkoba

12 Juni 2026 | 22:06 WIB
Aceh

Penolakan Izin Tambang Beutong Ateuh Terus Mengalir, Ketua Ampi Nagan Raya Angkat Bicara

12 Juni 2026 | 22:01 WIB
Jawa Barat

Rembug Stunting Desa Leuwikaret: Perang Melawan Ancaman Generasi Gagal Tumbuh Dimulai dari Desa

12 Juni 2026 | 21:51 WIB
Nasional

Terima Sertifikat Internasional IBDP dari IBO, Kapolri Siapkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Jadi Sekolah Unggulan

12 Juni 2026 | 21:28 WIB
  • About Us
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini

No Result
View All Result
  • Polri
    • Mabes
    • Polda
    • Polres
    • Polsek
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Polres
  • Sumut
  • DKI
  • NAD
  • DIY
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Lintas Provinsi

© 2021-2024 Mitra Polri

rotasi barak berita hari ini danau toba berita terkini